HaiBunda

TRENDING

Gratis, Tes Swab di Puskesmas jika Kontak Erat Pasien COVID-19

Annisa Afani   |   HaiBunda

Minggu, 11 Oct 2020 20:07 WIB
Gratis, Tes Swab di Puskesmas jika Kontak Erat Pasien COVID-19/ Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo
Jakarta -

Pemeriksaan uji spesimen atau Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk masyarakat, khususnya yang memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID-19 kini tak lagi dikenakan biaya, Bunda.

Hal ini diumumkan langsung oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Mengutip dari laman resmi BNPB, Doni mengatakan bahwa pemerintah pusat telah mengirimkan reagen ke berbagai daerah untuk melakukan uji sampel spesimen virus penyebab COVID-19, yakni SARS-CoV-2.

Selanjutnya, pemerintah daerah yang telah menerima kiriman ini, melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas, dapat memberikan pelayanan serta penangan COVID-19 secara gratis berbasis data.


"Puskesmas seharusnya tidak memungut biaya karena reagennya dapat dari pusat, yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Satgas COVID-19," jelas Doni.

Doni juga mengingatkan apabila masyarakat masih diminta untuk membayar, maka segera membuat laporan. "Kalau masih ada pungutan biaya, mohon laporkan agar kami bisa mencari solusi," tambahnya.

Pelayanan dan penanganan secara gratis ini menjadi upaya agar masyarakat tak lagi merasa terbebani, Bunda. Dengan begitu, hal ini akan mendukung pemerintah untuk terus melakukan pemeriksaan spesimen agar dapat segera memutus rantai penularan COVID-19.

Sementara itu, perkembangan serta penambahan kasus baru virus Corona di Indonesia masih terjadi, Bunda. Hingga hari ini, Minggu (11/10/2020), kasus positif COVID-19 bertambah dengan signifikan.

Mengutip covid19.go.id, penambahan kasus yang positif terinfeksi COVID-19 terhitung sebanyak 4.497. Dengan begitu, total pasien positif hingga hari ini telah mencapai 333.449 orang.

Jumlah pasien yang sembuh juga bertambah sebanyak 3.546. Sehingga, kini telah terakumulasi menjadi 255.027 orang, dengan 66,578 lainnya yang masih dalam perawatan sebagai pasien aktif.

Adapun yang meninggal dunia bertambah sebanyak 79 jiwa. Dengan penambahan ini, tercatat 11.844 kasus kematian akibat COVID-19. Ya, pandemi Corona di Indonesia masih belum usai, Bunda. Terapkan terus protokol kesehatan dengan disiplin dan benar.

Sehingga, Bunda dan keluarga bisa saling menjaga dan melindungi satu sama lain. Pastikan juga untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi ya, agar imun tubuh tetap terjaga.

Yuk, selalu #ingatpesanbunda #ingatpesanibu untuk #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan dan #cucitanganpakaisabun #satgascovid19

Bunda, simak juga tips aman naik commuter line saat pandemi, dalam video berikut:



(AFN/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Pembagian Harta Almarhum Mpok Alpa Sudah Diputuskan, Begini Nasib Anak Pertama

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Peluang Emas, Provinsi di Jepang Ini Buka Lowongan Besar-besaran untuk Pekerja Indonesia

Mom's Life Amira Salsabila

Teknik Edging dalam Berhubungan Intim: Manfaat, Bahaya, Lama Durasi & Cara Melakukan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Benarkah Ada Trimester 0 dalam Kehamilan? Simak Penjelasannya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Deretan Keluarga Artis Ini Tengah Asyik Berlibur di Negara Bersalju

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Jayden Anak Shanju Eks JKT48 & Jonatan Christie yang Berusia 1 tahun, Sudah Bisa Protes

Peluang Emas, Provinsi di Jepang Ini Buka Lowongan Besar-besaran untuk Pekerja Indonesia

Teknik Edging dalam Berhubungan Intim: Manfaat, Bahaya, Lama Durasi & Cara Melakukan

Pembagian Harta Almarhum Mpok Alpa Sudah Diputuskan, Begini Nasib Anak Pertama

Benarkah Ada Trimester 0 dalam Kehamilan? Simak Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK