HaiBunda

TRENDING

Dahlan Iskan Ungkap Obat Corona Carrimycin yang Diam-diam Dikembangkan China

Kurnia Yustiana   |   HaiBunda

Minggu, 12 Apr 2020 11:16 WIB
Ilustrasi/Foto: DW (News)
Jakarta - Wabah virus corona masih belum berakhir. Para peneliti pun mencoba menemukan obat-obat apa saja yang dapat efektif menyembuhkan pasien positif corona.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan tertarik pula untuk mengulik perkembangan obat dari berbagai belahan dunia yang ampuh untuk corona.


Dahlan Iskan lalu mengulas sebuah obat yang namanya rasanya masih asing ditelinga, yaitu Carrimycin. Ia menulis tentang Carrimycin di laman Disway, blog pribadi Dahlan Iskan, yang diunggah pada 7 April 2020.


Pria kelahiran Magetan ini mulai tertarik mengulik Carrimycin setelah masuk daftar 10 obat yang diizinkan di China untuk mengobati COVID-19. Obat tersebut adalah hasil temuan peneliti China.

Carrimycin mulai disetujui untuk obat Corona mulai 26 Maret 2020 kemarin. Namun belum banyak pemberitaan terkait obat ini, tidak seperti Avigan yang lebih dulu membuat heboh.

Dari penelusuran yang dilakukan Dahlan Iskan, diketahui kalau Carrimycin ternyata sudah digunakan untuk mengobati pasien di sejumlah rumah sakit di China.

"Sudah dipakai di 9 rumah sakit di 9 kota di Tiongkok. Di sembilan rumah sakit itu pula uji klinis sudah dilakukan. Sejak awal Februari lalu terhadap 500 lebih relawan (penderita COVID-19), yang berumur antara 18 sampai 70 tahun," tulis Dahlan Iskan, seperti dikutip Kamis (9/4/2020).

Setelah dilakukan uji klinis, rupanya Carrimycin disebut ampuh mengobati corona. Carrimycin sendiri sebenarnya bukan obat baru, tapi dulunya dipakai untuk penanganan infeksi dan kanker.

"Obat Carrimycin sudah ditemukan bulan Juni tahun lalu. Waktu itu belum ada COVID-19. Carrimycin ditemukan untuk penanganan bakteri dan infeksi. Juga untuk melawan kanker. Tapi karena ada COVID-19 dilakukan review. Apakah bisa untuk COVID-19," jelasnya.

Dilihat dari laman US National Library of Medicine, memang tercatat dilakukan sebuah uji klinis terhadap efek obat Carrimycin di China. Penelitian disponsori Beijing YouAn Hospital, dan berkolaborasi dengan sejumlah universitas.

Studi bertajuk The Clinical Study of Carrimycin on Treatment Patients With COVID-19 itu tercatat dimulai pada Februari 2020. Namun hasil dari penelitian masih belum diunggah ke situs tersebut. Jika berhasil, bukan tidak mungkin akan segera diproduksi secara masif untuk corona.


Simak juga video fakta dan data corona yang Bunda wajib tahu:




(kuy/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK