PARENTING
9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Sabtu, 14 Mar 2026 18:40 WIBUcapan anak terkadang tak selalu mudah dimengerti oleh orang tua. Bunda dan Ayah mungkin pernah mendengar Si Kecil mengatakan sesuatu tapi kita langsung merasa, "Maksud dari perkataanmu apa, ya?".
Seorang psikolog klinis di New York, Amerika Serikat, Dr. Emily Guarnotta, Psy.D., PMH-C, menuturkan bahwa anak-anak kerap mengucapkan kalimat yang mudah disalahartikan.
Akibat dari salah paham ini, anak bisa menutup diri dan menyembunyikan perasaannya, Bunda. Lambat laun, situasi ini dapat menimbulkan risiko kecemasan, depresi, dan merasa kesepian.
"Salah menafsirkan anak-anak berisiko membuat mereka merasa 'tidak diperhatikan' dan tidak dihargai oleh orang tuanya," kata Guarnotta, dikutip dari Yahoo Life.
"Ketika mereka merasa orang tua tidak 'mengerti,' mereka lebih cenderung menyembunyikan perasaan sebenarnya. Dalam jangka panjang, ini dapat meningkatkan risiko kecemasan, depresi, dan kesepian," lanjutnya.
Oleh karena itu, orang tua bisa mulai menyimak beberapa ucapan anak yang sering disalahartikan. Simak penjelasan selengkapnya.
Ucapan anak yang kerap disalahartikan orang tua menurut psikolog
Dilansir dari laman Yahoo Life, psikolog Guarnotta menyebutkan sembilan ucapan yang biasa diucapkan anak dan kerap disalahartikan oleh orang tua. Berikut deretannya:
1. "Aku membencimu!"
Ketika anak mengucapkan ini, wajar saja kalau orang tua langsung merasa tersinggung atau berpikir anak tidak menghargai. Namun kenyataannya, ucapan itu jadi cara mereka untuk mengekspresikan kemarahannya.
"Pada kenyataannya, itu sering digunakan sebagai cara untuk mengekspresikan kemarahan," katanya.
Perlu diketahui bahwa anak-anak belum punya kata-kata yang cukup untuk menyampaikan emosi seperti marah. Akibatnya, mereka mengekspresikan perasaan itu kepada orang tuanya.
"Anak-anak tidak selalu memiliki kata-kata untuk mengekspresikan emosi besar seperti kemarahan dan mungkin malah meledak. Sebagai orang tua, Anda adalah tempat aman mereka, itulah sebabnya mereka mungkin mengungkapkan kata-kata ini kepada Anda dan bukan kepada orang lain," jelasnya.
2. "Semua orang membenci aku"
Saat Si Kecil mengucapkan kalimat ini, Bunda dan Ayah tentu akan merasa sedih. Guarnotta menyebut bahwa ucapan itu biasanya muncul karena anak sedang merasa kesulitan dan butuh perhatian.
Sering kali, orang tua ingin membetulkan atau menegur anak, tapi Guarnotta menyarankan untuk mencoba mengerti maksud di balik ucapan itu.
"Sebagai orang tua, kita sering ingin langsung ikut campur dan berdebat dengan fakta tentang mengapa pernyataan ini tidak benar," katanya.
"Apa yang sebenarnya dikatakan anak adalah, 'Saya mengalami momen sulit hari ini yang membuat saya merasa kecewa, dan saya membutuhkan Anda untuk menemani saya dalam kesedihan ini,'" jelasnya.
Daripada langsung membantah atau memperbaiki, Bunda bisa mundur sejenak dan memberi anak kesempatan untuk bercerita lebih banyak.
3. "Kamu lebih menyukai saudara laki-laki daripada aku!"
Tahukah Bunda, ternyata anak mengucapkan kalimat ini saat mereka merasa ada perhatian yang terbagi. Dalam hal ini, psikolog Guarnotta menyampaikan bahwa biasanya mereka merasa kehilangan kedekatan atau hubungan dengan orang tuanya.
"Ketika anak-anak mengatakan ini, biasanya karena mereka merasa kehilangan hubungan dengan Anda," katanya.
"Mereka khawatir bahwa mereka tidak sepenting atau dicintai sebanyak saudara kandung mereka. Ingat, emosi tidak selalu logis," lanjutnya.
4. "Ini terlalu sulit. Aku menyerah!"
Kalau Si Kecil mengucapkan kalimat ini, kita mungkin merasa terkejut dan langsung emosi, apalagi kalau Bunda dibesarkan dengan pepatah seperti, "Orang yang menyerah tidak akan pernah menang".
Ketika anak mengatakan ini, orang tua sering menilai mereka sebagai anak yang malas. Bunda pun biasanya memberikan ceramah tentang pentingnya kerja keras.
Namun, psikolog Guarnotta menjelaskan bahwa anak sebenarnya sedang berada di tengah perasaan malu. Anak khawatir jika ingin mencoba lagi, hasilnya tidak akan memuaskan.
5. "Tinggalkan aku sendiri!" (Sambil membanting pintu)
Ungkapan "Tinggalkan aku sendiri!" sambil membanting pintu memang kerap terdengar, terutama saat anak sedang marah atau frustrasi. Melihat hal ini, Bunda pun merasa diabaikan dan tidak dihormati sebagai orang tua.
"Ketika seorang anak menyuruh Anda untuk meninggalkannya sendiri dan membanting pintu, rasanya seperti Anda diabaikan dan tidak dihormati," kata Guarnotta.
Sebenarnya, anak ingin memberi tahu bahwa mereka butuh ruang untuk menenangkan diri. Hal ini bukan berarti mereka sengaja membuat orang tuanya marah atau sedih.
"Pada kenyataannya, anak tersebut sedang mengungkapkan kebutuhannya akan ruang, yang mungkin dirasakan anak itu adalah 'Saya sudah mencapai batas kemampuan saya saat ini, dan saya membutuhkan ruang aman untuk memproses emosi saya yang besar,'" ungkapnya.
6. "Lihat ini!" (Untuk ke-50 kalinya)
Bunda sering merasa dejavu kalau Si Kecil mengucapkan kalimat ini berulang kali? Rasanya memang sudah melihat hal itu berkali-kali, padahal bagi mereka ini penting, lho.
Sebenarnya, anak tidak bermaksud mengganggu orang tuanya. Mereka cuma ingin berbagi kebanggaan atas apa yang sudah mereka lakukan.
7. "Aku bisa melakukannya sendiri!"
Ada kalanya ketika Bunda ingin membantu anak, tapi mereka langsung mengatakan, "Aku bisa melakukannya sendiri!" dengan nada tegasnya.
Sebenarnya, anak tidak bermaksud menantang atau bersikap keras kepala ya, Bunda. Perlu kita ketahui bahwa anak hanya ingin menunjukkan bahwa mereka bisa mencoba sendiri.
8. "Aku bosan"
Bunda mungkin suka kesal ketika mendengar Si Kecil mengeluh, "Aku bosan" apalagi saat mereka bermain di rumah dengan mainannya sendiri. Rasanya, mereka seperti kurang bersyukur atau ingin terus diperhatikan.
Menurut Guarnotta, sebenarnya anak tidak selalu ingin mainan baru atau hiburan tambahan, Bunda. Mereka hanya ingin merasa diperhatikan oleh orang tuanya saat sedang bosan.
"Kenyataannya adalah sering kali anak tersebut mencari koneksi dengan orang tua. Mereka menginginkan waktu berkualitas dan perhatian penuh, bukan lebih banyak barang," katanya.
9. "Aku tidak mau tidur"
Memang melelahkan ya, ketika Si Kecil terus berkata, "Aku tidak mau tidur". Apalagi setelah Bunda seharian mengurus rumah, rasanya kita ingin segera beristirahat.
Sebenarnya, anak menolak tidur bukan berarti mereka sulit diatur, tapi karena merasa takut atau cemas saat malam hari. Anak hanya butuh ditemani oleh Bunda sebelum benar-benar tidur.
"Bagi beberapa anak, bahkan orang dewasa, malam hari menakutkan dan penuh dengan kecemasan. Anak-anak mungkin merasa gugup untuk tidur dan sendirian, dan sebagai hasilnya, mencoba menunda waktu tidur dengan menyangkal bahwa mereka lelah," ujar Guarnotta.
Itulah penjelasan tentang beberapa ucapan anak yang kerap disalahartikan orang tua menurut psikolog. Si Kecil pernah mengucapkan salah satu kalimat ini?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
3 Kesalahan Menidurkan Anak yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ini Pertanyaan Sederhana yang Paling Berharga untuk Anak Menurut Psikolog
6 Cara Mengendalikan Emosi pada Anak, Bunda Perlu Tahu
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Cara Merebus Ketupat Hemat Gas dan Tidak Cepat Basi
Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?
9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog
10 Ciri Perempuan Tangguh Bisa Lepas dari Masalah, Bisa Mencintai Diri Sendiri
10 Cara Artis Gen Z Umumkan Kehamilan, Intip Potret Manisnya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Anak untuk Daya Tahan Tubuh Selama Libur Lebaran
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Android TV Box Terbaik & Terjangkau untuk Streaming dan Gaming 2026
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Tas Brand Lokal untuk Ibu & Mertua di Bawah Rp500 Ribu, Bagus Semua!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Handy dan Terjangkau
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?
Hanung Bramantyo Baru Sadar Selama Ini Bernapas dari Satu Lubang Hidung, Kini Putuskan Oplas
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog
Cara Merebus Ketupat Hemat Gas dan Tidak Cepat Basi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ibu Vidi Aldiano Doakan Sheila Dara Kuat Jalani Hidup Usai Kepergian Suami
-
Beautynesia
3 Ciri Kepribadian Orang yang Jadi 'Silent Reader' di Grup Obrolan
-
Female Daily
Teen Approved! Jelly Lip Tint yang Bikin Bibir Juicy Tapi Tetap Tahan Lama
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Most Pop: Istri Walkot New York Rama Duwaji Disindir Pakai Crop Top Saat Bukber
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Film Na Willa, hingga Ramadan Series Wardah