cerita-bunda

4 Cerita Bunda Sukses Jalani Diet Nyeleneh 'DEBM'

Siti Hafadzoh Kamis, 17 Oct 2019 20:49 WIB
4 Cerita Bunda Sukses Jalani Diet Nyeleneh 'DEBM'
Jakarta - Bun, pernah dengar Diet Enak Bahagia Menyenangkan atau DEBM? Sekilas, diet ini hampir sama dengan diet keto.

Pegiat diet ini enggak boleh mengonsumsi karbohidrat, seperti nasi dan mie. Justru mereka mengonsumsi makanan yang mengandung lemak dan protein tinggi.

Menurut ahli gizi, Gati Dwi Cahyani, Amd. Gz, diet ini memang bisa menurunkan berat badan. Itu karena tidak boleh makan karbohidrat dan gula.


"Diet DEBM itu enggak jauh beda sama diet keto. Konsumsinya makanan-makanan berlemak, kayak misalkan telur puyuh lah dia makan. Terus pokoknya makanan-makanan yang enak," jelas Gati.

Memang banyak yang berhasil dengan DEBM. Tapi, menurut Gati, diet yang paling baik adalah dengan gizi seimbang.

"Karena diet dengan gizi yang enggak seimbang akan merusak organ," tambahnya.

Jadi, apakah Bunda tertarik dengan diet yang satu ini?

Ada yang pro dan kontra nih, Bun dengan diet ini. Tapi, terlepas dari pro dan kontra DEBM, ternyata ada lho para Bunda yang berhasil menurunkan berat badan melalui metode DEBM. Para Bunda ini membagikan pengalaman mereka di laman Facebook Diet Enak Bahagia Menyenangkan (DEBM).

1. Foto nikah jadi motivasi kurus

Ya Allah, malu waktu lihat foto nikahan itu 2017. Waktu nikah malu sama mertua. Mertua badannya jg sama karena berat badan waktu itu 90 kg pas nikah, lalu selang sebulan langsung hamil. Berat badan 80 Kg karena trimester pertama skip ke 9 bulan. Akhirnya, melonjak ke 105 kg. Lalu selsai lahiran 85 kg stagnan terus di 85 kg. Sampai akhirnya Mei 2019 aku memutuskan untuk diet DEBM. Sampai sekarang baru berjalan kurang lebih 5 bulan, jalan 6 bulan. Enggak nyangka baru kali ini aku berani foto sambil duduk dan beda banget Ya Allah. Terima kasih DEBM. Terima kasih motivator dan suhu, aku akhirnya bisa hampir ke body goals karna jujur diet apapun udah aku lakuin tapi hasilnya nihil. Cuma diet ini yang nyata hasilnya karena dari kecil aku enggak pernah merasakan kurus. Berat badan awal 85 kg, sekarang 69 kg. Puji syukur, Alhamdulillah. (Cerita Sri Ayu Fatmawati)

2. Diabetes jadi membaik

Perjalanan DEBM nyaris setahun. Semua butuh proses, Karena saya penderita diabetes, banyak yang mengira penyakit saya tambah parah. Enggak apa-apa, yang penting saya sudah lepas obat. Kadar gula saya sekarang 150 setelah makan, itu saya cek pas mau tidur. Itu sudah enggak pernah minum obat. Luar biasa. Dan kalo saya minum obat, saya langsung drop ke angka 65. Jadi sekarang sudah enggak pernah minum obat. DEBM solusi buat yang menderita diabetes macam saya. Makan tetap enak, enggak dilarang makan lemak, makan daging. Kolesterol Alhamdulillah enggak ada. Nikmat sehat adalah nikmat paling luar biasa, sahabat. Karunia dari Tuhan. Dulu aku sering keluar masuk rumah sakit gara-gara diabetes. Alhamdulillah sekarang sudah tak pernah. (Cerita Nia Rachmawatie Mochtar)

5 Cerita Bunda Sukses Jalani Diet Nyeleneh 'DEBM'Ilustrasi diet/ Foto: iStock

3. Body impian setelah menikah

Siapa disini ibu-ibu yang pernah dengar tentang rumor kalau body wanita yang sudah mempunyai suami dan anak tidak akan bisa kencang lagi? Itu mitos kakak-kakak, ibu-ibu. Tubuh dan bokong itu bisa dikencengin dengan olahraga dan tentunya dibantu dengan pola makan yang benar juga. Saya DEBM dan olahraga angkat beban. Buat kakak-kakak & ibu-ibu yang sudah atau belum menikah dan pengen punya body impian, jangan berhenti karena orang bilang enggak mungkin. (Cerita Lastri)

4. Bisa langsing walau hobi makan

Saya ibu yg beranak satu yg cita-citanya ingin kurus tapi hobinya makan. Tapi, setelah kenal DEBM, Alhamdulilah sudah merubah hidup saya. Saya yang dulu pernah mereka panggil gembrot, jumbo, gentong, gendut, babon, gajah bengkak, dll. Kini sudah saya buktikan bahwa saya bisa kurus, langsing, sehat seperti mereka yang selalu ngatain dan menghina saya. Awal ikut DEBM (5-12-2018), berat badan awal 78 kg, sekarang 53kg. Bahagia sekali bisa kenal DEBM dan saya bisa hempas manja lemak-lemak yang bertumpuk di tubuh saya yang bertahun-tahun saya bawa kemana-mana. (Cerita Nurlita)

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi