TRENDING
Ketahuan Mokel di Negara Ini Bisa Dipenjara 1 Bulan & Didenda Rp5 Juta
Natasha Ardiah | HaiBunda
Sabtu, 14 Mar 2026 10:40 WIBBunda, istilah mokel sering muncul di media sosial saat bulan Ramadhan. Namun, tahukah Bunda kalau perilaku mokel ini ternyata bisa berakibat mendapatkan hukuman di beberapa negara?
Menariknya, kata mokel sudah tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dilansir detikcom yang mengutip dari KBBI VI Daring, mokel artinya makan atau minum sebelum waktu berbuka puasa, biasanya dilakukan secara diam-diam.
Secara etimologis, istilah mokel berasal dari bahasa Jawa, mokèl. Dikutip dari Kamus Bahasa Jawa-Indonesia oleh Tim Balai Bahasa Provinsi DIY, mokèl artinya menghentikan puasa walau belum tiba waktunya; masih tengah-tengah, belum semestinya.
Perilaku mokel sebenarnya dianggap melanggar aturan berpuasa. Di negara tertentu, ketahuan mokel bahkan bisa berakibat penjara hingga satu bulan dan denda puluhan juta rupiah.
Lantas, negara manakah yang menerapkan hukuman ini bagi mereka yang ketahuan mokel? Simak informasi selengkapnya di bawah ini, Bun!
Kuwait tegaskan larangan mokel di tempat umum selama Ramadhan
Bunda, tindakan mokel atau makan minum di siang hari saat Ramadhan di ruang publik dianggap pelanggaran serius di Kuwait. Mengutip dari laman Arab Times, Kementerian Dalam Negeri Kuwait memperingatkan pelanggar atau yang melakukan mokel bisa dikenai sanksi sesuai hukum.
Pemantauan dilakukan di area pasar, jalan, dan dekat masjid untuk mencegah perilaku mokel terjadi. Aparat keamanan menekankan aturan ini berlaku bagi semua orang.
Perilaku mokel dianggap bertentangan dengan nilai dan tradisi puasa Ramadhan. Masyarakat didorong untuk saling mengingatkan agar menghormati ibadah puasa.
Larangan mokel ini menekankan bahwa pentingnya menghormati kesucian bulan Ramadhan dengan melakukan ibadah puasa secara sadar dan ikhlas. Hukuman bagi pelanggar atau yang melakukan mokel ini dilakukan agar bertujuan memberi efek jera.
Sanksi hukum untuk pelaku mokel di Kuwait
Bunda, pelaku mokel dan makan minum di siang hari secara sengaja saat Ramadhan di ruang publik Kuwait bisa dikenai penjara hingga satu bulan. Selain itu, dendanya bisa mencapai 100 dinar Kuwait atau setara dengan Rp5 juta.
Hukuman ini berlaku bagi warga negara Kuwait maupun warga asing yang melanggar aturan puasa di Kuwait. Tujuan dari kebijakan ini adalah memberi efek jera secara sosial dan hukum bagi pelanggarnya.
Aparat setempat menegaskan tidak ada toleransi untuk perilaku mokel dan makan minum di siang hari secara sengaja saat Ramadhan di ruang publik. Semua pelanggaran akan dicatat sebagai tindak pidana ringan.
Denda dan penjara merupakan kombinasi sanksi yang umum diterapkan bagi pelanggar. Hal ini menunjukkan pemerintah Kuwait serius menjaga disiplin ibadah puasa selama bulan Ramadhan.
Informasi tentang hukuman ini bahkan sudah disosialisasikan melalui media dan papan pengumuman. Tujuannya agar masyarakat lebih waspada dan menghormati aturan dari negara tersebut.
Dasar hukum yang menjerat pelaku mokel di Kuwait
Mengutip dari situs Gulf News, larangan mokel merujuk pada UU No. 44 Tahun 1968 di Kuwait. Hukum ini mengatur larangan untuk makan dan minum di tempat umum saat bulan Ramadhan.
Undang-undang tersebut berlaku untuk semua orang yang berada di wilayah Kuwait, termasuk pendatang asing yang datang. Aparat setempat menggunakan undang‑undang ini sebagai dasar penegakan hukum dari kebijakan tersebut.
Ketentuan ini memberi landasan resmi bagi aparat untuk menindaklanjuti perilaku mokel saat bulan Ramadhan di Kuwait. Hal ini juga memastikan penegakan hukum tidak bersifat sewenang‑wenang.
Hukum juga menetapkan sanksi denda dan penjara bagi yang melanggar. Semua warga diingatkan untuk mematuhi aturan ini selama bulan Ramadhan berlangsung.
Pengawasan ketat oleh aparat keamanan Kuwait
Tim keamanan khusus dipersiapkan untuk memantau kasus mokel yang terjadi selama bulan Ramadhan. Mereka bekerja sama dengan unit lapangan dan menggunakan kamera pengawas untuk memantau.
Aparat keamanan setempat meminta masyarakat untuk melaporkan adanya pelanggaran mokel yang terlihat di ruang publik Kuwait. Tujuannya adalah untuk memastikan semua aturan dijalankan dengan baik.
Pemantauan difokuskan di area ramai seperti pasar, jalan utama, dan kawasan wisata. Hal ini dilakukan untuk mencegah tindakan mokel secara masif di bulan Ramadhan.
Polisi setempat juga melakukan patroli rutin di siang hari. Jika ketahuan, masyarakat yang melanggar mokel bisa langsung ditindak sesuai hukum.
Strategi pengawasan ini menunjukkan keseriusan Kuwait menegakkan disiplin ibadah puasa. Hukuman bagi pelaku mokel bahkan menjadi peringatan bagi semua orang.
Tujuan penegakan larangan mokel di Kuwait
Hukuman tegas bagi yang melakukan mokel bertujuan untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan. Pemerintah Kuwait ingin masyarakatnya lebih bisa menghormati tradisi puasa di bulan Ramadhan.
Larangan ini berlaku untuk semua lapisan masyarakat, termasuk warga dan warga asing yang tinggal di Kuwait. Tujuannya agar semua pihak menjadi lebih patuh terhadap aturan.
Pemerintah Kuwait menekankan bahwa menghormati ibadah puasa adalah bagian dari hidup bersama. Hukuman penjara dan denda menjadi alat edukasi yang pas untuk masyarakat yang melanggarnya.
Dengan aturan ini, bulan Ramadhan di Kuwait akan tetap dipandang serius dan selalu dihormati. Semua pelanggaran, seperti mokel, akan ditindak sangat tegas agar ibadah tetap disiplin dan tetap terjaga sesuai dengan perintah Allah SWT.
Bunda, itulah alasan mengapa perilaku mokel di Kuwait tidak bisa dianggap sepele. Siapa pun yang ketahuan melanggar aturan puasa bisa menghadapi penjara dan denda, jadi penting untuk selalu menghormati hukum setempat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini Alasan Lailatul Qadar Disebut Lebih Baik dari 1000 Bulan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bunda, Ini Keutamaan dan Manfaat Puasa Ayyamul Bidh
Cerita Pelajar RI Puasa Jerman, Puasa 17 Jam & Berbuka Sendirian
Nella Kharisma Masak untuk Sahur Bareng Suami, Netizen Bingung Agamanya
Kisah Pekerja WNI Sahur Sendiri di Pabrik Korea, Bawa Bekal dari Rumah
TERPOPULER
Rianti Cartwright Kenang Sempat Pasrah Tak Kunjung Hamil Namun Tersadar saat Suami Kena Musibah
Berhasil Turun 6 Kg dalam 16 Hari Tanpa Obat Diet, Ini Menu Makannya
Maissy Eks Artis Cilik Beri Tanggapan Soal Isu yang Menimpa Rumah Tangganya
Doa Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Keluarga, Termasuk Anak Perempuan & Laki-laki
Tips Aman Mudik Ibu Hamil, Penting Ketahui Usia Kandungan hingga Tanda Bahaya di Perjalanan
REKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Anak untuk Daya Tahan Tubuh Selama Libur Lebaran
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Android TV Box Terbaik & Terjangkau untuk Streaming dan Gaming 2026
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Tas Brand Lokal untuk Ibu & Mertua di Bawah Rp500 Ribu, Bagus Semua!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Handy dan Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran Kembaran Keluarga Terbaru dan Stylish
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Suka Kasih Hadiah atau Hampers Lebaran? Ini yang Akan Terjadi pada Otak Menurut Psikolog
Berhasil Turun 6 Kg dalam 16 Hari Tanpa Obat Diet, Ini Menu Makannya
Rianti Cartwright Kenang Sempat Pasrah Tak Kunjung Hamil Namun Tersadar saat Suami Kena Musibah
Ketahuan Mokel di Negara Ini Bisa Dipenjara 1 Bulan & Didenda Rp5 Juta
Doa Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Keluarga, Termasuk Anak Perempuan & Laki-laki
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: 5 Karakter Paling Lucu Dicky Difie di Monitor Ketua
-
Beautynesia
4 Bahan Dapur yang Bikin Daging Sapi Cepat Empuk Tanpa Presto
-
Female Daily
Guardian Hadirkan Inspirasi Raya Glow dengan Long-Lasting Makeup dan Elegant Styling!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 14 Maret: Cancer Pemasukan Cukup, Virgo Bijak Kelola Keuangan
-
Mommies Daily
20 Link Resep Makanan Lebaran, Ada Opor hingga Rendang