PARENTING
Manfaat Bone Broth untuk Anak, Benarkah Baik untuk Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh?
Kinan | HaiBunda
Sabtu, 04 Apr 2026 09:50 WIBBone broth atau kaldu tulang sering menjadi salah satu bahan MPASI untuk Si Kecil. Disebut-sebut kaldu gurih alami ini punya banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk daya tahan tubuh.
Tak heran jika banyak orang tua mulai mencari berbagai pilihan resep bone broth dan memahami cara membuat bone broth sendiri di rumah.
Bone broth juga kerap dianggap sebagai superfood, karena mengandung banyak nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak.
Bahkan, penggunaan bone broth untuk MPASI (makanan pendamping ASI) kini semakin populer karena dinilai praktis dan bergizi.
Bunda bisa membuat sendiri dengan mudah kaldu tulang di rumah, untuk memastikan bahan-bahan yang digunakan lebih aman dan berkualitas.
Apa itu air kaldu atau bone broth?
Dikutip dari Healthline, bone broth atau kaldu tulang merupakan sari alami yang didapat dengan cara merebus tulang dan bisa juga daging hewan dalam waktu lama.
Cara membuat bone broth juga perlu diperhatikan karena teknik memasak sangat memengaruhi kandungan nutrisinya.
Proses ini menghasilkan kaldu yang dapat digunakan untuk membuat sup, saus, dan berbagai menu gurih lainnya. Beberapa jenis kaldu juga bisa diminum langsung.
Sesuaikan cara konsumsi bone broth dengan jenis tulang yang dimasak dan dengan kebutuhan Si Kecil.
Bone broth bisa dibuat menggunakan tulang dari hampir semua jenis hewan, termasuk ayam, sapi, atau bahkan ikan. Salah satu yang paling populer adalah bone broth ayam karena rasanya lebih 'ringan' untuk anak-anak.
Manfaat air kaldu atau bone broth
Kaldu dapat mulai diperkenalkan sebagai bahan dalam makanan setelah bayi siap memulai MPASI, yang umumnya sekitar usia 6 bulan. Penggunaan bone broth untuk MPASI juga perlu disesuaikan dengan porsi dan kebutuhan harian bayi.
Dikutip dari Solid Starts, saat menyajikan kaldu sebagai minuman yang dikonsumsi langsung, batasi jumlahnya kurang dari 118 ml per hari untuk anak usia di bawah 1 tahun.
Hal ini karena di waktu tersebut, ASI (atau susu formula sesuai kebutuhan bayi) tetap menjadi sumber utama cairan dan nutrisi Si Kecil.
Maka dari itu, hal ini penting diperhatikan dalam cara konsumsi bone broth agar tetap aman. Berikut beberapa manfaat bone broth:
1. Berikan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral
Kandungan nutrisi yang didapat sebenarnya bergantung pada jenis tulang yang digunakan. Sebagian besar kaya akan kalsium, magnesium, serta berbagai vitamin dan mineral lain yang dibutuhkan untuk membangun dan memperkuat tulang anak.
Sumsum tulang juga memiliki mineral seperti kalsium dan fosfor, serta vitamin A, B, K, dan E. Ini termasuk salah satu manfaat bone broth untuk bayi karena membantu pertumbuhan tulang dan gigi.
Semua bagian ini juga mengandung protein kolagen, yang akan berubah menjadi gelatin saat dimasak dan menghasilkan beberapa asam amino penting.
Proses perebusan membantu melepaskan sebagian nutrisi ke dalam air dalam bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh.
2. Dapat bermanfaat bagi sistem pencernaan
Manfaat bone broth lainnya yakni mudah dicerna dan dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan.
Gelatin mengandung asam amino yang disebut asam glutamat. Senyawa ini akan berubah menjadi glutamin dalam tubuh dan membantu menjaga fungsi dinding usus.
3. Membantu melawan peradangan
Asam amino yang terdapat dalam bone broth, termasuk glisin dan arginin, memiliki sifat anti-inflamasi, yang termasuk juga sebagai manfaat bone broth untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Menjaga kesehatan sendi
Kolagen dalam kaldu membantu menjaga kesehatan sendi, yang juga menjadi bagian dari manfaat bone broth untuk bayi dalam jangka panjang.
Selama proses memasak bone broth, kolagen dari tulang dan jaringan ikat akan terurai menjadi protein lain yang disebut gelatin.
Gelatin mengandung asam amino penting yang bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan sendi.
5. Baik untuk massa otot
Bone broth juga tinggi protein dan beberapa studi ilmiah menunjukkan bahwa pola makan tinggi protein bisa membantu menjaga massa otot. Ini pun termasuk dalam berbagai manfaat bone broth yang penting untuk anak.
6. Meningkatkan kualitas tidur dan fungsi otak
Asam amino glisin yang terdapat dalam bone broth dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks, sehingga menjadi bagian dari manfaat bone broth untuk bayi dalam mendukung perkembangan otak.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa glisin dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Studi lain juga menemukan bahwa glisin membantu meningkatkan fungsi mental dan daya ingat.
7. Memperkaya persepsi rasa bayi
Rasa gurih alami membuat bone broth untuk MPASI lebih disukai bayi dan membantu meningkatkan nafsu makannya.
Benarkah air kaldu atau bone broth bisa menambah berat badan?
Padat nutrisi dan punya rasa gurih alami, kaldu kerap dianggap bisa menambah berat badan secara 'instan'. Namun sebenarnya, bone broth tidak secara langsung dapat cepat menambah berat badan.
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kenaikan berat badan anak bisa terjadi karena asupan energi dan protein yang cukup.
Ini juga penting dipahami saat menerapkan cara konsumsi bone broth, agar tidak menjadikannya satu-satunya sumber nutrisi.
Komponen nutrisi yang terdapat di dalam kaldu saja belum cukup banyak untuk secara cepat menaikkan berat badan anak.
Namun, bone broth bisa membuat Si Kecil lebih lahap makan karena menambah rasa dan aroma makanan. Oleh karena itu, banyak resep bone broth yang bisa dikombinasikan dengan menu MPASI lainnya, Bunda.
Benarkah air kaldu atau bone broth meningkatkan imunitas?
Manfaat bone broth untuk meningkatkan imunitas juga sering dibahas. Kandungan nutrisi di dalamnya termasuk bagian dari manfaat bone broth, tetapi efeknya tidak secara langsung dan instan.
Peran kaldu untuk sistem imun lebih kepada membantu pemulihan tubuh dan menjaga hidrasi, terutama saat atau setelah sakit.
Selain baik untuk kesehatan secara umum, manfaat bone broth untuk bayi juga bisa didapat saat ia sedang kurang nafsu makan.
Cara membuat bone broth untuk dikonsumsi anak
Ingin coba resep bone broth untuk dikonsumsi anak di rumah, Bunda? Berikut beberapa resep contoh cara membuat bone broth, seperti dikutip dari buku Menu Harian MPASI oleh Budi Sutomo:
Resep kaldu daging
(Untuk 800 ml kaldu)
Bahan-bahan:
- 1 liter air
- 1/2 kg potongan daging dan tulang sapi, cuci bersih
- 50 gram potongan wortel
- 50 gram potongan batang dan daun bawang
- 40 gram potongan bawang bombay
- 20 gram potongan batang dan daun seledri
Cara membuat:
- Cuci bersih potongan daging, tulang, dan sayuran. Lalu rebus semuanya dengan air. Buang air rebusan pertama.
- Rebus kembali potongan tulang dan daging dengan 1 liter air. Masukkan potongan wortel, batang seledri, bawang bombay, dan daun bawang. Masak dengan api kecil selama 30 menit. Angkat lalu saring.
- Dinginkan dan kaldu siap digunakan.
Resep kaldu ayam
(Untuk 800 ml kaldu)
Resep ini cocok untuk Bunda yang sedang mencari cara membuat bone broth ayam.
Bahan-bahan:
- 1 liter air
- 1/2 kg potongan tulang, sayap, dan kaki ayam
- 50 gram potongan wortel
- 50 gram potongan batang dan daun bawang
- 40 gram potongan bawang bombay
- 20 gram potongan batang dan daun seledri
Cara membuat:
- Bersihkan potongan tulang, sayap, kaki ayam, dan sayuran. Sisihkan.
- Rebus potongan ayam hingga mendidih. Buang air rebusan pertama.
- Masukkan wortel, batang seledri, bawang bombay, dan daun bawang. Masak dengan api kecil selama 30 menit. Angkat lalu saring.
- Dinginkan dan kaldu siap digunakan.
Cara menyimpan bone broth
Cara paling mudah adalah membuat kaldu dalam jumlah besar, tetapi ingatlah bahwa bone broth hanya dapat disimpan dengan aman di dalam lemari es selama 3–4 hari.
Jika Bunda ingin menyimpannya lebih lama, Bunda dapat membekukannya dalam wadah kecil dan mencairkan porsi sesuai kebutuhan sebelum digunakan.
Cara ini sering disarankan dalam berbagai resep bone broth agar lebih praktis digunakan kapan saja.
Itulah penjelasan tentang manfaat bone broth untuk anak, serta cara membuat dan menyimpannya yang tepat. Gunakan sesuai kebutuhan Si Kecil ya, Bunda!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Hari Peduli Autisme Sedunia 2 April: Sejarah, Tema, dan Cara Merayakannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Resep Finger Food MPASI untuk Bayi 9 Bulan, Enak dan Bernutrisi Tinggi
10 Resep Makanan Anak 1 Tahun Susah Makan, Tumis Ayam Jamur hingga Sup Ikan Gurame
5 Resep MPASI untuk Bayi 10 Bulan, Tinggi Kalori Bantu BB Naik Bun
Coba 4 Resep MPASI Ini Bun, Bisa Dongkrak Berat Badan Bayi
TERPOPULER
Cerita 5 Artis Indonesia Membesarkan Anak Autisme, Dian Sastrowardoyo hingga Cindy Fatikasari
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengungkap Kepribadianmu
Cerita Bayi Tabung Pertama di Amerika, Kini Dewasa dan Masih Sering Ditanya Hal Aneh
Potret Rumah Eross & Sarah Chandra di Yogyakarta, Bergaya Vintage Estetik
38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian
REKOMENDASI PRODUK
3 Rekomendasi Baju Anak Perempuan yang Terinspirasi dari Para Pemeran Na Willa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kompor Listrik yang Awet dan Cocok untuk Dapur Modern
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak, Sudah Coba Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengungkap Kepribadianmu
Cerita 5 Artis Indonesia Membesarkan Anak Autisme, Dian Sastrowardoyo hingga Cindy Fatikasari
Cerita Bayi Tabung Pertama di Amerika, Kini Dewasa dan Masih Sering Ditanya Hal Aneh
Istilah 'Furap' Viral hingga Kabar Bahagia AHY & Annisa Pohan Setelah Penantian Panjang
Potret Rumah Eross & Sarah Chandra di Yogyakarta, Bergaya Vintage Estetik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Ibu Rachel Vennya Buka Suara soal Kelakukan Okin Terhadap Putrinya
-
Beautynesia
5 Manfaat Membaca Buku Fiksi yang Sering Dianggap Remeh
-
Female Daily
5 Tips Gym untuk Pemula Biar Nggak Bingung dan Hasilnya Lebih Maksimal!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 4 April: Libra Masalah Menghadang, Scorpio Jangan Takut
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Milk Tea Viral di Indonesia, Lagi Hits dan Wajib Dicoba!