PARENTING
Deretan Kalimat Orang Tua yang Ternyata Menyakitkan bagi Anak
Asri Ediyati | HaiBunda
Senin, 15 Jun 2026 08:50 WIBDi masa tumbuh kembangnya, anak mengingat semuanya dengan baik. Ini termasuk apa yang diucapkan oleh orang tuanya. Pernah kah Bunda pernah tanpa sadar mengatakan kalimat menyakitkan kepada anak saat marah?
Mungkin banyak di antara orang tua, termasuk kita sendiri, sulit bersikap tenang ketika bertengkar dengan anak atau merasa kecewa dengan anak. Pada saat-saat seperti itu, sangat mudah untuk mengatakan kalimat yang menyakitkan.
Jika sudah mereda dan mengingat-ingat, rasanya ingin sekali menarik kembali ucapan. Untuk mencegahnya, kuncinya adalah bagaimana tetap mengendalikan diri agar kita tidak sampai mengatakan sesuatu yang akan disesali.
Pada akhirnya, mengasuh anak adalah sebuah perjalanan yang penuh dengan suka cita dan tantangan, Bunda. Sebelum menyesal, ketahui beberapa kalimat yang sering disesali orang tua dan bagaimana ungkapan-ungkapan tersebut dapat menyakiti perasaan anak.
1. "Mengapa kamu tidak bisa seperti kakakmu?"
Hindari membandingkan anak satu dengan lainnya. Dikutip dari Psychology Today, perbandingan seperti itu dapat menumbuhkan rasa iri dan persaingan yang tidak sehat di antara saudara kandung, yang menyebabkan perasaan tidak dihargai dan hubungan yang tegang, Bunda.
2. "Bunda sudah melahirkan kamu di dunia!"
Dalam kemarahan, orang tua mungkin berkata, "Kalau Bunda tidak melahirkan kamu, kamu tidak ada di sini sekarang!" Kalimat menyakitkan yang diucapkan seperti itu dapat meninggalkan luka emosional yang dalam, menyebabkan anak-anak berjuang dengan perasaan ditolak (tidak diinginkan) dan rendah diri.
3. "Kamu selalu lupa apa yang Bunda/Ayah katakan."
Orang tua mungkin mengungkapkan frustrasi dengan mengatakan itu. Kalimat menyakitkan tersebut dapat membuat anak merasa tidak mampu berubah, berpotensi memengaruhi kepercayaan diri dan motivasi mereka.
4. "Kamu lebay (berlebihan), itu cuma bercanda."
Mengabaikan emosi anak dapat menghambat kemampuan mereka untuk mengekspresikan diri, menyebabkan mereka menekan perasaan, dan memengaruhi kecerdasan emosional mereka.
5. “Bunda dan Ayah pikir kamu akan lebih baik dari kemarin.”
Orang tua mungkin menyampaikan kekecewaan dengan mengatakan kalimat tersebut. Meskipun memiliki harapan adalah hal yang wajar, mengungkapkan kekecewaan tanpa menawarkan dukungan, dapat menyebabkan perasaan tidak mampu dan kecemasan pada anak-anak.
6. “Kamu pemalas!”
Jangan sampai memberi label pada anak dengan negatif. Dalam bukunya, 10 Days to a Less Defiant Child, psikolog Jeffrey Bernstein Ph.D. mengatakan pelabelan negatif dapat merusak citra diri dan motivasi anak, sehingga menyulitkan pengembangan etos kerja yang kuat dan rasa tanggung jawab.
7. "Tidak ada yang perlu ditakutkan."
Dilansir Huffington Post, terkadang anak-anak takut pada hal-hal yang tidak orang dewasa anggap menakutkan. Entah itu anjing, kegelapan, atau hal lain sama sekali. Tetapi mengatakan "tidak ada yang perlu ditakutkan" kepada mereka adalah meremehkan karena faktanya mereka memang takut. Itulah yang mereka rasakan.
Demikian beberapa kalimat orang tua yang dapat menyangkiti anak, mulai dari membandingkan dengan saudara kandung hingga mengabaikan emosi yang sedang dirasakannya. Semoga dengan membaca artikel ini, bunda menjadi lebih peka dalam menghadapi anak-anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kalimat yang Tak Boleh Diucapkan Ayah, Bisa Bikin Anak Menjauh
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Tanda Bunda Termasuk Orang Tua Menyenangkan
Tanda-Tanda Bunda Termasuk Orang Tua Menyenangkan
Mengenal Aturan 25x1 Menit yang Bikin Anak Lebih Terbuka & Jujur pada Orang Tua
Pola Asuh Overprotektif Tingkatkan Risiko Anak Meninggal Lebih Dini, Ini Temuan Studi
TERPOPULER
Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Cara Mengenali Anak yang Sedang Mengalami Masalah Emosional & Mungkin Butuh Bantuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Tips Makeup 5 Menit buat Antar Anak Sekolah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Filter Air Purifier Original vs Kompatibel, Beneran Beda atau Cuma Beda Harga?
-
Beautynesia
Kenalan Lebih Dekat dengan Kim Si A, Aktris Muda yang Miliki Filmografi Solid
-
Female Daily
Berlokasi di Plaza Indonesia, Maison Francis Kurkdjian Resmi Buka Butik Pertama di Indonesia!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kontroversi Robot Humanoid Tampil di Fashion Show, Banjir Kritik
-
Mommies Daily
Mau Eksplor BSD? Ini 10+ Restoran, Cafe, dan Tempat Seru untuk Weekend