sign up SIGN UP search


kehamilan

Chacha Takya Hamil Pertama saat Pandemi Corona, Sulit Ketemu Dokter

Yuni Ayu Amida Sabtu, 23 May 2020 10:07 WIB
Ricky Perdana dan Chacha Takya Chacha Takya hamil saat Corona/ Foto: instagram
Jakarta -

Di tengah kebahagiaan karena akan dikaruniai anak, pasangan selebriti Ricky Perdana dan Chacha Takya khawatir. Pasalnya, mereka merasa kesulitan saat pergi ke rumah sakit (RS) untuk kontrol kehamilan di masa pandemi COVID-19 saat ini.

"Karena emang waktu dia periksa proses kehamilan ini lagi pandemi COVID-19, kita takut ke rumah sakit. Terus kita harus datangi rumah sakit atau dokter belum tentu mau terima kita kan. Jadi ya, pokoknya lebih berhati-hati aja lah, mudah-mudahan sih tidak terjadi apa-apa dan tetap sehat," ujar Ricky Perdana, dikutip dari detikcom.

Diakui Ricky, kehamilan sang istri merupakan penantian panjang mereka setelah 3,5 menikah. Jadi adanya pandemi Corona seperti sekarang membuatnya cemas ketika harus periksa ke rumah sakit.


"Kalau trauma sih enggak, cuma kita selama ini memang di rumah aja. Tapi kalau periksa harus ke rumah sakit, di rumah sakit kan banyak orang-orang yang sakit kan gitu, jadi enggak bisa dan agak sedikit khawatir lah gitu," tutur Ricky.

Chacha kemudian menambahkan, untuk menjaga agar kondisinya dan janin mereka tetap sehat, kadang kontrol dokter dilakukan lewat sambungan telepon.

"Dokternya juga enggak nganjurin untuk sering-sering nge-cek sih karena kan memang sekarang banyak yang sakit. Jadi benar-benar yang, by phone juga bisa sih, kita kasih kabar misalnya 'ini anaknya kok kurang gerak atau apa' kayak gitu. Karena kan kebetulan aku juga puasa, jadi benar-benar yang ngejaga aja," tambah Chacha Takya.

Ricky Perdana dan Chacha TakyaRicky Perdana dan Chacha Takya/ Foto: instagram

Sementara itu, saat ini kehamilan Chacha sudah masuk 28 minggu, Bunda. Pasangan ini juga meminta doa agar proses yang mereka lalui nantinya dilancarkan.

"Alhamdulillah istri hamil ke Minggu 28 hampir tujuh bulan, minta doanya mudah-mudahan lancar," ucap Ricky.

Dikatakan dr.Boy Abidin, Sp.OG(K) ibu hamil sebaiknya turut melakukan social distancing. Salah satu cara adalah menunda untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di rumah sakit.

"Dalam rangka sosial distancing, perkumpulan dokter kebidanan seluruh Indonesia menyarankan Anda untuk menunda periksa kehamilan apabila tidak ada keadaan gawat darurat kebidanan," kata Boy.

Keadaan gawat darurat tersebut di antaranya mual muntah hebat sehingga membuat ibu hamil lemas. Adanya pendarahan melalui jalan lahir, adanya nyeri kepala hebat dengan tekanan darah di atas 140/90. Ibu hamil tidak merasakan gerakan janin terutama pada kehamilan trimester tiga, kontraksi cukup kuat disertai dengan adanya keluar cairan ketuban melalui jalan lahir.

"Apabila ada keadaan tersebut, sebaiknya segera ke rumah sakit atau klinik terdekat. Kami dokter kebidanan, bidan, perawat dan para medis, siap untuk membantu Anda," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan dokter spesialis kandungan dan kebidanan dr. Ulul Albab, Sp.OG bahwa konsultasi kehamilan bisa dilakukan kapan saja. Tapi dalam kondisi pandemi Corona seperti saat ini sebaiknya dilakukan saat mengalami kondisi gawat darurat.

"Konsultasi bisa kapan saja, tidak harus ke rumah sakit kan. Kecuali kondisi emergensi," ujar Ulul.

Simak juga fakta dan data Corona dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi