sign up SIGN UP search


trending

Umi Pipik Idap Tumor, Sempat Jalani Terapi Lintah untuk Pengobatan

Annisa Karnesyia Kamis, 15 Oct 2020 08:51 WIB
Umi Pipik caption
Jakarta -

Pipik Dian Irawati atau lebih dikenal dengan Umi Pipik didiagnosis tumor kelenjar getah bening. Umi Pipik diketahui sedang menjalani pengobatan rutin, Bunda.

Belum lama ini, Umi Pipik buka suara dan menjelaskan kondisinya. Ia mengatakan bahwa kondisi kesehatannya sudah jauh membaik.

"Alhamdulillah 90 persen Allah sehatkan," kata Umi Pipik.


Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori ini pernah merasa terpuruk saat didiagnosis tumor. Ia sempat diminta untuk melakukan operasi, namun ditolak.

"(Titik terparah) 2018, ya itu sempat di Rumah Sakit Pondok Indah sini. CT scannya di situ dan disuruh operasinya di situ tapi saya enggak mau," ucap Umi Pipik, dikutip dari detikcom.

Umi Pipik kini hanya berserah diri kepada Tuhan. Ia masih ingat betul sakit yang pernah dirasakannya dulu saat kambuh.

Wanita 42 tahun ini pernah menjelaskan rasa sakitnya seperti ditusuk seribu jarum. Ia bahkan pernah ingin menyerah, Bunda.

"Kalau pas lagi capek banget suka kambuh, sekarang alhamdulillah enggak. Dulu kalau pas sakit tuh kayak ditusuk seribu jarum, rasanya sudah nyerah banget," kata Umi Pipik.

"Waktu itu sudah pasrah saja, kan emang harus berserah diri ya. Sakit, sehat, kan Allah yang Maha Penyembuh dan yakin banget kalau Allah masih perpanjang umur kita menyembuhkan pasti endingnya akan disembuhkan," sambungnya.

Tak banyak yang tahu soal penyakit yang diidap ibu empat anak ini. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah mengidap tumor selama beberapa tahun belakangan.

Sejauh ini, Umi Pipik tidak melakukan pengobatan medis. Ia justru memilih untuk menjalani pengobatan alternatif, salah satunya terapi sedot lintah.

"Ya alternatif saja sih pernah sedot lintah, akupuntur, minum herbal. Tiga tahun berjalan lah," ujarnya.

Pengobatan alternatif memang menjadi pilihan beberapa orang dalam mengatasi sakit, seperti tumor. Salah satu yang cukup terkenal adalah terapi lintah.

Lalu apa sebenarnya pengobatan terapi lintah untuk pasien tumor?

Dilansir HealthLine, hewan lintah digunakan sebagai media pengobatan terapi ini. Lintah memiliki tiga rahang dengan deretan gigi kecil. Mereka akan menempel di kulit manusia dan menusukkan giginya untuk memasukkan antikoagulan melalui air liurnya.

"Lintah kemudian dibiarkan mengeluarkan darah selama 20 sampai 45 menit dari orang yang menjalani pengobatan. Darah yang keluar ini tergolong kecil, yaitu 15 mililiter setiap lintah," kata perawat dan psikolog kesehatan, Dr. Debra Rose Wilson.

Menurut Wilson, lintah efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah dan memecah pembekuan darah. Saat ini, bahan kimia dari air liur lintah telah dibuat menjadi obat untuk mengatasi beberapa penyakit.

Simak juga cara deteksi dini kanker payudara, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi