HaiBunda

PARENTING

5 Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap, Bunda Perlu Tahu

Kinan   |   HaiBunda

Sabtu, 20 Jun 2026 16:50 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/eclipse_images
Jakarta -

Ciri-ciri bayi mau tengkurap perlu diperhatikan sejak awal nih, Bunda. Tujuannya agar Bunda bisa memberikan stimulasi yang tepat untuk Si Kecil.

American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa orang tua perlu memberikan waktu tengkurap yang cukup. Ingat, lakukan hanya saat bayi dalam kondisi terjaga dan bukan saat tidur. 

Tengkurap membantu memperkuat berbagai kelompok otot penting, seperti otot leher, punggung, bahu, lengan, hingga otot inti tubuh bayi. 


Selain itu, posisi ini juga dapat mengurangi risiko masalah yang mungkin muncul akibat terlalu sering berbaring telentang.

Menurut National Institutes for Health, waktu yang cukup untuk tengkurap juga dapat membantu bayi mengembangkan keterampilan dasar, seperti mengangkat kepala dan berguling.

Usia berapa bayi bisa tengkurap?

Saat lahir, otot leher bayi umumnya masih belum cukup kuat. Namun seiring pertumbuhannya, kemampuan tersebut akan berkembang hingga ia mampu mengangkat kepalanya sendiri.

Secara umum, bayi mulai belajar tengkurap pada usia sekitar 2 bulan sambil berlatih mengangkat kepala. 

Memasuki usia 3 bulan, umumnya bayi sudah dapat mengangkat kepala hingga membentuk sudut sekitar 90 derajat dan mulai menunjukkan gerakan menyerupai posisi push-up saat tengkurap. 

Di waktu ini, kepala bayi tetap perlu ditopang saat digendong atau diajak bermain ya, Bunda. Sebagian besar bayi punya kontrol kepala yang baik dan semakin mahir tengkurap pada usia sekitar 5-6 bulan.

Manfaat posisi tengkurap bagi bayi

Berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh bayi dari rutinitas tengkurap atau tummy time:

  • Melatih kemampuan baru seperti berguling, duduk, dan merangkak
  • Mengoptimalkan perkembangan motorik kasar
  • Memperkuat otot tubuh
  • Mengurangi risiko plagiocephaly atau sindrom kepala datar
  • Melatih kemampuan kontrol kepala

Ciri-ciri bayi mau tengkurap

Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Vajirawich Wongpuvarak

Saat bayi sudah mulai menunjukkan keinginan untuk belajar tengkurap, biasanya ia akan menunjukkan tanda-tandanya. Berikut ciri-ciri yang bisa Bunda kenali:

1. Mulai mampu mengangkat kepala

Pada usia sekitar 1–2 bulan, bayi biasanya mulai bisa mengangkat kepala dalam durasi yang semakin lama.

Kemampuan ini menjadi hal dasar penting saat belajar tengkurap, karena membantu bayi menopang tubuh bagian atas dengan kedua tangannya.

2. Sering menoleh ke samping

Ciri-ciri bayi mau tengkurap berikutnya yakni mereka mulai lebih sering memalingkan kepala ke kanan dan kiri. Gerakan yang tampak sederhana ini menunjukkan bahwa otot leher Si Kecil sudah semakin kuat.

3. Berusaha meraih mainan dengan tangan

Perhatikan juga jika bayi mulai mampu menumpukan sebagian berat tubuhnya pada tangan saat tengkurap. Begitu juga saat ia mulai berusaha meraih mainan yang berada di depannya.

Seiring bertambah usia, kemampuan ini membantu bayi belajar berguling dari posisi telentang ke tengkurap.

4. Mampu memutar kepala ke berbagai arah

Otot leher yang semakin kuat menandakan pula bahwa bayi sudah siap belajar tengkurap. Salah satunya saat ia mampu memutar kepalanya ke berbagai arah dan jadi semakin aktif memperhatikan lingkungan sekitar.

5. Berlatih mengangkat dada

Ketika otot tubuh bagian atas semakin kuat, bayi biasanya mulai mampu mengangkat dadanya saat tengkurap. Memasuki usia sekitar 6 bulan, banyak bayi juga sudah dapat menopang dada dengan bantuan lengan bawah mereka.

Tips melatih tengkurap bayi yang aman

Bagaimana cara mengenalkan posisi tengkurap dengan aman pada bayi, berikut langkah-langkahnya:

1. Perkenalkan tummy time sejak awal

Pada minggu-minggu awal kehidupannya, Bunda dapat mencoba tummy time selama 1–2 menit terlebih dahulu. Setelah itu, tambahkan durasinya menjadi 3–5 menit beberapa kali dalam sehari.

Dikutip dari Raising Children, pada tahap awal sebaiknya durasi tengkurap dibuat singkat agar bayi lebih nyaman.

2. Manfaatkan cermin

Letakkan cermin ramah anak yang aman dan tidak mudah pecah? Nah, coba letakkan di depan Si Kecil saat ia belajar tengkurap.

Refleksi dirinya di cermin dapat membuat bayi tertarik, sehingga ia lebih bersemangat selama sesi tummy time.

3. Pilih area yang aman

Dikutip dari Baby Center, pastikan bayi belajar tengkurap di tempat yang aman. Jangan tinggalkan bayi tanpa pengawasan saat tengkurap, karena ada risiko terjatuh atau mengalami posisi yang tidak aman.

4. Selalu dampingi bayi

Saat bayi sedang tertarik untuk belajar tengkurap, sediakan waktu untuk selalu mendampinginya.

Bunda bisa duduk di dekat bayi, serta mengajaknya menoleh ke atas dengan menggunakan mainan kerincingan agar ia tertarik. Selain itu, Bunda juga bisa bernyanyi atau membacakan cerita supaya Si Kecil bisa lebih menikmati aktivitas ini.

5. Gunakan posisi football hold

Sebagai tahap awal belajar tengkurap, Bunda juga bisa menggendong bayi seperti memegang bola, dengan perut bayi bertumpu di lengan.

Posisi kaki dan tangannya berada di kedua sisi lengan Bunda. Jangan lupa menopang punggung dan leher bayi menggunakan tangan yang lain agar tetap merasa nyaman.

Kenapa bayi bisa terlambat tengkurap?

Setiap bayi sebenarnya memiliki waktunya masing-masing dalam mencapai tonggak perkembangan, termasuk untuk tengkurap.

Dikutip dari The Bump, sebagian bayi awalnya mungkin belum mampu atau cenderung terlambat tengkurap karena kurang menyukai posisi tersebut. 

Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah karena belum terbiasa dengan posisi tengkurap.

"Posisi tidur yang direkomendasikan adalah telentang, dan bayi biasanya menghabiskan beberapa bulan pertama kehidupannya dalam posisi tersebut. Karena itu, mereka sering kali kurang nyaman ketika tubuhnya dibalik menjadi tengkurap," jelas dokter spesialis anak Denise Scott, MD.

Bayi juga mungkin belum mampu tengkurap karena belum cukup kuat untuk mengangkat tubuhnya. Oleh sebab itu, mereka jadi sulit menoleh dan melihat lingkungan di sekitarnya.

Itulah penjelasan tentang ciri-ciri bayi mau tengkurap dan apa saja yang perlu diperhatikan orang tua. Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mengenal Diet 30-30-30 yang Viral, Ahli Gizi Ungkap Efektivitasnya untuk Turunkan BB

Mom's Life Arina Yulistara

7 Risiko KB IUD yang Jarang Dibahas, Calon Pengguna Wajib Tahu Sebelum Pasang

Kehamilan Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Orang yang Lebih Bahagia dari Kebiasaan Merawat Emosinya

Mom's Life Azhar Hanifah

Frisian Flag 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' Hadir di Surabaya, Tumbuhkan Semangat Lewat Kebaikan Susu

Parenting Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang dengan Pola Pikir Sempit dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ikuti jejak Ayah! Diva Anak Shandy Sjariff Jajaki Modeling, Wajah dan Tinggi Curi Perhatian

7 Risiko KB IUD yang Jarang Dibahas, Calon Pengguna Wajib Tahu Sebelum Pasang

Mengenal Diet 30-30-30 yang Viral, Ahli Gizi Ungkap Efektivitasnya untuk Turunkan BB

Cara Mengenali Orang yang Lebih Bahagia dari Kebiasaan Merawat Emosinya

Frisian Flag 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' Hadir di Surabaya, Tumbuhkan Semangat Lewat Kebaikan Susu

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK