HaiBunda

PARENTING

Kenali Penyebab Anak Picky Eater, Kapan Tanda Perlu ke Dokter?

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Minggu, 21 Jun 2026 08:20 WIB
Penyebab Anak Jadi Picky Eater/ Foto: Getty Images/kiankhoon

Kebiasaan pilih-pilih makanan atau ketika anak menjadi picky eater adalah hal yang umum terjadi pada masa kanak-kanak. Hampir semua anak mengalami fase menolak makanan baru, bahkan makanan yang sebelumnya mereka sukai. Perilaku ini sering muncul antara usia 1,5 dan dua tahun.

Menurut UNICEF, sebuah studi terhadap lebih dari 4.000 anak menemukan bahwa lebih dari satu dari empat anak berusia 1,5 tahun dan tiga tahun adalah anak yang picky eater.

Namun pada usia enam tahun, hanya sekitar satu dari sepuluh anak yang pilih-pilih makanan. Sebagian besar anak yang ibunya mengatakan mereka pilih-pilih makanan pada usia 1,5 atau tiga tahun, tidak lagi pilih-pilih makanan pada usia enam tahun.


Kebiasaan pilih-pilih makanan dianggap sebagai tahap perkembangan alami yang akan berlalu dengan sendirinya. Dengan catatan, selama orang tua berhati-hati dalam menanganinya dengan cara yang suportif untuk mendorong anak menyukai berbagai varian jenis makanan.

Berikut cara mengenali berbagai kemungkinan penyebab anak menjadi picky eater, bagaimana cara mengatasinya, dan kapan tanda perlu ke dokter. Simak selengkapnya berikut ini!

Penyebab anak picky eater

Peneliti obesitas dan penulis buku Healthy Parents, Healthy Kids, Dr. Nick Fuller, mengatakan bahwa ada sains di balik mengapa anak-anak menjadi picky eater. Balita umumnya mengalami periode pilih-pilih makanan adalah biologi dasar, Bunda. 

"Akar perilaku ini dapat ditelusuri kembali ke nenek moyang kita yang berburu dan mengumpulkan makanan, serta perkembangan berbagai respons fisiologis untuk bertahan hidup," ungkapnya, dikutip dari laman resmi The University of Sydney.

Ini termasuk mengembangkan kecenderungan pilih-pilih makanan atau picky eating, untuk menghindari menelan racun potensial.

Selain itu, menurut Fuller, karena nenek moyang kita yang berburu dan mengumpulkan makanan sering mengalami periode panjang kekurangan makanan, mereka belajar untuk mencari dan menyimpan makanan berenergi tinggi dan lezat yang ditemukan di alam.

Sementara, mengutip laman Michigan Pediatric Therapy, kebiasaan pilih-pilih makanan biasanya bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan kombinasi pengaruh fisiologis, psikologis, dan lingkungan. Beberapa penyebab umum anak picky eater meliputi:

1. Sensitivitas sensorik

Anak-anak mungkin sensitif terhadap tekstur, rasa, bau, atau bahkan penampilan makanan tertentu. Hal ini dapat menyebabkan keengganan terhadap makanan dan kebiasaan makan yang selektif.

2. Tantangan motorik mulut

Kesulitan dalam keterampilan motorik mulut, seperti mengunyah dan menelan, dapat membuat makanan tertentu sulit atau tidak nyaman untuk dimakan.

3. Faktor genetik

Penelitian menunjukkan bahwa genetika mungkin berperan dalam kecenderungan pilih-pilih makanan, karena anak-anak dapat mewarisi preferensi rasa atau sensitivitas sensorik tertentu dari orang tua mereka.

4. Tahap perkembangan

Kebiasaan pilih-pilih makanan seringkali lebih umum terjadi selama tahap perkembangan tertentu, seperti masa balita atau awal masa kanak-kanak, ketika anak-anak menegaskan kemandirian dan preferensi mereka.

5. Faktor lingkungan

Dinamika makan keluarga, rutinitas waktu makan, dan ketersediaan makanan di rumah dapat memengaruhi kebiasaan makan dan pilihan makanan anak.

6. Faktor emosional

Stres, kecemasan, atau asosiasi negatif dengan makanan, misalnya, pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu, dapat berkontribusi pada perilaku pilih-pilih makanan.

Cara mengatasi anak picky eater yang efektif

Ada hal-hal sederhana tetapi efektif yang dapat kita lakukan untuk mengatasi anak picky eater, berikut caranya:

  • Libatkan anak dalam persiapan makanan.
  • Seimbangkan variasi makanan dan makanan yang sudah familiar. Ini adalah cara ampuh untuk menarik dan mempertahankan minat mereka pada makanan baru, begitu pula dengan memperkenalkan pilihan baru di samping pilihan yang sudah familiar.
  • Menyajikan makanan baru dalam porsi yang lebih kecil.
  • Ciptakan lingkungan makan yang positif.
  • Hilangkan gangguan saat makan, seperti menyimpan perangkat elektronik untuk memastikan anak dapat fokus makan.
  • Coba terus, jangan menyerah. Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan 8-10 kali paparan terhadap buah atau sayuran baru sebelum anak mau menerimanya.
  • Tahan keinginan untuk membuat makanan lain. Hal itu justru menciptakan lebih banyak masalah daripada menyelesaikannya.
  • Jangan gunakan makanan sebagai hadiah atau hukuman. Praktik ini hanya menciptakan asosiasi yang tidak sehat dengan makanan sehat.
  • Jadilah panutan dan duduk bersama di meja makan.

Kapan tanda perlu ke dokter?

Dilansir Child Mind Institute, kebiasaan pilih-pilih makanan mulai menjadi masalah serius ketika anak-anak kekurangan gizi atau makan sangat sedikit sehingga sangat membatasi kehidupan mereka.

“Biasanya kita mulai melihat anak-anak yang kesulitan dengan kebiasaan pilih-pilih makanan ketika mereka berusia tujuh atau 8 tahun,” kata Jerry Bubrick, PhD, seorang psikolog klinis yang merawat banyak anak dengan kecemasan dan OCD di Child Mind Institute.

Kebiasaan pilih-pilih makanan dapat mencapai tingkat klinis karena sejumlah alasan yang berbeda. Beberapa anak memiliki indra penciuman yang lebih tajam yang membuat mereka merasakan rasa lebih intens daripada kebanyakan orang, yang lain membatasi diet mereka karena mereka memiliki masalah dengan kecemasan.

Apa pun alasannya, semakin lama seorang anak sangat pilih-pilih, semakin sulit bagi mereka untuk mencoba makanan baru. Jadi sebelum terlambat, lebih baik konsultasikan ke dokter dan ahli yang bisa mengatasi ini ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Penyebab Bayi Picky Eater, Salah Satunya Jadwal Makan Tak Konsisten

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Hukum Pasutri Tidur Terpisah dalam Islam

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

Rayakan Gol di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Ini Umumkan Kehamilan Istri Lewat Selebrasi Unik

Kehamilan Nadhifa Fitrina

3 Resep Empal Gentong Khas Cirebon, Kuah Gurihnya Bikin Nambah Terus

Mom's Life Amira Salsabila

Kenali Penyebab Anak Picky Eater, Kapan Tanda Perlu ke Dokter?

Parenting Asri Ediyati

Sambut Kenaikan Kelas, Siap-siap Berburu Diskon Sepatu Anak di Transmart Full Day Sale

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Cara Memerah Kolostrum dengan Tangan Sebelum Bayi Lahir

Momen Lionel Anak Donna Agnesia Lulus SMA di Portugal, Darius Sinathrya Tak Hadir

Hukum Pasutri Tidur Terpisah dalam Islam

Kenali Penyebab Anak Picky Eater, Kapan Tanda Perlu ke Dokter?

Rayakan Gol di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Ini Umumkan Kehamilan Istri Lewat Selebrasi Unik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK