HaiBunda

TRENDING

Kata Kemenkes soal Viral Siti Fadilah Supari Sebut Omicron 'Dramatisasi'

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Selasa, 21 Dec 2021 12:54 WIB
Ilustrasi COVID-19 Omicron/Foto: Getty Images/iStockphoto/Teka77
Jakarta -

Dunia masih berjuang melawan COVID-19 ya, Bunda. Bahkan sejak beberapa waktu belakangan, kita kembali kalang kabut dengan munculnya varian baru, yakni Omicron.

Diketahui, varian ini diduga lebih berbahaya. Ini karena penularannya dinilai lebih cepat daripada jenis COVID-19 lainnya.

Sejak beberapa waktu terakhir pula, sebuah wawancara yang diisi oleh mantan Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari kembali viral. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengomentari kemunculan varian Omicron. Menurutnya, kemunculan Omicron terlalu dibesar-besarkan dan hanya membuat rakyat ketakutan.


"Omicron itu karena mutasi dari sedikit protein, tetapi strain-nya tetap yang lama, yang berubah sifatnya adalah yang ada di ujung protein itu. Nah, kemudian didramatisasi gitu kayaknya, (sampai bilang) mati lo kalau kena Omicron," tuturnya dikutip dari detikcom, Selasa (21/12/2021).

Selain itu, ia juga menyinggung sifat virus. Katanya, virus yang yang semakin mudah menyebar, maka makin ringan pula efeknya. Jika semakin ganas, maka semakin sulit menular.

"Sifat virus memang begitu, kalau cepat menular seperti flu keganasannya rendah. Tetapi kalau semakin ganas, dia semakin sulit untuk menular," ungkapnya.

Di sisi lain, tidak sedikit yang menganggap bahwa varian Omicron ini menjadi agenda yang sengaja dimunculkan pemerintah. Apalagi, ini menjadi hadir menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini lantas dibantah oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML), yakni dr Siti Nadia Tarmizi. Katanya, pengungkapan kasus varian Omicron adalah bentuk transparansi.

Ini pun menjadi strategi pemerintah agar masyarakat menjadi tidak lengah meski kasus COVID-19 di Indonesia sudah cukup melandai. "Tidak lah, seperti yang disampaikan ke pak Menkes kan penemuan Omicron walau pada orang yang tidak melakukan perjalanan dari luar negeri tetap ada."

"Harus disampaikan sebagai transparansi informasi," papar dr Nadia.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bunda, simak juga efek samping pasca vaksin COVID-19 bagi Bunda menyusui dan cara mengatasinya dalam video berikut:



(AFN/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK