Salah satu masalah utama yang menyebabkan banyak pasangan sulit memiliki keturunan adalah karena kesuburan. Banyak calon orang tua yang berusaha menempuh berbagai cara untuk bisa memiliki anak, salah satunya adalah dengan melakukan program bayi tabung.
Program bayi tabung biasanya dilakukan setelah program hamil alamiah dan inseminasi gagal menghasilkan kehamilan. Namun, bisa langsung dilakukan pada kasus-kasus tertentu seperti tersumbatnya kedua saluran telur dan jika jumlah sperma yang sangat rendah.
Apa itu program bayi tabung?
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan Indonesia, program bayi tabung adalah Teknik Reproduksi Berbantu (TRB) atau teknik rekayasa reproduksi dengan mempertemukan sel telur matang dengan sperma di luar tubuh manusia (in vitro fertilization/IVF). Kemudian setelah terjadi pembuahan, sejumlah 2-3 embrio akan ditanam kembali ke rahim.
Mengapa melakukan program bayi tabung?
Program bayi tabung membantu pasangan dengan infertilitas yang ingin memiliki keturunan. Program ini terbilang cukup mahal dan invasif, sehingga banyak pasangan sering mencoba perawatan kesuburan lainnya terlebih dahulu seperti minum obat kesuburan atau melakukan inseminasi intrauterin. Selama prosedur itu, dokter mentransfer sperma langsung ke rahim wanita.
Masalah infertilitas yang mungkin memerlukan program bayi tabung meliputi:
- Jumlah sperma yang sangat rendah (< 5 juta/ml)
- Adanya sumbatan pada kedua saluran telur
- Endometriosis derajat sedang sampai berat
- Gangguan ovulasi yang gagal/tidak respons terhadap pemberian obat-obatan penyubur
- Serta infertilitas yang tidak diketahui penyebabnya
Selain itu, dilansir dari Healthline, beberapa alasan seseorang melakukan program bayi tabung juga di antaranya adalah:
- Penurunan kesuburan pada wanita di atas usia 40 tahun
- Saluran tuba yang tersumbat atau rusak
- Penurunan fungsi ovarium
- Endometriosis
- Fibroid rahim
- Infertilitas pria, seperti jumlah sperma yang rendah atau kelainan bentuk sperma
Orang tua juga dapat memilih IVF jika mereka berisiko mewariskan kelainan genetik kepada keturunannya. Laboratorium medis dapat menguji embrio untuk kelainan genetik. Kemudian, dokter hanya menanamkan embrio tanpa cacat genetik.
Tahapan program bayi tabung
Secara umum proses bayi tabung terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:
- Pemeriksaan awal kondisi suami istri
- Penyuntikan obat untuk membesarkan sel telur
- Penyuntikan obat penekan hormon
- Proses pengambilan sel telur
- Pembuahan
- Pengembangan embrio
- Penanaman embrio ke rahim
- Selanjutnya menunggu hasil.
Dilansir dari Healthline, ada lima langkah utama yang terlibat dalam program bayi tabung:
- Stimulasi
- Pengambilan telur
- Inseminasi
- Kultur embrio
- Transfer
Stimulasi
Seorang wanita biasanya menghasilkan satu sel telur selama setiap siklus menstruasi. Namun, program bayi tabung membutuhkan banyak telur. Menggunakan beberapa telur meningkatkan kemungkinan mengembangkan embrio yang layak. Bunda akan menerima obat kesuburan untuk meningkatkan jumlah telur yang diproduksi tubuh. Selama waktu ini, dokter Bunda akan melakukan tes darah dan USG secara teratur untuk memantau produksi telur dan kapan harus mengambilnya.
Pengambilan telur
Pengambilan telur dikenal sebagai aspirasi folikel. Ini adalah prosedur pembedahan yang dilakukan dengan anestesi. Dokter Bunda akan menggunakan tongkat ultrasound untuk memandu jarum melalui vagina Bunda, ke ovarium Bunda, dan ke dalam folikel yang mengandung telur. Jarum akan menyedot telur dan cairan keluar dari setiap folikel.
Inseminasi
Pasangan Bunda sekarang perlu memberikan sampel air maninya. Kemudian seorang teknisi akan mencampur sperma dengan telur dalam cawan petri di laboratorium. Jika itu tidak menghasilkan embrio, dokter Bunda mungkin memutuskan untuk menggunakan ICSI.
Kultur embrio
Dokter Bunda akan memantau sel telur yang telah dibuahi untuk memastikan bahwa mereka membelah dan berkembang. Embrio dapat menjalani pengujian untuk kondisi genetik saat ini.
Transfer
Ketika embrio cukup besar, mereka dapat ditanamkan ke dalam rahim Bunda Ini biasanya terjadi tiga sampai lima hari setelah pembuahan. Implantasi melibatkan memasukkan tabung tipis yang disebut kateter dimasukkan ke dalam vagina Bunda, melewati leher rahim Bunda, dan ke dalam rahim Bunda. Dokter Bunda kemudian melepaskan embrio ke dalam rahim Bunda.
Kehamilan terjadi ketika embrio menanamkan dirinya di dinding rahim. Ini bisa memakan waktu enam hingga 10 hari. Tes darah akan menentukan apakah Bunda hamil.
Tingkat keberhasilan program bayi tabung
Keberhasilan program bayi tabung sangat dipengaruhi oleh usia wanita, semakin muda usia wanita yang melakukan program bayi tabung, maka semakin besar kemungkinan berhasil. Keberhasilan program bayi tabung kurang lebih 40-50 persen pada usia pasien perempuan di bawah 35 tahun. Berdasarkan data perhimpunan bayi tabung Indonesia, keberhasilan program ini secara umum mencapai 29,4 persen, di mana satu dari tiga pasangan yang menjalani program ini didapati hamil.
Komplikasi apa saja yang bisa terjadi pada program bayi tabung?
Seperti halnya prosedur medis lainnya, tentu ada risiko yang bisa saja terjadi pada program bayi tabung. Komplikasi yang berpotensi terjadi meliputi:
- Hamil anak kembar, yang meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur
- Keguguran
- Kehamilan ektopik (ketika sel telur tertanam di luar rahim)
- Sindrom hiper stimulasi ovarium (OHSS), suatu kondisi langka yang melibatkan kelebihan cairan di perut dan dada
- Pendarahan, infeksi, atau kerusakan pada usus atau kandung kemih (jarang terjadi)
Pertimbangan sebelum melakukan program bayi tabung
Memilih untuk menjalani program bayi tabung adalah keputusan yang sangat pribadi. Ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan oleh Bunda dan pasangan, beberapa hal di antaranya:
- Apa yang akan Bunda lakukan dengan embrio yang tidak digunakan?
- Berapa banyak embrio yang ingin Bunda pindahkan? Semakin banyak embrio yang ditransfer, semakin tinggi risiko Bunda mengalami hamil kembar. Kebanyakan dokter tidak akan mentransfer lebih dari dua embrio.
- Bagaimana perasaan Bunda tentang kemungkinan memiliki anak kembar, kembar tiga, atau kehamilan kembar tingkat tinggi?
- Bagaimana dengan masalah hukum dan emosional yang terkait dengan penggunaan telur, sperma, dan embrio yang disumbangkan atau pengganti?
- Apa tekanan finansial, fisik, dan emosional yang terkait dengan program bayi tabung?
Apa itu prospek jangka panjang?
Memutuskan apakah akan menjalani program bayi tabung, dan bagaimana kelanjutan percobaannya jika upaya pertama tidak berhasil, adalah keputusan yang sangat rumit. Kerugian finansial, fisik, dan emosional dari proses ini bisa jadi sulit bagi Bunda dan pasangan.
Sebelum memutuskan, banyaklah berdiskusi dengan pasangan dan kemudian bicaralah dengan dokter Bunda secara ekstensif untuk menentukan apa pilihan terbaik Bunda dan apakah program bayi tabung adalah jalan yang tepat untuk Bunda dan keluarga Bunda.
Carilah kelompok pendukung atau konselor untuk membantu Bunda dan pasangan melalui proses ini. Semoga berhasil dan bermanfaat Bunda.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
(som/som)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Ciri Orang yang Tidak Haus Validasi dalam Hubungan
Momen Hangat BCL, Tiko, dan Noah Kumpul Bersama Keluarga Almarhum Ashraf Sinclair di KL
Kebiasaan Tidur Anak Berpengaruh pada Kesehatan Mental, Begini Penjelasannya
Cara Membuat Gabin Tape Renyah Tahan Lama dan Tidak Berminyak
Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Benarkah Kipas Angin Gantung Bisa "Membunuh" Energi Positif? Ini Kata Feng Shui
Ciri Orang yang Tidak Haus Validasi dalam Hubungan
Kebiasaan Tidur Anak Berpengaruh pada Kesehatan Mental, Begini Penjelasannya
Emas Antam Turun Lagi, Intip Harga Terbarunya Hari Ini Bun
Momen Hangat BCL, Tiko, dan Noah Kumpul Bersama Keluarga Almarhum Ashraf Sinclair di KL
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
5 Cara Pakai Toner Pad yang Benar Biar Kandungan Centella Nggak Sia-Sia
-
Beautynesia
Career Break: Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengambilnya dan Apa yang Bisa Dilakukan Selama Masa Ini?
-
Female Daily
Cushion Anti Badai? Maybelline Matte Max Cushion Diklaim Tahan Panas, Hujan hingga 30 Jam!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Curhat Haru Antonela Roccuzzo usai Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina
-
Mommies Daily
6 Cara Mengatasi Anak Kejang dengan Aman, Menurut Dokter Spesialis Anak