PARENTING
Anak Ketahuan Berbohong? Ini Kalimat yang Perlu Diucapkan Orang Tua agar Mereka Mau Berkata Jujur
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 16 Apr 2026 09:30 WIBMomen ketika anak ketahuan berbohong sering kali bikin hati orang tua langsung campur aduk. Ada rasa kecewa, terkejut, apalagi jika terjadi tanpa disangka-sangka.
Bagi banyak orang tua, kebohongan anak kerap dianggap sebagai bentuk kurangnya sopan santun atau tidak adanya rasa hormat. Hal ini biasanya terjadi karena emosi orang tua sedang memuncak saat itu.
Namun, respons berupa hukuman justru bisa membuat anak semakin takut untuk jujur di lain waktu, Bunda. Saat merasa takut, anak lebih memilih menutupi kesalahannya daripada mengakui apa yang sebenarnya terjadi.
Oleh karena itu, cara orang tua menanggapi saat anak berbohong sebenarnya sangat berpengaruh pada kebiasaan jujur mereka ke depannya, Bunda. Simak ulasan selengkapnya yuk.
Memahami kembali makna berbohong pada anak
Tak jarang, anak bisa berkata tidak sesuai dengan kenyataan saat mereka masih belajar memahami keadaan di sekitarnya. Hal ini pun kerap terjadi sebagai bagian dari proses tumbuh kembang mereka.
Di tahap ini, otak anak sedang berkembang untuk banyak hal penting, Bunda. Mulai dari merencanakan, memecahkan masalah, sampai membayangkan berbagai kemungkinan yang berbeda.
Karena itu, kebiasaan berbohong pada anak tidak selalu berarti hal yang negatif, ya. Hal ini juga sejalan dengan pendapat dari seorang pakar pengasuhan anak asal Amerika Serikat, Alyssa Blask Campbell.
"Dengan kata lain, berbohong adalah bagian dari tahap perkembangan anak, bukan kegagalan moral. Anak-anak bisa berbohong karena beberapa alasan, seperti menghindari hukuman, menghadapi tekanan sosial, kesulitan mengontrol diri, atau ingin menjaga kemandirian mereka," jelasnya, dikutip dari CNBC Make It.
Saat Bunda memahami alasan di balik kebohongan itu, respons yang diberikan bisa lebih tepat. Bukan hanya fokus pada perilakunya saja, tapi juga pada apa yang sedang dibutuhkan anak.
Dalam hal ini, Alyssa membagikan kalimat yang perlu diucapkan orang tua agar anak mau berkata jujur, sehingga komunikasi dengan anak pun bisa tetap terbuka.
Kalimat yang perlu diucapkan orang tua agar anak mau berkata jujur
Saat anak berbohong, reaksi pertama orang tua biasanya ingin langsung menegur, memarahi, atau memberi hukuman. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana kita membuat anak mau untuk berkata jujur.
Berikut ini kalimat yang bisa diucapkan dalam menghadapi situasi seperti itu:
- "Bunda tidak marah padamu. Bunda hanya merasa sedih atas apa yang terjadi karena aku ingin kamu aman. Mari, kita bicarakan apa yang bisa dilakukan secara berbeda".
- "Bunda mencintaimu, bahkan saat kamu melakukan kesalahan. Tidak ada salahnya untuk mengatakan yang sebenarnya padaku".
- "Apakah kamu takut memberitahuku karena takut Bunda akan marah? Tidak apa-apa kalau Bunda sempat merasa tidak enak. Bunda bisa menenangkan diri terlebih dahulu supaya bisa mendengarkan kamu dengan baik".
- "Bunda ingin kamu merasa aman untuk mengatakan yang sebenarnya kepadaku. Bunda akan mendengarkan dan kita selalu bisa menyelesaikan masalah bersama".
Menciptakan kebiasaan jujur di rumah
Tak bisa dipungkiri, di dalam keluarga yang sudah dibangun dengan rasa saling percaya sekalipun, anak terkadang masih bisa berbohong, Bunda. Hal ini wajar saja karena mereka masih dalam proses belajar.
Untuk membantu menciptakan kebiasaan jujur di rumah, Bunda bisa melakukan hal-hal berikut ini:
- Biasakan untuk menormalisasikan kesalahan. Anak lebih mudah berkata jujur saat mereka tidak takut dipermalukan.
- Berikan validasi pada perasaan anak. Kalimat seperti, "Bunda mengerti kenapa kamu merasa gugup untuk cerita" bisa sangat membantu.
- Sampaikan kembali harapan dengan tenang. Batasan tetap penting, tetapi bisa berjalan bersama rasa empati.
- Tetap fleksibel dalam menghadapi situasi. Saat anak melihat orang tua bisa menyesuaikan diri, mereka pun belajar bahwa kejujuran akan dihargai.
Semakin anak merasa aman bersama Bunda, semakin besar pula kemungkinan mereka akan jujur dan terbuka, bahkan di situasi yang sulit sekalipun.
Jadi, daripada bertanya "Bagaimana cara menghentikan anak saya berbohong?", lebih baik tanyakan "Kebohongan ini muncul karena apa?", Bunda. Dengan begitu, rasa saling percaya antara orang tua dan anak pun bisa terbangun dengan lebih baik.
Itulah penjelasan tentang anak ketahuan berbohong dan kalimat yang bisa diucapkan orang tua agar anak mau berkata jujur.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)