psikologi

Janji Anak untuk Ayahnya Ini Benar-benar Bikin Melting

Radian Nyi Sukmasari 08 Feb 2018
Janji Anak untuk Ayahnya Ini Benar-benar Bikin Melting / Foto: thinkstock Janji Anak untuk Ayahnya Ini Benar-benar Bikin Melting / Foto: thinkstock
Jakarta - Masing-masing ayah punya harapan tersendiri untuk anak-anaknya. Begitu juga dengan Steve Irwin yang dikenal sebagai 'penakluk alam liar'. Nah, harapan Steve ini membuat putrinya, Bindi Irwin, berjanji pada mendiang ayahnya.

Ya, Steve Irwin meninggal 12 tahun lalu akibat tersengat duri ikan pari saat dia membuat film dokumenter. Bindi yang kini berumur 19 tahun baru-baru ini melihat video tentang harapannya terhadap anak-anaknya.

"Adakah sesuatu di dunia ini yang membuat saya terdorong untuk melakukan ini semua sampai sekarang? Ya, ada. Ketika anak-anak saya bisa menangkap bola yang saya sebut konservasi alam liar dan menjalankannya," kata Steve dalam video yang dibagikan Bindi Irwin di akun Twitter-nya.

Ketika anak-anaknya siap menjalankan misi keluarga mereka, Steve bilang dirinya akan minggir dan dia menjamin kalau itu akan jadi momen paling membanggakan dalam hidupnya. Saat itu Steve Irwin bisa bilang kalau dia sudah berhasil mencapai keinginan terakhirnya.

Saat Steve Irwin meninggal, putrinya Bindi berumur 8 tahun. Dan sejak saat itu dia ikut menjalankan konservasi alam liar mengikuti jejak mendiang ayahnya. Pada Minggu (4/2) lalu, Bindi mengatakan dia baru pertama kali melihat video ayahnya.



"Saya pikir saya nggak akan pernah bisa mendeskripsikan emosi di hati saya ketika video itu berakhir. Ayahku, superhero-ku. Saya berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk membuat ayah bangga dan menjamin kalau peninggalan ayah akan selalu ada," kata Bindi.

Beberapa orang mungkin lebih tahu Bindi Irwin sebagai eks kontesan 'Dancing With the Stars'. Tapi dia sudah jadi direktur di Australia Zoo yang juga dikelola sang ayah. Nggak cuma itu, Bindi juga menjalankan charity sang ayah 'Wildlife Warriors' bersama ibu dan adiknya Robert (14).

Kalau dilihat, Bindi bisa dibilang mewarisi 'darah' sang ayah Steve Irwin yang cinta dengan alam ya, Bun.


Nah, ngomongin kecerdasan anak, menurut teori dari Howard Gardner ada yang namanya multiple intelligence. Ini terdiri dari 9 aspek yaitu kecerdasan intrapersonal, spasial, naturalis, musikal, logika matematika, eksistensial, interpersonal, bodily kinestetik, dan linguistik. Kecerdasan anak ini 50 persen ditentukan sama nature dan 50 persennya nurture. Nature berarti faktor penentu kecerdasan anak di bidang tertentu yang memang sudah ada sejak lahir atau 'dari sananya', Bun. Sedangkan nurture adalah faktor lingkungan san stimulasi.

"Makanya orang tua nggak perlu minder, nggak pede berpikir 'Ah saya sama pasangan kan nggak bakat di bidang ini. Anak pasti juga gitu,'. Belum tentu kayak gitu ya," kata Ratih Zulhaqqi, psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre.

Jadi, masih ada kesempatan, Bun, buat kita mengasah kecerdasan anak di bidang tertentu. Caranya, kenali dan kembangkan kecerdasan anak dimulai dari keseharian, amati anak sukanya apa. Setelah itu kita lakukan assessment salah satunya dengan memberi stimulasi pada anak yang disesuaikan dengan kriteria mereka ya, Bun.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi