PARENTING
Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 11 Sep 2026 09:20 WIBRasa syukur perlu dikenalkan kepada anak sejak dini, Bunda. Namun, tanpa disadari, ada beberapa kalimat yang bisa menunjukkan bahwa anak masih kesulitan menghargai apa yang dimiliki.
Ya, anak yang kurang bersyukur tidak selalu terlihat dari perilakunya. Terkadang, hal ini justru dapat dikenali dari kalimat-kalimat sederhana yang sering ia ucapkan dalam keseharian.
Ketika anak-anak kurang bersyukur atas hal-hal yang mereka miliki, mereka dapat mengatakan hal-hal yang memalukan di depan umum, sehingga menyebabkan orang tua merasa khawatir. Anak-anak mungkin merasa frustrasi, tetapi belajar mengekspresikan emosi tersebut dengan cara yang sehat akan sangat berguna ketika mereka dewasa nanti.
Kalimat yang diucapkan anak yang kurang bersyukur
Melansir dari laman Your Tango, berikut ciri anak yang kurang bersyukur dari kalimat yang sering diucapkan:
1. "Ini tidak adil"
Ketika anak mengamuk karena keinginannya tidak terpenuhi, mereka mungkin akan mengatakan "ini tidak adil" di tempat umum. Bagi mereka, rasanya menyebalkan ketika hidup tidak berjalan seperti yang diharapkan.
Saat hal itu terjadi, penting bagi orang tua untuk mengajari anak cara mengatasi situasi ketika keinginan mereka tidak terpenuhi. Bunda dapat memberi anak ruang dan menjelaskan secara perlahan situasi yang sebenarnya ke anak.
2. "Hanya itu?"
Ketika seorang anak berkata "Hanya itu?", mereka tidak menunjukkan rasa terima kasih. Alih-alih merasa senang dengan apa yang diberikan, mereka menuntut lebih banyak. Psikolog anak Lauren Silvers mengatakan ini bisa menjadi tanda pola pengasuhan yang terlalu memanjakan.
"Ada banyak dampak negatif yang terkait dengan sikap terlalu memanjakan, mulai dari ketergantungan berlebihan pada orang lain hingga ketidakmampuan untuk mempelajari pelajaran hidup yang penting," ujarnya.
Namun dengan menghentikan perilaku ini dan belajar mengatakan 'tidak', orang tua dapat memengaruhi anak-anak secara positif di masa depan. Orang tua dapat mengajarkan pentingnya rasa syukur dengan cara yang lembut.
3. 'Aku menginginkan sesuatu yang lain'
Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga dapat mengalami kekecewaan. Tetapi ada waktu dan tempat untuk segalanya. Meskipun tidak apa-apa untuk mengungkapkan preferensi secara pribadi, menyatakannya di depan umum untuk didengar semua orang adalah hal yang memalukan.
Orang tua harus mengajari anak-anak mereka bagaimana berperilaku di tempat umum, termasuk ketika menginginkan sesuatu. Meskipun penting untuk memenuhi kebutuhan anak, Bunda harus paham betapa pentingnya juga untuk menghormati lingkungan sekitar.
4. 'Aku menginginkannya sekarang'
Beberapa anak memang secara alami tidak sabaran. Tidak peduli seberapa banyak orang tua menekankan pentingnya menunggu, mereka tetap akan frustrasi ketika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, terutama pada saat mereka sangat menginginkannya.
Ketika anak-anak menggunakan ungkapan yang memalukan ini, itu dapat dianggap sangat tidak sopan. Jika Bunda tidak segera menghentikannya, maka hal itu dapat mengajarkan mereka bahwa bertindak seperti itu tidak apa-apa.
5. 'Aku tidak menyukainya'
Bunda, kita sering mengajarkan anak untuk mengungkapkan perasaan mereka. Tapi, ada waktu dan tempat untuk segalanya. Jangan biarkan anak menggunakan kalimat 'Aku tidak menyukainya' bila itu sudah melewati ambang kesopanan.
Misalnya, jika seseorang bersusah payah memasak atau memberi anak hadiah, menanggapi dengan kalimat 'Aku tidak suka' bukanlah hal yang tepat. Itu bukan hanya tidak tahu berterima kasih, tetapi juga tanda perilaku yang buruk.
6. 'Berikan aku satu juga'
Kecemburuan yang dirasakan anak adalah emosi yang normal. Namun, meskipun kecemburuan itu sendiri tidak berbahaya, bagaimana orang tua meresponsnya dapat menunjukkan tipe kepribadian. Jadi, ketika seorang anak meminta 'berikan satu juga untukku' di tempat umum, itu bisa jadi perilaku anak yang tidak bersyukur.
Jika orang tua tidak memiliki uang untuk membeli sesuatu tetapi anak mereka tetap menuntutnya, menavigasi percakapan itu bisa menjadi sulit. Jadi, penting untuk mengajari anak-anak agar tidak pernah bersikeras tentang hal-hal seperti ini.
7. 'Itu tugasmu'
Ketika seorang anak tidak bersyukur atas semua yang mereka miliki, bahkan jika itu hanya kebutuhan pokok, mereka mungkin mengatakan "itu tugasmu" untuk merendahkan orang tua mereka sendiri. Hal itu bisa terjadi karena anak-anak memang belum mengembangkan untuk mengatasi frustrasi ketika dihadapkan pada suatu masalah.
Menurut ulasan di laman Child Mind Institute, ketika anak-anak sering mengalami ledakan emosi, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka belum mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengatasi perasaan seperti frustrasi, kecemasan, dan kemarahan. Tentu saja membutuhkan waktu untuk mengubahnya, tetapi orang tua harus mengajari anak-anak mereka sejak usia dini untuk menghormati semua orang.
Demikian ciri anak yang kurang bersyukur dari kalimat yang diucapkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Hal yang Diingat Anak Seumur Hidup dari Orang Tua
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tips Mengembangkan Keterampilan Anak di Masa Pandemi Menurut Psikolog
10 Tips Ajarkan Anak Anger Management Biar Mudah Tenang & Enggak Gampang Marah
Perbedaan Usia Anak Terpaut Jauh, Ini Cara Mona Ratuliu Lakukan Bonding Time
Masih Banding-bandingkan Anak? Coba Simak Pesan Kak Seto Soal Inner Strength
TERPOPULER
Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dahlia dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
Tak hanya Bergizi, ASI Ternyata Bantu Lawan Resistensi Antibiotik
Terpopuler: Potret Anak Maudy Koesnaedi & Diah Permatasari Jadi Model Jersey
5 Tahapan Program Bayi Tabung dan Risikonya
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Benarkah Sakit Parah saat Hamil Pengaruhi Perkembangan Otak Anak? Ini Kata Studi
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dahlia dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
Raja Charles III Kirim Surat ke Pangeran Harry & Meghan Markle, Tegaskan Status Keduanya Non-Working Royal
Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Tak hanya Bergizi, ASI Ternyata Bantu Lawan Resistensi Antibiotik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Hoodie Kece Berdesain Unik Ini Bisa Bikin Outfit Look Kamu Auto Beda
-
Beautynesia
4 Tanggal Lahir yang Cocok Jadi Teman Traveling Ideal
-
Female Daily
Seharian Kena Polusi? 4 Micellar Water Lokal Ini Bisa Jadi First Cleanser Andalan!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Nicola Peltz di Festival Film Deauville, Brooklyn Beckham Jadi 'Asisten'
-
Mommies Daily
8 Resep Camilan dari Tepung, Telur, dan Gula, Praktis Dibuat di Rumah!