Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Dahulu Dianggap Penyelamat, Kini Mantan CEO McDonald's Terjerat Skandal Seks

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 12 Aug 2020 15:34 WIB

CHICAGO, IL - JUNE 04:  McDonald's CEO Stephen Easterbrook unveils the company's new corporate headquarters during a grand opening ceremony on June 4, 2018 in Chicago, Illinois.  The company headquarters is returning to the city, which it left in 1971, from suburban Oak Brook. Approximately 2,000 people will work from the building.  (Photo by Scott Olson/Getty Images)
Dahulu Dianggap Penyelamat, Kini Mantan CEO McDonald's Terjerat Skandal Seks/ Foto: Getty Images
Jakarta -

Steve Easterbrook dipecat MCDonald's dari jabatan kepala eksekutif sekitar delapan bulan lalu. Easterbrook terbukti melakukan sexting kepada bawahannya.

Easterbrook lalu meminta maaf dan membayar kompensasi sepuluh juta miliar dollar. Sejak saat itu, kepemimpinan McDonald's diambil alih dengan pimpinan yang baru.

Saat orang pikir kasusnya telah berakhir, bulan lalu seorang karyawan McDonald's kembali menuntut Easterbrook. Melansir dari The New York Times, dia dituduh melakukan hubungan seksual dengan bawahan lain saat menjabat di perusahaan.

Tuduhan itu telah memicu kemarahan publik, Bunda. Akhirnya, McDonald's mengajukan gugatan pada Easterbrook dengan tuduhan berbohong, menyembunyikan bukti, dan penipuan.

Gugatan diajukan ke pengadilan negara bagian di Delaware dengan klaim bahwa Easterbrook benar-benar melakukan hubungan seksual dengan tiga karyawan McDonald's. Easterbrook bahkan memberikan sejumlah saham kepada salah satu karyawan tersebut.

Kasus Easterbrook begitu menyita perhatian publik karena jarang terjadi di perusahaan besar di Amerika. Umumnya, para petinggi yang terbukti melakukan pelecehan seksual akan keluar secara diam-diam dan keburukannya tidak diungkap ke publik.

Namun, di era #MeToo dan Black Lives Matter, semakin banyak perusahaan yang berusaha untuk memposisikan diri mereka sebagai orang biasa. Mereka bertanggung jawab tidak hanya kepada pemegang saham tetapi juga kepada pelanggan, karyawan, dan masyarakat umum.

"McDonald's tidak mentolerir perilaku dari karyawan manapun yang tidak mencerminkan nilai-nilai kita," kata CEO McDonald's yang baru, Chris Kempczinski.

"Saat kita berkomitmen kembali pada nilai-nilai kita, sekarang, lebih dari sebelumnya, adalah waktu untuk bersandar pada apa yang kita perjuangkan dan bertindak dengan kekuatan positif untuk perubahan," sambungnya.

CHICAGO, IL - JUNE 04:  McDonald's CEO Stephen Easterbrook unveils the company's new corporate headquarters during a grand opening ceremony on June 4, 2018 in Chicago, Illinois.  The company headquarters is returning to the city, which it left in 1971, from suburban Oak Brook. Approximately 2,000 people will work from the building.  (Photo by Scott Olson/Getty Images)Steve Easterbrook/ Foto: Getty Images

Steve Easterbrook merupakan penduduk asli Inggris, yang dianggap sebagai penyelamat di McDonald's. Ia telah bekerja di perusahaan itu selama hampir dua dekade sebelum memimpin pada Maret 2015. Saat McDonald's mengalami masalah finansial, Easterbrook mengatasinya.

Easterbrook juga memperkenalkan inovasi teknologi seperti pemesanan layar sentuh dan menyenangkan pelanggan dengan menawarkan sarapan sepanjang hari. Saham perusahaan pun naik sekitar dua kali lipat selama masa jabatannya.

Namun pada Oktober 2019, seorang karyawan McDonald's memberi tahu perusahaan bahwa dia terlibat dalam hubungan tidak pantas dengan Easterbrook. Karyawan tersebut khawatir akan dihukum karena hubungannya dengan Easterbrook yang dijalin selama sebulan. Keduanya menjalin hubungan dengan mengirim pesan teks seksual eksplisit, foto, dan satu panggilan FaceTime, tetapi tidak berhubungan secara fisik.

Pengacara yang mewawancarai Easterbrook membenarkan tuduhan itu. Ia memastikan pada saat investigasi bahwa Easterbrook tak pernah melakukan hubungan seksual dengan karyawan tersebut.

Pengacara juga memeriksa ponsel dan akun iCloud milik Easterbrook, tapi tak menemukan bukti pelanggaran tambahan. Dewan direksi memutuskan memecat Easterbrook dan dia harus melepaskan biaya kompensasi yang diberikan.

Simak juga pesan bijak Lanna Tan padan pasangan yang ingin nikah muda, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda