PARENTING
Ciri Kepribadian Orang Tua yang Menerapkan Gentle Parenting ke Anak
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 24 May 2026 18:40 WIBBelakangan ini, apakah Bunda sering menemukan konten tentang gentle parenting lewat di media sosial? Ternyata ada ciri kepribadian yang bisa kita ketahui dari orang tua yang menerapkan pola asuh gentle parenting ke anaknya.
gentle parenting sering dipahami sebagai pola asuh yang membebaskan anak tanpa aturan. Padahal, gentle parenting tetap punya batasan dan aturan yang jelas, lho. Hanya saja, disampaikan dengan cara yang lebih lembut, Bunda.
Nah, seperti apa sih ciri kepribadian orang tua yang menerapkan gentle parenting ke anak? Ketahui lebih lanjut yuk agar dapat memahami bagaimana kepribadian orang tua dan dampak gentle parenting pada anak.
Mengenal pola pengasuhan gentle parenting
Seperti namanya, gentle parenting merupakan pola asuh yang lembut, dan sangat berbanding terbalik dengan pola pengasuhan otoriter yang terkenal keras.
Gentle parenting sendiri sebenarnya lebih dekat dengan pola pengasuhan otoritatif, Bunda. Di mana, pola pengasuhan otoritatif sendiri menggabungkan aturan dan kehangatan dalam mendidik anak sehingga timbul rasa hormat dan kedisiplinan yang tinggi.
Nah, gentle parenting juga serupa, lho. Hanya saja, gentle parenting lebih menekankan kepada empati dan pemahaman anak mengenai emosi dan perasaannya.
“Pada intinya, gentle parenting memperlakukan anak-anak sebagai individu yang memiliki emosi dan perspektif mereka sendiri, sehingga layak mendapatkan pengertian, rasa hormat, dan validasi,” kata kepala kurikulum dan pengajaran di Haven, Haley DeSousa, M.Ed.
Manfaat dari gentle parenting
Nah, melihat bagaimana parenting tersebut dibentuk, tak sedikit orang tua yang mulai menerapkannya, Bunda. Hal ini menjadikan gentle parenting sebagai pola pengasuhan yang populer dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu manfaat utama dari parenting ini adalah terciptanya hubungan dan ikatan kekeluargaan yang kuat antara anak dan orang tua. Hubungan ini dibangun atas dasar kepercayaan dan rasa aman sehingga anak merasa nyaman untuk terbuka dan mengekspresikan perasaannya.
Dari sisi anak, pengasuhan ini bisa membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan mengelola emosi sejak dini. Anak akan belajar mengenali, memahami, dan mengendalikan perasaannya dengan cara yang sehat. Dengan begitu, anak jadi lebih percaya diri dan tangguh.
Sementara itu, melalui gentle parenting orang tua jadi belajar untuk lebih sabar, empatik, dan menghargai sudut pandang anak. Orang tua juga akan lebih peka dalam memahami emosi anak sehingga mampu membimbing anak menghadapi situasi sulit tanpa memperburuknya.
Dalam jangka panjang, manfaatnya pun bisa membuat hubungan orang tua dan anak semakin harmonis, minim konflik, dan tingkat stres orang tua cenderung lebih rendah. Salah satu yang tak kalah penting, anak dengan pola asuh ini umumnya akan memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik.
“Anak-anak yang dibesarkan dengan gentle parenting cenderung mengembangkan kecerdasan emosional yang lebih baik. Ini mempersiapkan mereka untuk kesuksesan yang lebih besar di masa remaja dan dewasa,” kata seorang konselor kesehatan mental, Ryanne Mellick.
Ciri kepribadian orang tua yang menerapkan gentle parenting
Bunda, gentle parenting memiliki beberapa ciri utama yang membedakannya dari pola asuh lain, lho. Pada intinya, pola pengasuhan ini lebih menekankan empati, rasa hormat, pengertian, serta batasan yang jelas.
Selain itu, orang tua juga didorong untuk menjadi lebih empatik, sabar, dan mampu memahami emosi anak dengan baik. Nah, berikut ini beberapa ciri kepribadian orang tua yang menerapkan gentle parenting, dikutip dari laman Today’s Parent:
1. Memberikan contoh yang baik
Dalam gentle parenting, orang tua cenderung berhati-hati dalam bersikap. Pasalnya, orang tua akan menjadi role model utama bagi anak. Artinya, setiap yang dilakukan orang tua nantinya akan ditiru oleh anak.
Misalnya, jika orang tua terbiasa berteriak saat marah, anak pun bisa meniru hal yang sama saat menghadapi masalah. Sebaliknya, jika orang tua menunjukkan mengelola emosi dengan baik dan tenang, maka anak juga akan belajar melakukan hal tersebut, Bunda.
2. Bersikap positif
Alih-alih fokus pada kesalahan anak, gentle parenting mendorong orang tua untuk lebih sering memberikan apresiasi, Bunda. Ketika anak menunjukkan perilaku baik, sekecil apapun, berikanlah pujian atau afirmasi positif padanya sehingga anak merasa dihargai.
3. Mendorong anak untuk mandiri
Dalam gentle parenting, orang tua juga cenderung mendorong anak untuk berlatih mengerjakan sesuatu secara mandiri. Mulai dari hal-hal yang sederhana, seperti meminta anak memakai sepatu sendiri atau merapikan mainannya.
4. Memberi ruang dan tidak terlalu mengawasi
Orang tua yang menerapkan gentle parenting biasanya lebih membesarkan anak untuk bereksplorasi, Bunda. Orang tua paham bahwa anak perlu diberi ruang untuk berkembang dan mengeksplorasi minatnya, dengan catatan mereka akan tetap mendampingi, tetapi tidak dengan cara yang berlebihan.
Demikian penjelasan mengenai ciri kepribadian orang tua yang menerapkan gentle parenting ke anak. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ciri Kebiasaan Orang Cerdas yang Sering Tak Disadari
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Gen Z Tinggalkan Gentle Parenting, Terapkan Pola Asuh Baru Ini
Mengenal Co-regulation, Pola Asuh untuk Menemani Anak Menenangkan Emosinya Sendiri
Tips Lakukan Gentle Parenting Bagi 'Induk Macan', Tetap Lembut namun Tegas
Mengenal Gentle Parenting Pola Asuh Tanpa Marah-marah, Ini Cara Menerapkannya
TERPOPULER
Luna Maya Bangun Sekolah di Maumere, Dapat Support Mendiang Tante yang Ikut Donasi
Korea Selatan Beri Bantuan Produk Ramah Lingkungan bagi Ibu Hamil & Menyusui, Ini Tujuannya
Cara Mengenali Orang yang Suka Cari Perhatian dari Ucapan Sehari-hari
Perempuan Indonesia Bersinar, Desak Rita Berhasil Jadi Atlet Panjat Tebing Nomor 1 Dunia
7 Cara Mengenali Orang yang Punya Kecerdasan Emosional dari Cara Bicaranya
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Dandang Ukuran Besar Stainless Steel yang Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curling Iron Terbaik, Cocok untuk Styling Rambut Sehari-hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sendok Panci dan Centong Stainless Steel yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Luna Maya Bangun Sekolah di Maumere, Dapat Support Mendiang Tante yang Ikut Donasi
In This Economy, Apakah Tepat Membeli Perangkat Rumah Tangga Tenaga Surya? Simak Perhitungannya, Bun
Korea Selatan Beri Bantuan Produk Ramah Lingkungan bagi Ibu Hamil & Menyusui, Ini Tujuannya
Momen Pertama Si Buah Hati Bertemu Teman dan Guru Baru, Begini Cara Bantu agar Lebih Percaya Diri
Cara Mengenali Orang yang Suka Cari Perhatian dari Ucapan Sehari-hari
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Siang: Rahasia Tampil Modis Novita Angie Tanpa Harus Outfit Mahal
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Sabar Melihat Orang Lain Berjalan Lambat
-
Female Daily
Ayam Bakar Padang hingga Bagel, IKEA Hadirkan Menu Baru di Bulan Juli!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Alasan Putus Lee Jong Suk & IU Jadi Sorotan, Diduga Pisah Sejak 2025
-
Mommies Daily
7 Tipe Ayah saat Belanja ke Supermarket, Suamimu yang Mana?