parenting
MPASI Bayi 6 Bulan: Ketahui Porsi, Jadwal & Menu Makanannya
HaiBunda
Rabu, 29 Apr 2026 16:50 WIB
Daftar Isi
Pada fase MPASI bayi 6 bulan, penting bagi orang tua untuk memahami pengaturan porsi, jadwal dan menu makanannya. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi harian Si Kecil pun bisa terpenuhi dengan baik.
Dalam laman resminya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa strategi pemberian MPASI harus tepat waktu, adekuat, aman, higienis dan diberikan secara responsif.Â
Mulai dari usia 6 bulan, anak sudah memerlukan tambahan makanan selain ASI. Jangan lupa tetap lanjutkan pemberian ASI secara rutin, karena ASI tetap menjadi bagian terpenting bagi makanan bayi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Porsi MPASI bayi 6 bulan
Bayi 6 bulan sebaiknya diberikan MPASI sebanyak 2 kali sehari, kemudian bertahap ditambahkan menjadi 3 kali sehari. Jika bayi terbiasa makan, berikan 1 sampai 2 kali makanan selingan.
Untuk porsi makan, sebagai perkenalan berikan 2-3 sendok makan per porsi. Nantinya bertahap tingkatkan menjadi setengah mangkuk ukuran 250 ml.
|
Baca Juga : Mulai Usia Berapa Bayi Boleh Makan Ikan?
|
Sebagai perkenalan, pada tahap awal Bunda bisa memberikan MPASI dengan tekstur bubur kental yang dihaluskan (puree).Â
Makanan sebaiknya diberikan dalam tekstur yang lebih encer atau halus agar bayi lebih mudah menelannya. Misalnya:
- 2–3 sdm sereal bayi yang dicampur ASI atau susu formula
- 2–3 sdm buah atau sayuran yang dihaluskan
- 1–2 sdm sumber protein halus seperti ayam, tahu, atau daging sapi
Kemudian jika anak mampu, tekstur lain seperti makanan yang dilumatkan (mashed) juga bisa diberikan. Hal yang pasti, sesuaikan dengan kemampuan Si Kecil ya, Bunda.
Contoh jadwal MPASI bayi 6 bulan
Di usia 6 bulan, bayi tetap mendapatkan sebagian besar nutrisinya dari ASI atau susu formula. Dikutip dari Baby Center, pada usia ini bayi biasanya mulai makan dua kali sehari, dengan porsi kecil berupa bubur atau puree lembut.
Makanan bisa berupa buah dan sayur yang dihaluskan, serta sereal bayi yang diperkaya zat besi. Jadwal MPASI bayi 6 bulan bisa berbeda-beda pada setiap anak, bergantung pada kemampuan dan kebutuhannya. Bunda bisa menyesuaikan, ya.
Berikut contoh susunan jadwal MPASI bayi 6 bulan yang bisa Bunda terapkan:
07.00: Bangun tidur minum ASI
07.45: Sarapan makan MPASI (2-3 sendok)
08.45: Tidur
10.45: Bangun tidur minum ASI
12.00: Makan siang minum ASI
12.30: Tidur
14.30: Bangun tidur minum ASI
16.30: Tidur
17.00: Bangun tidur minum ASI
18.00: Makan malam MPASI (2-3 sendok)
19.00: Minum ASI sebelum tidur
Ingat, pengenalan MPASI di usia 6 bulan perlu dilakukan secara bertahap. Selama proses awal ini, penting untuk mengamati apakah ada reaksi alergi pada bayi setelah mengonsumsi makanan tertentu.
Tanda-tanda bayi siap MPASI
American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar ibu menyusui bayi secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. Berikutnya saat bayi mencapai usia 6 bulan, makanan padat bisa diberikan. Tanda-tanda bayi siap MPASI di antaranya:
- Dapat duduk dengan leher tegak
- Dapat mengangkat kepalanya sendiri tanpa bantuan
- Menunjukkan ketertarikan terhadap makanan, misalnya dengan mencoba meraih makanan di hadapannya
- Menunjukkan sinyal lapar meski sudah menyusu
- Bayi dapat menggenggam suatu benda dan mencoba memasukkannya ke dalam mulut
- Menunjukkan respons membuka mulut jika sendok didekatkan
- Bayi dapat memindahkan makanan dari sendok ke mulut
Pemilihan menu makanan bayi 6 bulan
Pemilihan menu dan bahan-bahan makanan juga tak kalah pentingnya untuk MPASI bayi 6 bulan, Bunda. Jangan sampai makanan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan Si Kecil.
Ada juga bahan makanan tertentu yang tidak boleh diberikan untuk anak berusia kurang dari 1 tahun. Nah, berikut beberapa aturan penting tentang menu makanan bayi 6 bulan yang perlu Bunda pahami:
- Protein nabati dan hewani dapat mulai diberikan sejak usia 6 bulan
- Telur, daging, dan ikan diberikan dalam keadaan sudah benar-benar matang
- Pemberian jus buah tidak disarankan untuk anak berusia di bawah 1 tahun
- Madu tidak boleh diberikan pada anak berusia di bawah 1 tahun
- Hindari pemberian makanan dengan kadar lemak tinggi, pemanis, dan penyedap rasa tambahan
- Minyak, mentega, atau santan dapat digunakan sebagai penambah kalori
Pada dasarnya, Bunda bisa memilih menu makanan seperti sayuran, buah, dan lauk lainnya.Â
Untuk sayur misalnya seperti brokoli, kentang, ubi, dan wortel. Sementara untuk buah, Bunda bisa memberikan apel, pisang, air jeruk, atau pir.Â
Untuk lauk, beberapa sumber protein termasuk seperti daging ayam, daging sapi, telur, tahu dan kacang-kacangan.Â
Selain memastikan gizi terpenuhi, jangan lupa utamakan prinsip bersih dan higienis juga ya, Bunda. Jaga kebersihan tangan, alat masak dan alat makan.Â
Itulah penjelasan tentang serba-serbi MPASI bayi 6 bulan, mulai dari porsi jadwal dan menu makanannya. Jika ada suatu hal yang masih membuat Bunda ragu, konsultasikan dengan dokter Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Frekuensi dan Jumlah MPASI Per Hari untuk Bayi Usia 6 - 9 Bulan
Parenting
Jadwal Makan Bayi 6 Bulan, Apakah Sudah Bisa Langsung Diberikan 5 Kali Sehari?
Parenting
7 Resep MPASI Menu Bubur Tinggi Kalori untuk Bayi Usia 6 Bulan ke Atas
Parenting
10 Resep MPASI 6 Bulan Pertama Homemade, Ada Menu Variasi Daging Sapi
Parenting
10 Menu MPASI 6 Bulan Pertama Simple dan Kaya Nutrisi, Catat Resepnya Bun
7 Foto
Parenting
Potret 7 Anak Artis saat Menikmati MPASI, Ekpresinya Cute dan Gemas
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Resep Smoothies Mangga untuk Atasi GTM Anak, Enak dan Mudah Dibuat
7 Resep MPASI Keju untuk Bayi, Menu Sederhana tapi Enak dan Bergizi
Manfaat Bone Broth untuk Anak, Benarkah Baik untuk Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh?