HaiBunda

TRENDING

Lebih Berbahaya Mi Instan atau Bumbunya? Ini Penjelasan Ahli

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Jul 2020 19:03 WIB
Lebih Berbahaya Mi Instan atau Bumbunya? Ini Penjelasan Ahli/ Foto: iStock
Jakarta -

Siapa yang tidak suka mi instan? Sebagian besar orang menyukai makanan yang satu ini. Mi instan sering jadi makanan alternatif saat sedang lapar atau dalam kondisi darurat.

Tapi tahukah, Bunda, bumbu pada makanan instan ini sering dianggap lebih berbahaya daripada mi itu sendiri. Benar tidak ya pendapat tersebut?

Sebelumnya, kita bahas dahulu soal kandungan gizi yang ada dalam mi instan. Sebagian besar mi instan mengandung karbohidrat yang berasal dari tepung.


Kalori yang terkandung di dalam mi instan berbeda-beda setiap merek. Tapi, rata-rata mi instan mengandung 300 - 500 kkal.

Konsumsi mi instan yang berlebihan, ditambah dengan makanan lain yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu, bisa menaikkan berat badan, Bunda.

Menurut ahli gizi Mochammad Rizal, pengawet dan penyedap rasa di dalam mi instan sudah disesuaikan takarannya. Jadi, sebenarnya kalau mengonsumsi dalam jumlah normal masih tergolong aman kok, Bunda.

Ilustrasi mi instan/ Foto: iStock

"Mi instan aman dikonsumsi, dalam jumlah yang normal. Baik pengawet maupun penyedap rasa di dalam mi instan takarannya sudah disesuaikan dengan regulasi yang sudah ada," kata Rizal saat dihubungi HaiBunda, baru-baru ini.

Bicara tentang bahaya bumbu mi instan, penyedap rasa yang terkandung di dalamnya cukup tinggi. Mi instan mengandung penyedap rasa di atas 1000 mg per saji.

"Sedangkan, kebutuhan rata-rata orang per hari adalah 2000 mg. Sehingga konsumsinya harus diatur," jelasnya.

Ini bisa disiasati dengan hanya menggunakan setengah dari total bumbu mi instan. Tujuannya untuk mengurangi asupan natrium, Bunda.

Namun, bumbu mi isntan bisa berbahaya lho bagi orang yang mengidap hipertensi. Sehingga, sebaiknya pengidap hipertensi lebih berhati-hati ya saat ingin makan mi instan.

"Selama dikonsumsi dalam jumlah yang normal tidak masalah. Tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan setiap hari, maka dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit, misalnya hipertensi," kata Rizal.

Lihat juga penjelasan fakta mi instan di video berikut ini, Bunda.

(sih/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan

Parenting Annisa Karnesyia

150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dahlia dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Benarkah Sakit Parah saat Hamil Pengaruhi Perkembangan Otak Anak? Ini Kata Studi

Kehamilan Annisa Karnesyia

Tak hanya Bergizi, ASI Ternyata Bantu Lawan Resistensi Antibiotik

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Anak Maudy Koesnaedi & Diah Permatasari Jadi Model Jersey

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sayyidul Istighfar: Arti, Cara Mengamalkan Doa, dan Keutamaan yang Dijanjikan Allah

Benarkah Sakit Parah saat Hamil Pengaruhi Perkembangan Otak Anak? Ini Kata Studi

150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dahlia dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan

Raja Charles III Kirim Surat ke Pangeran Harry & Meghan Markle, Tegaskan Status Keduanya Non-Working Royal

Ciri Anak yang Kurang Bersyukur dari Kalimat yang Sering Diucapkan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK