PARENTING
Psikolog Sebut Satu Kebiasaan Masa Kecil Bikin Anak Tumbuh dengan Kecerdasan Emosional Tinggi
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Selasa, 07 Apr 2026 16:30 WIBKecerdasan emosional kini menjadi topik yang tidak bisa dianggap remeh, Bunda. Banyak orang tua yang ingin anak-anaknya bisa mengerti tentang perasaan diri sendiri dan orang lain dengan baik.
Namun ternyata, tempat paling ampuh untuk melatih kecerdasan emosional anak bukanlah di sekolah atau mendapat saran dari psikolog. Justru momen di rumah bersama orang tua, seperti di meja makan, bisa lebih berpengaruh daripada yang kita kira.
Perlu diketahui bahwa tahun-tahun paling berkesan untuk belajar tentang emosi bukan saat kita dewasa. Masa kecil anak justru sangat penting dalam membentuk kemampuan emosionalnya.
Mengutip dari laman Yahoo Life, penelitian menunjukkan bahwa ada satu kebiasaan masa kecil yang ternyata menentukan kecerdasan emosional tinggi pada anak. Penasaran seperti apa jawaban lengkapnya?
Kebiasaan masa kecil yang membuat anak tumbuh dengan kecerdasan emosional tinggi
Bunda, ternyata ada satu kebiasaan yang bisa membantu anak tumbuh dengan kecerdasan emosional tinggi. Kebiasaan ini adalah menyebutkan emosi dengan lantang.
Artinya, kita sebagai orang tua bisa secara konsisten 'melabeli' perasaan anak. Psikolog menyebut ini sebagai 'pelabelan emosi', dan sebenarnya jauh lebih dari sekadar cara berbicara.
Nah yang membuat kebiasaan ini efektif adalah dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, Bunda. Contohnya, ketika anak sedang marah atau kesal, jangan langsung mengatakan "Berhenti menangis".
Sebaiknya, cobalah katakan, "Sepertinya kamu benar-benar frustrasi sekarang" supaya anak bisa tahu kalau perasaannya diterima dan dimengerti. Lewat kebiasaan ini, secara tidak langsung Bunda membantu anak lebih mengenali dan memahami perasaannya sendiri.
Direktur Pusat Kecerdasan Emosional Yale sekaligus psikolog asal Amerika Serikat, Marc Brackett, mengidentifikasi pelabelan emosi sebagai landasan kerangka kerja RULER. RULER sendiri merupakan kepanjangan dari Recognizing, Understanding, Labeling, Expressing, dan Regulating.
Berkaitan dengan ini, Labeling berarti orang tua 'melabeli' perasaan anak sendiri. Brackett menambahkan bahwa tanpa adanya kebiasaan ini, keterampilan dalam kecerdasan emosional anak seperti memahami, mengekspresikan, dan mengatur emosi, tidak akan berkembang dengan baik, Bunda.
Oleh karena itu, Bunda sebaiknya lebih perhatikan kebiasaan anak sejak dini agar terbentuk kepribadian yang baik. Jika Bunda penasaran dengan ciri kepribadian lainnya yang ada pada seseorang, klik di sini.
Manfaat besar dari kebiasaan kecil
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang bisa menyebutkan perasaannya dengan tepat lebih mudah mengatur dirinya sendiri. Mereka cenderung menghadapi masalah dengan lebih tenang dan bisa memilih cara untuk mengatasi perasaan mereka.
Berkaitan dengan ini, mengenal berbagai macam kata untuk perasaan juga tak kalah penting, Bunda. Anak yang tahu kata-kata seperti "malu," "diabaikan," atau "marah" bisa lebih mudah mengekspresikan perasaannya sendiri.
Melalui kosakata ini, mereka pun bisa mengomunikasikan perasaannya dengan lebih jelas. Hal ini juga membantu anak menjadi lebih cerdas secara emosional saat dewasa nanti.
Mengapa kebiasaan ini sangat efektif?
Kebiasaan menyebutkan emosi ini terkait langsung dengan otak dan hubungan anak dengan orang tua. Seorang ahli saraf dari University of California, Los Angeles (UCLA), Matthew Lieberman, meneliti terkait hal ini.
Dalam penelitiannya yang diterbitkan di Psychological Science, ditemukan bahwa menyebutkan emosi bisa menenangkan bagian otak yang mengatur rasa takut dan cemas.
Sementara itu, ahli neuropsikiatri asal Amerika Serikat, Daniel Siegel, menjelaskan kondisi ini sebagai cara untuk anak belajar mengenali dan mengendalikan emosinya.
Penelitian tentang perkembangan emosional menunjukkan bahwa kemampuan anak mengatur perasaan muncul dari interaksi hangat antara orang tua dan anak sejak dini, Bunda.
Membiasakan anak menyebutkan perasaannya sendiri menjadi cara yang paling efektif untuk mengajarkan mereka bahwa emosi itu bisa dipahami dan dikendalikan dengan baik.
Itulah penjelasan mengenai satu kebiasaan masa kecil menurut psikolog yang bisa membuat anak tumbuh dengan kecerdasan emosional tinggi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tanda Orang Tua Narsis dan Dampaknya pada Si Kecil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Jangan Katakan 3 Kalimat Ini Jika Ingin Anak Punya Kecerdasan Emosional
7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional pada Anak Sejak Dini, Bunda Perlu Tahu
Mengenal Kecerdasan Emosional pada Anak & Cara Mudah Mengajarkannya
5 Kemampuan yang Perlu Diasah Orang Tua agar Anak Punya EQ Tinggi
TERPOPULER
Intip Kontrakan Rp20 Ribu di Jakarta, Begini Kondisinya
Artis Korea Kim Minha Turun 17 Kg, Ternyata Ini yang Pertama Dikurangi dari Pola Makannya
Potret Raline Shah yang Baru Saja Mundur dari Jabatan Stafsus Menkomdigi
BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit bagi Nasabah
Cara Orang Tua Norwegia Mendidik Anak agar Mandiri dan Percaya Diri Sejak Kecil
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Curhat Haldy Sabri Temani Irish Bella Cek Kandungan ke Dokter, Penuh Rasa Syukur
BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit bagi Nasabah
Artis Korea Kim Minha Turun 17 Kg, Ternyata Ini yang Pertama Dikurangi dari Pola Makannya
Intip Kontrakan Rp20 Ribu di Jakarta, Begini Kondisinya
Seberapa Paham Kamu Soal Kanker Payudara?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Udara Gerah Tapi Nggak Punya AC? Ini Cara Pakai Kipas Angin Biar Ruangan Terasa Adem
-
Beautynesia
Berapa Banyak Teman yang Dibutuhkan agar Hidup Lebih Bahagia? Ini Menurut Penelitian
-
Female Daily
Siena Made Perkenalkan Sleepless in Siena, Koleksi Kedua dengan Sentuhan Romantis
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
7 Potret Gaya Celine Evangelista Pakai Cadar Serba Hitam di Madinah
-
Mommies Daily
Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun, Ini Profil dan Gerakannya untuk Perempuan