sign up SIGN UP search


trending

Ziarah Kubur Saat Pandemi Corona, Sebaiknya Bagaimana?

Kurnia Yustiana Jumat, 22 May 2020 09:48 WIB
Jelang bulan Ramadan, warga biasanya mulai berziarah ke makan keluarga. Seperti terlihat di TPU Menteng Pulo, Jakarta, hari ini, Jumat (3/5). caption
Jakarta -

Lebaran sebentar lagi tiba. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya masyarakat melakukan tradisi ziarah kubur.

Namun di kala pandemi corona, ziarah kubur termasuk salah satu kegiatan yang tidak dianjurkan. Hal ini untuk menekan angka penyebaran virus corona.


Cendekiawan Muslim sekaligus ulama Quraish Shihab pun menyarankan masyarakat untuk mendoakan dari rumah saja.

"Soal ziarah itu begini, kita ke sana untuk mendoakan. Sebenarnya mendoakan di mana saja bisa. Itu sampai Insyaallah," ujar Quraish Shihab, dikutip dari video Shihab & Shihab yang diunggah di Facebook Najwa Shihab, Kamis (21/5/2020).

"Berdoa dari rumah, kita kirim Al Fatihah, kita kirim doa," imbuhnya.

IlustrasiIlustrasi/ Foto: Getty Images/Oscar Siagian



Sebelumnya, sejak menjelang Ramadhan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menyarankan untuk sementara meniadakan ziarah kubur.

"Sebaiknya agenda ziarah kubur ditiadakan dan diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing. Insyaallah nilai pahalanya tidak berkurang sedikitpun," tutur Wamenag dan Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi, dikutip dariĀ detikcom.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat sementara tidak bersilaturahmi secara langsung ke rumah keluarga maupun kerabat saat masih pandemi corona. Silaturahmi secara langsung, bisa dialihkan via internet.

"Begitu juga dengan kegiatan silaturahmi dan saling meminta maaf bisa dilakukan melalui media sosial atau media daring, mengingat masih ada kebijakan untuk physical distancing dan PSBB," katanya.


Simak juga hal-hal yang perlu Bunda tahu tentang corona:

[Gambas:Video Haibunda]



(kuy/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi