TRENDING
Anak 8 Tahun Meninggal Akibat Corona, Sempat Kejang & Pembengkakan Otak
Asri Ediyati | HaiBunda
Minggu, 07 Jun 2020 11:07 WIBVirus Corona tak cuma mengancam golongan lanjut usia (lansia), namun juga anak-anak. Seorang anak yang masih berusia 8 tahun dari Durham, North Carolina, meninggal dunia setelah mengalami komplikasi akibat Corona atau COVID-19.
Aurea Soto Morales, yang lebih dikenal sebagai Yoshi, meninggal di rumah sakit UNC, pada 1 Juni 2020, setelah ia dinyatakan positif COVID-19 minggu lalu. Saudara perempuan Yoshi, Jennifer Morales, membenarkan berita tersebut kepada kantor berita lokal, WNCN.
Jennifer, yang juga dinyatakan positif Corona, mengatakan bahwa dia dan Yoshi, siswa kelas 2 SD di Creekside Elementary, mulai merasa sakit awal pekan lalu.
"Adikku dan aku mulai merasakan gejala COVID-19," kata Jennifer, dikutip dari People, Minggu (7/6/2020).
Keduanya positif terinfeksi hanya beberapa hari setelah orang tua mereka juga dinyatakan positif terkena virus Corona.
Pada 30 Mei lalu, Yoshi mengalami kejang dan dilarikan ke rumah sakit. "Keesokan harinya, otak Yoshi mulai membengkak dan mengalami koma sebelum akhirnya dia meninggal Senin," ungkap Jennifer.
Belajar dari pengalaman pahit tersebut, keluarga Yoshi ingin semua orang menganggap virus Corona menjadi masalah yang serius.
"Semua orang mengaitkannya dengan lansia, karena mereka pikir hanya mereka yang akan mendapatkannya, tetapi itu tidak benar. Adikku mengalaminya," ujar Jennifer.
Jennifer mengatakan, dia dan orang-orang yang dicintainya meminta orang lain untuk terus mengenakan masker dan tinggal di rumah jika merasa sakit.
"Setiap hal kecil yang mereka lakukan dapat menyelamatkan hidup. Kami tidak ingin orang tua lain menderita karena apa yang kami alami," tegas Jennifer.
Simak juga video soal kondisi restoran di era new normal: