mom-life

Untung Rugi Diet Keto yang Dilakukan Maia Estianty

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 14 Jun 2019 20:31 WIB
Untung Rugi Diet Keto yang Dilakukan Maia Estianty
Jakarta - Maia Estianty menjalani diet keto sejak dua minggu terakhir. Lewat Instagram miliknya, Maia mengatakan berat badannya sudah turun tiga kg nih, Bun.

Sejak akhir Ramadhan lalu, Maia mengatakan kalau sudah memulai dietnya. Sang suami, Irwan Mussry mendukungnya dengan memasakkan steak. Bunda tiga anak itu juga mengatakan kalau baru memulainya selama empat hari dan sang suami mengajaknya makan daging terus.

Diet keto yang dijalani Maia mulai menunjukkan hasilnya. Bunda ingin mencobanya juga? Melansir dari Health Line, diet ketogenik atau biasa disebut keto adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang memiliki banyak kesamaan dengan Atkins.


Jadi, Bunda disarankan untuk mengurangi asupan karbohidrat dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan karbohidrat ini akan menciptakan kondisi metabolisme yang disebut dengan ketosis. Dalam proses inilah tubuh akan sangat efisien membakar lemak.

Begitu pula dengan energi yang akan mengubah menjadi keton di hati, yang dapat memasok energi untuk otak. Satu hal yang perlu Bunda ketahui bahwa diet ketogenik dapat menyebabkan penurunan gula darah dan insulin bersamaan dalam jumlah besar.

Sebuah penelitian menemukan orang-orang yang melakukan diet keto kehilangan tiga kali lebih banyak berat badannya dibanding mereka yang menjalankan diet untuk pasien diabetes. Diet ini juga merupakan metode yang lebih maju dan biasanya dilakukan oleh binaragawan atau atlet.

Namun, Bunda perlu ketahui bahwa diet keto juga memiliki efek samping. Banyak yang gagal di tengah jalan saat melakukan diet tersebut, hingga menyebutkan kondisi yang disebut flu keto. Ini merupakan kondisi yang masuk dalam energi buruk karena dapat meningkatkan rasa lapar, menyebabkan masalah tidur, mual dan ketidaknyamanan pencernaan.

[Gambas:Instagram]

Untuk itu, Bunda disarankan untuk meminimalkan risikonya dengan mencoba diet rendah karbohidrat secara teratur dalam beberapa minggu pertama. Jadi, tubuh akan lebih terbiasa membakar lemak sebelum mengikis karbohidrat.

Seperti disarankan dr.Dicky Levenus Tahapary, SpPD, Ph, ahli endokrinologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, baiknya Bunda harus menjaga asupan setiap hari.

"Boleh saja diet keto tapi jangan lama-lama cukup 3 - 6 bulan. Setelah itu kembali pada asupan nutrisi seimbang untuk kebutuhan gizi setiap hari. Saat tubuh tidak makan atau mengonsumsi sedikit sekali karbohidrat pasti ada mikronutrien lain yang ikut tak terkonsumsi. Hal inilah yang bisa berisiko bagi kesehatan," ungkap Dicky dikutip dari detikcom.

Lebih amannya, lakukan konsultasi terlebih dulu dengan dokter dan ahlinya sebelum memulai diet keto.


[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi