HaiBunda

PARENTING

Perkembangan Bayi 1-3 Bulan, Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?

Kinan   |   HaiBunda

Selasa, 28 Apr 2026 20:40 WIB
Ilustrasi bayi baru lahir/Foto: Getty Images/interstid

Memasuki usia 1 hingga bulan, perkembangan bayi akan mulai pesat terutama dari segi penglihatan dan pendengaran. Bayi mulai mencoba mengenali dunia baru di sekitarnya.

Di periode waktu ini, sebagian besar bayi mencapai tonggak perkembangan tertentu pada usia yang hampir sama. Tapi perlu dipahami juga bahwa setiap bayi berkembang dengan cara dan waktunya sendiri.

Selain itu, bayi yang lahir lebih awal atau bayi prematur mungkin mengalami keterlambatan dalam beberapa tonggak perkembangan. Jika khawatir tentang perkembangan Si Kecil apakah sudah sesuai atau belum, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter, ya. 


Tonggak perkembangan bayi 1-3 bulan

Perkembangan bayi 1-3 bulan umumnya masih berkisar tentang proses adaptasi dengan dunia luar. Bayi akan mulai merasakan hal-hal baru di sekitar, yang berbeda dengan dunianya saat masih berada di dalam kandungan.

Berikut beberapa hal penting tentang perkembangan bayi 1-3 bulan, Bunda: 

1. Perkembangan fisik

Dikutip dari laman National Childbirth Trust UK, bayi baru lahir akan kehilangan 6-7 persen dari berat badannya dalam dua minggu pertama setelah lahir. Perkembangan ini merupakan hal yang normal. 

Beberapa bayi mungkin lebih banyak menyusu dan tidur pada minggu-minggu pertama, namun sebagian lainnya justru bisa sangat terjaga dan waspada. Ada juga bayi yang justru sangat rewel dan mudah menangis.

2. Pola menyusu

Menyusui akan menjadi salah satu aktivitas yang paling menyita waktu pada usia ini. Bayi di bulan-bulan pertama kehidupannya akan perlu menyusu sepanjang hari dan malam.

Setidaknya selama 6 bulan pertama kehidupan bayi, semua nutrisi yang ia butuhkan bisa diperoleh dari ASI atau susu formula (sesuai kebutuhan). Bayi sebaiknya mulai diperkenalkan makanan padat saat berusia 6 bulan.

3. Pola tidur

Dikutip dari What to Expect, setiap bayi sebenarnya juga punya pola tidur yang berbeda-beda. Namun sebagian besar masih akan terbangun pada malam hari untuk menyusu. Lambung bayi masih sangat kecil, sehingga perlu menyusu sedikit-sedikit tetapi sering.

Pola tidur bayi akan berubah seiring pertumbuhannya. Meski begitu, menjaga kecukupan tidur juga tak kalah pentingnya untuk Bunda.

Jadi, jangan ragu meminta bantuan anggota keluarga lain supaya Bunda tetap bisa istirahat cukup di siang harinya, ya. 

4. Keterampilan motorik

Gerakan bayi baru lahir mungkin tampak tersentak-sentak pada awalnya. Namun dalam dua bulan berikutnya, sebagian besar bayi mulai mampu mengendalikan gerakannya. Leher bayi juga akan menjadi lebih kuat selama waktu ini.

Pada usia 2 bulan, Si Kecil seharusnya sudah mampu menopang kepalanya sendiri saat Bunda gendong. Kemudian pada akhir bulan ketiga, sebagian besar bayi dapat mengangkat kepala dan dada dengan bertumpu pada siku saat tengkurap.

Bayi juga mulai menyadari bahwa ia bisa mengendalikan tangannya pada masa ini. Ia mulai senang membuka dan menutup tangan, serta di usia 3 bulan ia akan senang berupaya menggenggam mainan.

5. Sistem pendengaran

Bayi baru lahir dapat mendengar, tetapi belum memahami arti suara. Pada usia 1 bulan, bayi mulai mengenali suara yang familiar dan mungkin menunjukkannya dengan menolehkan kepala saat mendengar suara tersebut.

Nah, lalu di usia 3 bulan, bayi umumnya akan mulai merespons suara yang dikenalknya dengan lebih antusias. Sebagian besar bayi juga dapat menjadi lebih tenang saat mendengar suara orang tuanya, terutama Bunda. 

6. Sistem penglihatan

Dalam 3 bulan pertama, bayi paling memperhatikan wajah. Selama periode ini, bayi kemungkinan akan mulai mampu mengikuti objek yang bergerak di depan matanya. Secara bertahap bayi dapat memfokuskan pandangan pada objek yang lebih jauh. 

Sekitar usia 2 bulan, bayi juga mulai tersenyum ketika orang lain tersenyum kepadanya. Di akhir bulan ketiga, bayi seharusnya sudah mulai melakukan kontak mata dan bisa membedakan warna yang kontras.

7. Komunikasi

Bayi menyerap informasi seperti ekspresi, suara dan cara mereka digendong. Cara utama bayi baru lahir menyampaikan kebutuhannya adalah dengan menangis.

Pada usia 2 bulan, bayi mungkin mulai mengoceh dan mengulang suara saat diajak bicara.

Pada bulan berikutnya, bayi mungkin mulai mencoba mengeluarkan suara-suara lain. Bayi juga dapat meniru suara dan tersenyum saat mendengar suara Bunda.

Tips mendukung perkembangan bayi 1-3 bulan

Bayi Umur 1 Bulan/Foto: Getty Images/Chalffy

Interaksi yang sering dengan Bunda adalah salah satu langkah dasar untuk mengoptimalkan perkembangan bayi. Jadi, pastikan untuk tetap menyediakan waktu untuk bermain dan mengobrol bersama dengan Si Kecil ya, Bunda.

Beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk membantu perkembangan bayi secara umum di antaranya:

1. Menggendong bayi

Kontak skin-to-skin membantu mengoptimalkan perkembangan otak bayi. Menggendong bayi juga dapat membantu bayi merasa aman, terlindungi, dan dicintai. 

Biarkan bayi mencoba berinteraksi dengan menggenggam jari Bunda dan menyentuh wajah Bunda.

2. Perbanyak interaksi langsung

Saat bayi melihat Bunda, lakukan kontak mata. Ajak bayi berbicara dan ubah ekspresi serta intonasi suara Bunda.

Percakapan sederhana yang mungkin belum langsung bisa dimengerti bayi, sebenarnya justru menjadi dasar perkembangan bahasa. 

Selain mengobrol, Bunda juga bisa bernyanyi lagu-lagu sederhana, membacakan buku cerita, serta menanggapi segala ocehan dan suara yang dikeluarkan oleh bayi.

3. Tummy time

Mulailah dengan memberikan waktu tummy time selama 1–2 menit, kemudian tingkatkan secara bertahap hingga 10–15 menit beberapa kali dalam sehari. 

Aktivitas ini membantu memperkuat otot kepala, leher, dan tubuh bagian atas bayi, yang penting untuk kemampuan duduk dan berdiri di kemudian hari. 

4. Pijat bayi

Pijat bayi merupakan salah satu cara yang sangat baik untuk membangun bonding dengan Si Kecil. Selain itu, pijat juga dapat membantu bayi merasa lebih rileks dan tenang. 

Memijat punggung bayi dengan lembut juga dapat membantu bayi terbiasa berada dalam posisi tengkurap.

5. Bermain permainan favorit

Bermain permainan sederhana seperti cilukba atau saling tepuk tangan juga bisa membantu meningkatkan perkembangan motorik bayi. 

Faktor keamanan untuk bayi usia 1-3 bulan

Seiring bayi menjadi lebih aktif mengeksplorasi dunia di sekitarnya, ada beberapa hal terkait faktor keamanan yang penting Bunda perhatikan seperti dikutip dari rekomendasi Child Accident Prevention Trust:

  • Jangan meninggalkan bayi sendirian di tempat tidur atau permukaan lain yang berisiko membuatnya terguling.
  • Periksa carseat secara rutin untuk memastikan kesesuaiannya, baik untuk bayi maupun pemasangannya di mobil.
  • Selalu gunakan sabuk pengaman yang sesuai pada stroller atau kereta dorong bayi.

Kapan perlu konsultasi ke dokter?

Bayi mungkin mencapai beberapa tonggak perkembangan lebih cepat atau malah lebih lambat pada yang lain. Hal ini umum terjadi, karena setiap bayi perkembangannya berbeda-beda.

Namun, penting untuk mengetahui beberapa tanda peringatan keterlambatan perkembangan. Konsultasikan dengan dokter jika Bunda melihat tanda-tanda berikut:

  • Bayi tampak kesulitan menyusu
  • Bayi tidak bereaksi terhadap suara keras
  • Bayi tidak mengikuti objek bergerak dengan matanya
  • Terlihat kaku dan jarang menggerakkan lengan atau kaki, atau justru lengan atau kakinya sangat lemas

Itulah penjelasan tentang perkembangan bayi 1-3 bulan dan apa saja yang perlu diperhatikan orang tua. Jika Bunda merasa khawatir dan perlu berkonsultasi dengan tenaga profesional, maka jangan tunda. Semakin cepat masalah ditemukan, semakin cepat dapat ditangani.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Hak Pekerja Rumah Tangga Kini Dilindungi UU, Ini Penjelasannya Bun

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Bulan Lahir, Bukan Sekadar Kebetulan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

Parenting Nadhifa Fitrina

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Mom's Life Arina Yulistara

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Perkembangan Bayi 1-3 Bulan, Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK