PARENTING
Orang Tua Sibuk Bekerja? Coba "Micromoments" 10-30 Detik agar Makin Dekat dengan Anak
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 09 Aug 2026 09:20 WIBDi tengah tuntutan pekerjaan yang semakin padat, banyak orang tua merasa waktu bersama anak selalu kurang. Banyak orang tua akhirnya merasa stres dan kewalahan, hingga merasa tidak terhubung dengan anak-anaknya.
Kesibukan sebenarnya bukan penghalang bagi orang tua untuk dekat dengan anaknya. Pakar pengasuhan anak Ericka Souter mengungkap tips 'micromoments' untuk membantu orang tua yang sibuk agar terhubung dengan anak-anaknya secara berkelanjutan dan setiap hari.
Apa itu 'micromoments'?
Souter menjelaskan bahwa 'micromoments' adalah momen 'disengaja' yang dihabiskan orang tua bersama seorang anak. Praktik ini berlangsung singkat, yakni 10 hingga 30 detik.
"Ini adalah momen singkat dan disengaja di mana orang tua dapat terhubung dengan anak-anaknya selama 10 hingga 30 detik," kata Souter, dilansir laman Good Morning America (GMA).
"Banyak orang tua merasa tertekan untuk menjalin ikatan dengan anak-anak mereka dalam momen-momen atau perjalanan besar. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa yang terpenting adalah frekuensi dan konsistensi, jadi orang tua dapat menjalin ikatan dengan anak-anaknya dalam momen-momen kecil dan sederhana selama bagian rutin harian orang tuanya," lanjutnya.
Contoh 'micromoments' dalam interaksi dengan anak
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan orang tua untuk terhubung dengan anak-anak mereka dalam 'micromoments'. Orang tua dapat melakukannya di satu waktu dalam satu hari.
Misalnya, di pagi hari, Souter menyarankan untuk memulai percakapan singkat dengan anak, mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti. 'Apa yang kamu nantikan hari ini?', 'Apa yang paling membuat kamu antusias?' atau 'Apa yang paling tidak membuat kamu antusias hari ini?'.
"Cara itu membantu (anak-anak) membangun kosakata emosional mereka dan memberi tahu bahwa perasaan campur aduk itu wajar," ujar Souter.
Pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan seperti itu juga dapat membantu anak-anak mengelola kecemasan yang mungkin mereka rasakan.
Selain mengajukan pertanyaan, Bunda dapat menciptakan 'micromoments' dengan membebaskan anak berekspresi. Contohnya, meminta mereka untuk memprediksi hari yang akan datang dengan gerakan sederhana.
"Pilihannya hanya jempol ke atas, jempol ke samping, atau jempol ke bawah," kata Souter.
"Hal ini memberi mereka cara untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa banyak tekanan dan yang kita ketahui adalah ketika anak-anak mampu memberi label pada emosi sejak dini, mereka lebih baik dalam mengatur emosi," sambungnya.
Orang tua juga dapat meluangkan waktu 30 detik sebelum tidur untuk bertanya kepada anak-anak tentang hari mereka dan mendengarkan jawabannya.
Momen-momen mikro nonverbal
Souter mengatakan bahwa momen-momen mikro tidak selalu harus bergantung pada percakapan dengan anak-anak. Salah satu strategi bagi orang tua adalah mencoba metode kontak mata dan pemberian semangat selama 10 detik.
Cara tersebut kemungkinan akan lebih berhasil diterapkan pada anak-anak yang lebih muda daripada remaja yang lebih tua.
"Saat sarapan, (orang tua) dapat melihat anak mereka dan berkata, 'Kamu pasti bisa. Semoga hari kamu menyenangkan. Kamu akan tampil hebat dalam pertandingan kamu'," ujar Souter.
"Saya juga menyukai ide menaruh catatan di dalam ransel. Jika mereka mengalami hari yang penuh tekanan, mereka dapat merujuk atau melihat catatan itu sepanjang hari jika mereka mengalami pasang surut," lanjutnya.
Kehadiran orang tua sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak-anaknya. Penelitian menunjukkan bahwa dukungan dari pengasuh menghasilkan harga diri yang lebih tinggi dan ketahanan emosional yang lebih baik.
Itulah penjelasan tentang 'micromoments' dalam pola asuh orang tua. Semoga informasi ini bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Kosakata Anak Makin Menurun karena Screen Time, Ini Faktanya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menarik, Ini Alasan Kebanyakan Orang Lebih Suka Gendong Bayi dengan Tangan Kiri
7 Cara Mengatasi Mental Breakdown Saat Menjadi Orang Tua
5 Gaya Pola Asuh Generasi Milenial, Apakah Bunda Juga Menerapkannya?
Bagi Pangeran William, Ganti Popok Jadi Tugas Ayah yang Sulit
TERPOPULER
Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Deretan Artis Kelahiran Kalimantan yang Suarakan Karhutla di Media Sosial
Melahirkan Kembar 3 Th Lalu, Hillary Swank Kini Hamil Anak Ketiga di Usia 52 Th
Kebiasaan Sederhana Orang Tua Ini Ternyata Bisa Bikin Nilai Sekolah Anak Lebih Tinggi
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kenali Ciri Terkena ISPA, Tanda yang Butuh Dokter, dan Persiapan Perawatan di Rumah
-
Beautynesia
5 Zodiak yang Percaya Diri Hangout Sendiri
-
Female Daily
H-1 Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Ini Jadwal dan Aturan yang Perlu Kamu Tahu
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video Review Jujur Foundation Sultan Harga Rp 2 Juta: Worth It Gak Ya?
-
Mommies Daily
Keselamatan Anak di Hotel: 7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menginap Bareng Si Kecil