aktivitas

Kenapa Anak Lebih Mudah Ingat Lirik Lagu Ketimbang Materi Pelajaran?

Radian Nyi Sukmasari 12 Jan 2018
Kenapa Anak Lebih Mudah Ingat Lirik Lagu Ketimbang Materi Pelajaran?/ Foto: thinkstock Kenapa Anak Lebih Mudah Ingat Lirik Lagu Ketimbang Materi Pelajaran?/ Foto: thinkstock
Jakarta - Bunda di rumah pernah memperhatikan nggak anak-anak pas disuruh belajar, menghafal pelajaran susah nih nyantolnya alias nggak inget-inget. Tapi, kalau lirik lagu atau jingle iklan misalnya, wah langsung fasih aja tuh mereka ngucapinnya.

Kayak keponakan saya, Bun. Pas disuruh menghafal sama bundanya, dia butuh waktu yang agak lama. Bahkan udah diulang berhari-hari masih aja ada yang nggak nyantol. Tapi, suatu hari saya dengar dia dengan lancarnya menyanyikan salah satu jingle iklan. Nah, kakak saya pun ngobrol sama saya dan mengungkapkan rasa penasarannya. 'Kenapa sih anak kecil kalau disuruh belajar lama nyantolnya tapi kalau lirik lagu atau jingle iklan yang nggak berfaedah, cepet banget'.

Hmm, saya juga penasaran sih, he-he-he. Akhirnya saya ngobrol aja deh sama psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo yang akrab disapa Anas. Dia bilang kenapa anak lebih gampang inget jingle iklan atau lirik lagu soalnya kan ada ritmenya, Bun, dan anak-anak sejak lahir memang peka sama ketukan, intonasi, dan nada.

Makanya, kan sering banget tuh, Bun, kita dengar saran kalau mau bakat anak di bidang musik terasah sejak kecil kita kenalkan dia sama berbagai lagu, alat musik, dan ritme. Nggak serta merta mengikutkan mereka les musik juga tapi minimal paparkan anak dengan banyak suara.



"Kalau materi pelajaran, anak kok lebih susah mengingatnya, anak kan peka sama emosi. Jadi pas dia dengar jingle iklan atau lagu atau konten yang nggak berfaedah, dia dengarnya dalam kondisi santai, happy, dan nggak terbebani jadi lebih mudah mengingat," tutur Anas waktu ngobrol sama HaiBunda.

Sementara itu, ketika belajar bukan nggak mungkin ada pressure buat anak. Nah, dalam situasi itu Anas bilang anak bisa merasa stres dan tertekan sehingga otak pun nggak terlalu rileks. Seperti kita tahu, dalam kondisi tertekan kan ada anak atau bahkan orang dewasa yang sulit konsentrasi dan 'nyambung' sama materi yang dipelajari ya.

"Kalau orang dewasa supaya lebih ingat sesuatu mungkin memang butuh pengulangan. Kalau anak-anak dia langsung catching up, 'Oh ini lebih mudah diingat'," kata Anas.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi