sign up SIGN UP search


trending

Cerita Pedangdut Reza DA Pernah Disekap Saat Jadi TKI Arab, Ditebus Rp21 Juta

Asri Ediyati   |   Haibunda Senin, 01 Aug 2022 12:35 WIB
Rumah tangga Reza DA diterpa rumor cerai caption
Jakarta -

Pedangdut Reza Zakarya atau dikenal dengan Reza DA menceritakan kisah kelamnya, sebelum memasuki dunia hiburan. Kala itu Reza ingin bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab. Reza ditipu dan disekap selama sebulan, Bunda. Tak hanya itu keluarga diminta tebusan Rp21 juta agar ia bisa bebas.

Singkat cerita, peristiwa itu terjadi di 2012. Melalui agensi teman ayahnya, Reza menaruh harapan tinggi bisa bekerja di sebuah perusahaan, di Arab. Ia diiming-imingi bisa bekerja kantoran di sana. Nahas, semua yang ia alami di sana jauh dari ekspektasinya.

"Satu bulan tapi enggak dikasih makan, jatuhnya disekap. Mau dijual lagi," kata Reza membuka cerita kelamnya, di acara Brownies Trans TV, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV OFFICIAL.


"Lewat agen dan yang bikin sakit hatinya itu temannya Abi. Jadi temannya Abi sendiri bilangnya kerjanya nanti di perusahaan, di kantor. Sampai di sana, enggak dikasih makan," ujarnya.

Mulanya, kata Reza, agen penyalurnya itu meyakinkan. Semua calon pekerja dijemput dan diantarkan di Arab, Bunda. Namun, sampai di sana Reza dan para calon pekerja lainnya ditelantarkan, serta dikirim ke berbagai tempat.

"Waktu itu Eja berangkat berenam, tapi kita enggak ada yang satu daerah. Eja berpencar sendiri-sendiri," ungkapnya.

Ketika sampai di Arab, Reza malah dikirim ke sebuah toko dan disekap di dalam gudang penyimpanan makanan. Ia masih ingat, ia 'terperangkap' di gudang penyimpanan bahan makanan India. Bau ruangannya sangat menyengat karena rempah-rempah, bawang, dan berbagai macam minyak.

Saat berniat melaporkan kejadian tersebut ke keluarganya di Tanah Air, Reza pun mengaku harus gerilya, Bunda. Pegang ponsel pun harus sembunyi-sembunyi. Jika ketahuan ponselnya akan diambil.

"Eja waktu itu sempat nyelinap ke kamar orang (teman). Dia punya laptop, waktu dia keluar, Eja ambil laptopnya. Eja kirim data semua. Foto semua, foto ruangan, posisi Eja, segala macam," cerita Reza.

Reza kala itu, sampai di titik ia hampir menyerah dan nyaris bunuh diri, Bunda. Ia menelepon ibunda untuk ikhlaskan dirinya jika memang mati di sana.

Baca kelanjutannya di halaman berikutnya.

Jika menemukan gejala bunuh diri pada orang terdekat segera hubungi lima rumah sakit yang disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:

1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hot line Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga video tentang fakta eks TKW Blitar Yanti yang kini sukses bangun rumah di kampung halaman:

[Gambas:Video Haibunda]



NYARIS CELAKAI DIRI
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!