sign up SIGN UP search


trending

5 Fakta Aksi Pria Pakai APD Turun ke Jalan & Teriak 'Kami Capek'

Yuni Ayu Amida Sabtu, 23 May 2020 12:13 WIB
pria viral pakai APD teriak capek caption
Jakarta -

Baru-baru ini, di media sosial viral sebuah video yang memperlihatkan seorang pria dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap turun ke jalan, sambil berteriak 'kami capek'. Rupanya, aksi tersebut adalah bentuk protes pada masyarakat yang seolah tak peduli dengan wabah Corona.

Pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut mondar-mandir dan terus berteriak mengungkapkan kekesalan. Aksi tersebut diketahui terjadi di Pasuruan, Jawa Timur.

Bunda penasaran dengan aksi pria itu? Berikut ini lima fakta terkait kejadian tersebut, dikutip dari berbagai sumber.


1. Menggunakan APD lengkap

Dalam video yang beredar, terlihat sang pria menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Bahkan, ia membawa tabung penyemprot disinfektan.

2. Menyindir warga yang bandel

Dalam aksinya, sang pria berteriak bahwa ia dan para tenaga medis merasa capek. Tak hanya itu, ia juga menyindir warga untuk keluar rumah jika ingin kondisi Indonesia seperti Ekuador. Seperti diketahui, kondisi Ekuador akibat COVID-19 kini sangat mencekam, Bunda. Corona menyebabkan kematian tinggi di Ekuador, bahkan banyak mayat tergeletak di jalanan karena orang-orang sudah lelah melawan Corona.

"Kami capek. Kami capek. Ayo keluar rumah semua. Kalau ingin Indonesia seperti Ekuador, ayo keluar rumah semua. Kami capek," kata sang pria.

3. Viral di media sosial

Pria ber-APD viral teriak 'kami cape'.Pria ber-APD viral teriak 'kami cape'./ Foto: Tangkapan layar Twitter

Video pria tersebut akhirnya viral di media sosial. Bahkan di salah satu unggahan di Twitter, videonya sudah ditonton sampai 125 ribu kali.

4. Aksi mewakili tenaga medis

Pria tersebut mengakui bahwa aksi yang dilakukan tersebut adalah mewakili para tenaga medis.

"Saya mewakili dan sangat respect dengan rekan-rekan medis bahwa ada tagar Indonesia terserah, suka-suka kalian semua, kalian mau keluar mau enggak terserah," katanya.

"Segala upaya pemerintah tidak diindahkan masyarakat, sehingga para tenaga medis sampai mengeluarkan tulisan terserah, mereka sangat capek," sambungnya.

5. Aksi dimaklumi netizen

Sebagian netizen memaklumi aksi yang dilakukan pria tersebut. Netizen paham akan rasa geram yang diutarakan sang pria karena warga tak disiplin dalam menjalani pembatasan sosial berskala besar (PSBB), juga ketidaktegasan pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Mereka Para tenaga Medis. Tidak bisa di salahkan. Kami mengerti perasaan kalian. Maafkan kami," komentar salah satu pengguna Twitter.

Simak juga the new normal di masa Corona dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi