PARENTING
Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja
Elia Amaliana | HaiBunda
Senin, 31 Aug 2026 18:45 WIBTidur yang cukup menjadi peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, termasuk kesehatan mentalnya. Tapi tahu kah, Bunda, ternyata kualitas tidur berpengaruh terhadap kesehatan mental anak di masa mendatang?
Dikutip dari Parents, psikolog klinis, Brian Razzino, PhD, menyatakan bahwa tidur merupakan fondasi bagi kesehatan mental. Tidur bisa diibaratkan sebagai rumah, jika goyah maka semua yang di atasnya bisa menjadi tidak stabil.
Sama halnya dengan kesehatan mental, jika seseorang tidak mendapatkan tidur cukup dan berkualitas, maka seseorang akan lebih rentan terhadap perubahan suasana hati, peningkatan respons stres, dan kecemasan yang terus menerus.
Menurut Dr. Razzino, tidur bisa juga disebut pemeliharaan atau pemulihan otak di malam hari. Selama tidur, pikiran tidak benar-benar berhenti bekerja. Otak justru memanfaatkan waktu tersebut untuk mengingat informasi, mengelola stres, memperkuat koneksi saraf yang bisa mendukung proses belajar.
Sebaliknya, ketika tidur terganggu, maka proses pemulihan akan ikut terhambat dan memengaruhi kemampuan dalam mengelola emosi dan pikiran. Menurut kajian yang diterbitkan Frontiers in Psychiatry, ditemukan bahwa individu yang menderita insomnia berpotensi mengalami gangguan suasana hati.
“Seiring waktu, kurang tidur sangat terkait dengan risiko depresi klinis yang lebih tinggi dan gangguan kecemasan yang lebih parah,” ucap Dr. Razzino.
Studi lain turut mengungkapkan alasan di balik kondisi tersebut. Dikutip dari People, sebuah studi menemukan bahwa anak dengan kebiasaan tidur yang buruk berpotensi menderita depresi saat remaja. Tim akademisi dari Universitas Birmingham mempelajari data lebih dari 15.000 anak untuk studi Childern of 90s, yang juga dikenal sebagai Avon Longitudinal Study of Parents and Childern.
Selama penelitian, durasi tidur mereka dihitung pada berbagai usia, mulai dari bayi berusia 6 bulan hingga anak usia 7 tahun. Peserta lalu diperiksa kembali untuk melihat gejala depresi pada usia 12,5 hingga 22 tahun.
Tim akademisi menemukan bahwa anak berusia 6 bulan hingga 7 tahun yang selalu memiliki pola tidur yang lebih pendek, memiliki kecenderungan tingkat depresi yang lebih tinggi di saat mereka memasuki rentang usia 13 hingga 22 tahun.
Dr. Isabel Morales-Munoz, penulis pertama studi Universitas Birmingham, mengatakan, “Kami menemukan bahwa sejumlah kecil anak yang mengalami durasi tidur lebih pendek secara terus-menerus sepanjang masa kanak-kanak memiliki peningkatan risiko terkena depresi selama masa remaja,” ucap Isabel.
Menurut Isabel, tidur juga merupakan elemen masa anak-anak yang dapat diperbaiki tanpa medis, dan upaya mengatasi masalah ini akan memberikan banyak manfaat, termasuk mengatasi potensi risiko kesehatan mental.
Cara meningkatkan kualitas tidur
Orang tua berperan penting dalam membentuk kebiasaan tidur anak-anak mereka. Para peneliti menyarankan agar orang tua berfokus pada strategi sederhana untuk meningkatkan kualitas tidur pada anak guna menciptakan kondisi yang lebih baik untuk kondisi mental anak. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah.
- Waktu tidur teratur: Menetapkan waktu tidur yang konsisten bisa membantu anak menyinkronkan jam internal tubuh, sehingga menghasilkan pagi yang tenang dan kualitas tidur yang baik.
- Ritual relaksasi: Melakukan aktivitas yang menenangkan seperti mendengarkan musik lembut atau membaca buku, bisa membantu kondisi anak menjadi lebih rileks, sehingga mengoptimalkan proses pemulihan otak di malam hari.
- Batasi waktu menatap layar ponsel: Mengurangi waktu menatap layar ponsel sangat setidaknya satu jam sebelum tidur untuk membantu otak untuk rileks sebelum tidur dan menghindari stimulasi berlebihan.
- Ciptakan lingkungan yang kondusif untuk tidur: Berikan ruang yang ideal untuk kenyamanan tidur anak dengan suasana yang gelap, tenang, dan sejuk untuk meningkatkan kualitas tidur.
Itulah alasan kenapa anak kurang tidur di usia dini bisa tingkatkan risiko depresi di masa mendatang. Semoga membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Penyebab Anak Merasa Pusing saat Bangun Tidur
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Awas! Jam Tidur Kacau Selama Pandemi, Sebabkan Anak Lebih Emosional
Anak Kurang Tidur Bisa Sebabkan Obesitas, Ini Penjelasan Ahli
Makan Pisang Bisa Bantu Anak Tidur Lebih Nyenyak?
Tips Supaya Anak Mau Tidur di Kamarnya Sendiri
TERPOPULER
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Amaira Putri Farah Quinn Ultah ke-8, Intip Potretnya Bun!
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
Berkat Hidung Tajam Sang Anjing, Bunda Ini Selamat dari Kanker Payudara
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bintang Spider-Man Tobey Maguire Hadiri Pernikahan Mantan Istri usai Beberapa Minggu Cerai, Malah Jadi Sosok Penting di Acara
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Terbukti No.1 Pilihan Bunda, SGM Hadir Mendukung Bunda dalam Kampanye Bunda Lebih Maju
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Apakah ISPA Berbahaya? Kenali Kelompok Rentan dan Cara Menjaga Udara Dalam Rumah
-
Beautynesia
Top 5 List: Destinasi di Jakarta untuk Bertemu Para 'Seleb Kucing' Menggemaskan
-
Female Daily
L’Oréal Professionnel Hadirkan French Highlights, Tren Highlight Rambut Tanpa Bleach
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Martha Tilaar Dimakamkan di Sebelah Suami di San Diego Hills Hari Ini
-
Mommies Daily
Keselamatan Anak di Hotel: 7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menginap Bareng Si Kecil