TRENDING
Tragis, Orang Tua Tolak Donorkan Ginjal ke Anak yang Sekarat Berujung Duka
Annisa Afani | HaiBunda
Sabtu, 04 Jul 2020 08:07 WIBKebanyakan orang tua akan mengorbankan diri untuk kebahagiaan dan kesehatan buah hatinya. Namun kisah pilu ini dialami oleh seorang anak, bernama Kanchan Kumari.
Gadis 16 tahun itu menderita gagal ginjal akut. Namun orang tuanya menolak untuk menyumbangkan salah satu ginjal mereka dengan alasan yang amat sederhana, Bunda.
Gadis dari Sheikhpura, India, ini mulai jatuh sakit parah sejak sekitar Mei 2019. Saat itu, dia dibawa ke rumah sakit karena mengeluh sakit yang amat hebat di bagian perut dan punggungnya. Setelah melakukan serangkaian tes, dokter yang menanganinya memberikan vonis mengejutkan, yakni gagal ginjal akut.
Dokter memberi tahu kepada keluarganya bahwa Kanchan sangat membutuhkan transplantasi ginjal untuk meningkatkan peluangnya bertahan hidup. Namun sayangnya, tak satupun dari kedua orang tua gadis itu bersedia untuk menyumbangkan salah satu organ mereka kepada gadis 16 tahun tersebut.
Mereka menolak untuk melakukan hal tersebut karena Kanchan adalah anak perempuan. Tampaknya, bagi mereka, gadis ini tidak begitu berarti dan sebanding dengan masalah yang orang tuanya hadapi.
"Siapa yang akan menyumbangkan ginjal? Dia adalah seorang gadis," kata ayahnya, Ramashray Yadav, dikutip dari Oddity Central.
Yang mengejutkan, ibunya pun tidak tertarik untuk mendonorkan salah satu ginjalnya untuk sang putri.
Mengetahui fakta itu, sang kakek, Baleshwar Yadav tidak dapat berbuat banyak. Dia berusaha untuk memaafkan anak dan menantunya. Yadav menyatakan bahwa donasi ginjal bisa membahayakan kelangsungan hidup seluruh keluarga.
"Ayahnya tulang punggung keluarga kami satu-satunya. Dengan memberikan ginjalnya pada Kanchan, maka dia tidak akan dapat melakukan pekerjaan dengan satu ginjal. Lalu kelangsungan hidup kita akan dipertaruhkan," katanya kepada Times of India.
Sementara para dokter mengatakan bahwa kedua ginjal sang anak sudah berhenti berfungsi, sehingga sangat membutuhkan transplantasi segera. Selain ginjal, biaya untuk melakukan operasi tersebut juga mahal, mencapai lebih dari Rp1 miliar.
"Selain ginjal, operasi membutuhkan biasa USD100 ribu, tetapi tidak ada jaminan untuk selamat," ujarnya.
Keluarga mereka memang sangat miskin untuk dapat membuat pilihan dengan upaya yang ditawarkan. Namun meski begitu, media di sana melaporkan bahwa orang tua gadis malang tersebut tidak berusaha untuk mencari donor lain, atau setidaknya memberi tahu pemerintah untuk meminta bantuan.
Padahal, pemerintah sebelumnya memberi bantuan kepada pasien lain dalam kasus serupa. Sementara keluarga tersebut malah membawa pulang putrinya ke rumah dan dirawat sendiri tanpa bantuan medis apapun.
Kisah tragis Kanchan Kumari awalnya diposting oleh salah satu media pada pada 27 Juli tahun lalu, dan dengan cepat menjadi viral menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Banyak yang menawarkan untuk membantunya secara finansial.
Dikutip dari Newsner, seorang pria dari Oakland yang membaca artikel tersebut tergerak hatinya ingin menyumbangkan satu ginjalnya kepada Kanchan. Dia mencari cara supaya bisa menghubungi keluarga tersebut untuk memulai proses demi menyelamatkan gadis tersebut.
Sayangnya, Kanchan kehabisan waktu. Dia meninggal dunia dalam upaya berjuang dari sakitnya. The Statesman melaporkan bahwa kelalaian orang tuanya ditambah ketidakberdayaan otoritas rumah sakit menyebabkannya meninggal pada usia muda.
Setelah Kanchan meninggal, yang dikatakan ayahnya adalah, "Kami mengakui kami melakukan kesalahan pada awalnya, tetapi rumah sakit juga tidak menunjukkan keseriusan menanganinya. Kami harus pergi dari rumah sakit satu ke rumah sakit yang lain hingga kehabisan waktu."
Bunda, simak juga efek samping suntik putih yang sebabkan gagal ginjal dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ferdy Hasan Ungkap Sering Menangis saat Awal Tahu Anaknya Berkebutuhan Khusus
Cerita Lucu Eko Patrio Pernah Disangka Sopir saat Antar Putra Tampannya ke Sekolah
Sedih, Ibu Ini Hanya Bisa Kasih 1 Ginjal untuk 2 Putra yang Butuh Donor
Demi Selamatkan Ayah, Anak Ini Rela Donorkan Sumsum Tulangnya
TERPOPULER
Kenali 8 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Berinteraksi Sosial
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi Dilihat dari Cara Balas Chat
Keren! Siswa-Siswa SD Islam Al Azhar 8 Kembangan Luncurkan Buku Antologi Cerpen & Komik
Kisah Nyata di Balik Lagu Viral TikTok 'Stop The Wedding', Terinspirasi dari Kehidupan Sang Penyanyi
Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Jangan Asal Diberi Sebelum Cukup Usia
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kenali 8 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Berinteraksi Sosial
Keren! Siswa-Siswa SD Islam Al Azhar 8 Kembangan Luncurkan Buku Antologi Cerpen & Komik
Sering Alami Nyeri Haid Hebat? Kenali Tanda Endometriosis yang Bisa Ganggu Kesuburan
Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Jangan Asal Diberi Sebelum Cukup Usia
Ramai Sepekan: Tasya Farasya Renovasi Rumah Sampai Bumil Ikut JRF 2026
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mata Lelah dan Leher Pegal Kerja di Depan Monitor? Atur Posisinya Begini
-
Beautynesia
BeauPicks: Rangkaian Full Makeup Viva Cosmetics di Bawah Rp150 Ribu, Wajib Coba!
-
Female Daily
3 Pengganti Elektrolit yang Bisa Dicoba Saat Cuaca Nggak Menentu, Bye Dehidrasi!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Prewedding Sarah Menzel & Azriel Hermansyah, Mesra di Tepi Pantai
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Koleksi JFW 2027 yang Cocok untuk Mommies, Stylish untuk Kerja hingga Lebaran!