HaiBunda

TRENDING

Menteri Keuangan Jerman Bunuh Diri Akibat Corona, Perdana Menteri Tak Percaya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 30 Mar 2020 18:33 WIB
Menteri Keuangan Jerman Thomas Schaefer/ Foto: Dok. EPA-EFE
Jakarta - Menteri Keuangan Jerman, Thomas Schaefer (54) ditemukan meninggal dunia karena bunuh diri, Sabtu (28/3/2020) waktu setempat. Schaefer mengakhiri hidupnya diduga karena khawatir tentang bagaimana harus mengatasi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Jasad Schaefer ditemukan di dekat jalur kereta. Kantor Kejaksaan Wiesbaden mengatakan bahwa mereka yakin dia meninggal karena bunuh diri.


"Kami kaget, kami tak percaya dan di atas segalanya, kami sangat sedih," kata Perdana Menteri Volker Bouffier dalam pernyataannya, dikutip dari The Strait Times Singapore, Senin (30/3/2020).


Bouffier mengenang Schaefer sebagai kepala keuangan Hesse, pusat keuangan Jerman di Frankfurt selama 10 tahun. Ia telah bekerja siang dan malam untuk membantu perusahaan dan pekerja mengatasi dampak ekonomi akibat Corona.

"Hari ini saya harus berasumsi bahwa dia sangat khawatir," ujar Bouffier.

"Justru selama masa yang sulit ini, kita akan membutuhkan seseorang seperti dia," sambungnya.

Ilustrasi Covid-19/ Foto: iStock

Dilansir New York Post, Bouffier mengungkapkan bahwa sahabatnya itu sudah terbiasa menangani krisis karena Corona yang menyebabkan pasar global jatuh. Menurutnya, Schaefer khawatir tentang 'kemungkinan untuk berhasil memenuhi harapan besar masyarakat, terutama soal bantuan keuangan.

"Saya berasumsi bahwa kekhawatiran ini membuatnya kewalahan. Dia tampaknya tidak bisa menemukan jalan keluar," ungkap Bouffier.

Pihak berwenang yang menyelidiki kematian Schaefer mengatakan para saksi menuntun mereka untuk menyimpulkan bahwa pria 54 tahun itu meninggal karena bunuh diri.


Perasaan ingin mengakhiri hidup atau bunuh diri tidak patut dicontoh ya, Bun. Jika Bunda menemukan gejalanya pada orang terdekat, segera hubungi lima rumah sakit yang disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:

1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi selama 24 jam untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan.

Bunda, simak juga 6 informasi terkait virus Corona, di video berikut:

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia

Mom's Life Amira Salsabila

Cantiknya Elif Anak Siti KDI Blasteran Turki, Tampil Slay saat Main Padel

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

11 Penyebab Perut Sakit saat Hamil, Tanda Bahaya & Cara Mengatasinya

5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK