HaiBunda

PARENTING

Pentingnya kesehatan Usus atau Saluran Cerna Bayi di Awal Kehidupannya

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Kamis, 28 May 2026 21:00 WIB
Pentingnya kesehatan usus bayi/ Foto: Getty Images/Kiwis

Sejak bayi lahir, banyak sekali  proses penting yang terjadi di dalam tubuhnya. Salah satu hal yang paling krusial adalah perkembangan pada sistem pencernaan, yang mana kesehatan usus bayi berperan besar dalam mendukung tumbuh kembangnya.

Berbeda dengan mikrobioma usus orang dewasa yang lebih kompleks, usus bayi justru masih dalam tahap pembentukan. Itulah sebabnya,hari-hari dan minggu pertama kehidupan menjadi momen yang sangat penting.

Lantas, sepenting apa sih, pentingnya kesehatan usus bayi itu? Agar Bunda semakin memahaminya, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bunda.


Bagaimana kesehatan usus bayi terbentuk?

Melansir dari berbagai penelitian, kesehatan usus bayi sebenarnya mulai terbentuk sejak proses melahirkan, Bunda. Saat lahir, bayi diketahui sudah mulai terpapar berbagai mikroba yang akan membentuk mikrobioma ususnya.

“Selama persalinan normal, bayi terpapar bakteri dari saluran kelahiran ibu, yang membantu menumbuhkan mikrobioma usus,” kata  profesor Pediatri, Hitesh Deshmukh, MD, PhD. Paparan bakteri pada setiap bayi ini bisa berbeda-beda, sehingga perkembangan mikrobiomanya pun tidaklah sama, Bunda.

Selain proses kelahiran, menyusui juga berperan penting dalam membentuk kesehatan usus bayi. ASI mengandung mikroba hidup serta nutrisi khusus yang berfungsi membantu pertumbuhan bakteri baik di usus.

Bahkan, saat bayi menyusu, mikroba dari kulit ibu juga ikut berpindah sehingga semakin memperbanyak mikroba baik di tubuh bayi. Semua proses ini saling melengkapi. Mulai dari cara bayi dilahirkan hingga pemberian ASI, semuanya berperan penting di awal kehidupannya.

Bagaimana kesehatan usu bayi memengaruhi kehidupannya?

Kehidupan awal bayi memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembangnya di masa depan, Bunda. Salah satu hal yang paling berpengaruh adalah sistem kekebalan tubuh Si Kecil dalam melawan berbagai infeksi dan penyakit.

Di bulan pertama kehidupan, mikrobioma usus berperan penting dalam melatih sistem imun bayi. Artinya, bakteri baik di dalam usus akan membantu tubuh bayi belajar membedakan mana sesuatu yang berbahaya dan mana yang tidak.

Apabila fungsi ini terganggu, maka hal tersebut bisa berdampak pada kesehatan Si Kecil kedepannya, Bunda. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa perbedaan bakteri usus sejak kecil berkaitan dengan risiko alergi dan asma.

Apa yang perlu dilakukan orang tua agar bayi memiliki usus yang sehat

Meskipun tidak semua hal bisa Bunda kendalikan sendiri, terdapat beberapa langkah sederhana yang bisa Bunda lakukan untuk membantu menjaga kesehatan usus bayi sejak dini. Melansir dari laman University of Rochester Medicine, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Menyusui

Salah satu hal yang penting agar Si Kecil memiliki usus yang sehat adalah dengan menyusui. Menyusui merupakan cara yang paling sederhana untuk membantu pertumbuhan bakteri baik dan memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.

Menyusui juga bisa membantu menyeimbangkan kondisi usus, terutama pada bayi yang lahir dengan operasi caesar. Dengan begitu, perkembangan mikrobioma usus bayi bisa tetap optimal dan daya tahan tubuhnya pun semakin terjaga sejak dini, Bunda.

2. Lakukan kontak kulit ke kulit

Selain itu, layaknya induk kangguru yang menyimpan anaknya di dalam kantong, metode ini ternyata terbukti bisa meningkatkan mikrobioma yang baik untuk usus anak. Bunda bisa menggendongnya langsung di kulit. Cara ini bahkan sangat direkomendasikan pada bayi yang lahir prematur.

3. Jaga kesehatan selama kehamilan

Kesehatan ibu selama kehamilan juga tidak kalah penting, lho. Pola makan yang baik dan kondisi tubuh yang sehat akan memengaruhi paparan mikroba  yang nantinya akan dikenalkan kepada bayi saat lahir.

4. Gunakan antibiotik dengan bijak

Terakhir, penggunaan antibiotik. Deshmukh menjelaskan penggunaan antibiotik bisa memengaruhi perkembangan mikrobioma usus bayi. Jadi, meskipun obat ini berguna di kondisi tertentu, sebaiknya hindari penggunaan di luar resep dokter agar tetap menjaga keseimbangan bakteri bayi di usus bayi.

Masalah pencernaan pada bayi

Di tahun pertama kehidupannya, bayi bisa saja mengalami beberapa masalah pencernaan, Bunda. Kondisi ini cukup umum, sebab sistem pencernaan bayi masih berkembang. 

Berikut beberapa masalah pencernaan yang perlu Bunda kenali menurut dokter anak di UNC Health, melansir dari laman resmi UNC Health Talk.

1. Kolitis

Kolitis terjadi saat usus bayi mengalami iritasi akibat protein tertentu dari makanan. Pada bayi yang meminum ASI, protein ini berasal dari makanan yang dikonsumsi ibu. Sementara pada bayi yang minum susu formula, protein tersebut berasal dari kandungan formulanya.

2. Intoleransi makanan

Beberapa bayi bisa saja sensitif terhadap makanan yang dikonsumsi ibu. Jika Si Kecil terlihat lebih sering kembung, rewel, atau tidak nyaman dari biasanya, bisa jadi ia mengalami reaksi terhadap jenis makanan tertentu.

3. Sembelit

Tak hanya terjadi pada orang dewasa, sembelit juga bisa terjadi pada bayi. Sembelit biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau kondisi kesehatan tertentu. Tandanya antara lain, tinja keras, kering, bayi sulit mengejan, serta perut kembung.

4. Refluks dan GERD

Muntah atau gumoh sebenarnya hal yang normal pada bayi. Namun, jika disertai tanda seperti berat badan sulit naik atau bayi tampak kesakitan, bisa saja itu tanda-tanda GERD. Meski begitu, refluks tidak selamanya bahaya kok, Bunda.

5. Reaksi alergi makanan

Alergi makanan pada bayi biasanya ditandai dengan ruam atau gatal-gatal setelah mengonsumsi makanan tertentu. Beberapa pemicu yang umum antara lain, susu, telur, ikan, kerang, kacang-kacangan, gandum, dan kedelai.

Demikian penjelasan betapa pentingnya kesehatan usus bayi di awal kehidupannya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Penyebab BAB Berlendir pada Bayi, Bunda Perlu Tahu

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sapi Chianina Terbesar di Dunia Ternyata Dibudidayakan di Peternakan Kecil Ini

Mom's Life Azhar Hanifah

Pentingnya kesehatan Usus atau Saluran Cerna Bayi di Awal Kehidupannya

Parenting Indah Ramadhani

Miliki Keterbatasan Fisik, Park Wi Tetap Semangat Promil Bersama Istri Eks Idol Song Ji Eun

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Kisah Bayi Kembar 9 yang Hebohkan Dunia, Ini Kabar Terbaru Sang Bunda

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Resep Cumi Masak Hitam Spesial Beragam Bumbu Seenak Resto Terkenal

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Michelle Obama Kenang Sempat Putus Asa Jalani IVF hingga Keguguran Berulang Kali

Pentingnya kesehatan Usus atau Saluran Cerna Bayi di Awal Kehidupannya

Sapi Chianina Terbesar di Dunia Ternyata Dibudidayakan di Peternakan Kecil Ini

7 Resep Cumi Masak Hitam Spesial Beragam Bumbu Seenak Resto Terkenal

Miliki Keterbatasan Fisik, Park Wi Tetap Semangat Promil Bersama Istri Eks Idol Song Ji Eun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK