sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Kelakuan Suami Bikin Aku Cemburu Sampai Dicap Gila, Aku Harus Gimana?

Sahabat HaiBunda   |   Haibunda Jumat, 13 May 2022 17:53 WIB
Ilustrasi pasangan bertengkar Ilustrasi pasangan cemburu/Foto: Getty Images/iStockphoto/Panupong Piewkleng
Jakarta -

Izin bertanya kepada Bunda-bunda semuanya. Apakah di sini ada Bunda yang pernah pulang kerja bareng teman kantornya yang beda gender berdua saja?

Suami saya dengan sengaja menerima ajakan temannya yang seorang wanita juga dan ibu dua orang anak. Mereka pulang bersama pada saat dini hari dan di kota lain pada saat dinas luar. Dengan alasan ingin pulang cepat untuk kontrol anaknya ke rumah sakit, berjarak 17 km dari hotel ke stasiun, dengan durasi 30 menit.

Bagi saya, itu bukan "nebeng ataupun numpang", tapi meminta untuk diantar. Logika saya, jika memang ingin pulang cepat untuk pendaftaran kontrol di rumah sakit, lebih masuk akal jika dia memesan ojek online yang sudah jelas lebih paham jalan di kota tersebut. Atau bisa langsung diantar pulang ke rumahnya karena ongkos akan diganti oleh pihak kantor. Lalu, kenapa harus suami saya yang mengantar?


Banner 5 Tanda Janin MeninggalBanner 5 Tanda Janin Meninggal/ Foto: HaiBunda/ Novita Rizki

Jika memang niat keduanya baik, suami ingin membantu dengan alasan "mudah-mudahan kita juga akan ada yang membantu jika ada di posisi itu", bukankah lebih baik bicara lebih dulu pada saya? Bukankah lebih baik si wanita menghubungi saya lebih dulu karena kami saling memiliki kontak di handphone?

Suami saya dengan sengaja tidak mengabari atau meminta izin, karena takut tidak diizinkan. Sudah jelas pasti tidak!

Karena sebelumnya kami sempat bermasalah dengan teman wanita lainnya yang intens chatting dengan suami saya. Chatting yang tidak penting, jauh dari pekerjaan. Tidak kenal waktu jam hari bahkan status marital.

Bagi saya, persahabatan mereka tidak sehat, karena tidak memandang usia dan status pernikahan. Pada kondisi genting dalam rumah tangga, suami dengan jelas menunjukkan ingin terus dekat mereka walau sudah diminta jaga jarak. Sudah dilarang membawa wanita lain (dalam mobil) jika saya tidak ikut serta. Dengan sengaja tidak mengatakan kehadiran mereka saat saya telepon di jam makan siang. Saya benar-benar merasa diabaikan, tidak dihargai dan tidak dicintai.

Ketika saya menegur pelan teman wanitanya yang sering chat, suami marah. Suami malah menggosipkan saya dan lebih khawatir dengan wanita itu. Bahkan saat temannya menanyakan, "Apakah saya minum obat yang membuat emosi tidak stabil?". Jawaban suami tidak menunjukkan rasa tersinggung atau tidak nyaman karena istrinya seolah dianggap "Gila".

Saya benar-benar merasa tidak berharga. Sia-sia pengorbanan saya melepas karir dan mengabdi pada suami. Dengan kondisi seperti itu, temannya sengaja meminta tumpangan Ddan tetap menyalahkan saya karena sudah menegurnya.

Bagi saya, merekalah yang lebih dulu mengusik ketenangan rumah tangga saya. Sudah tahu dan sudah jelas saya tidak menginginkan kedekatan mereka dengan suami saya, namun mereka tetap saja dekat. Foto-foto bersama di momen tidak penting selain pekerjaan. Seperti persahabatan anak-anak ABG bau kencur.

Semua memang salah suami yang kurang mampu menjaga kehormatannya dan harga diri saya di depan teman-temannya sehingga dengan tenangnya mereka pun tidak menghargai dan menyalahkan bahkan menasehati saya karena masalah ini.

Astaghfirullloh..

Untuk mampu kembali waras setelah ini benar-benar sulit. Kepercayaan yang sudah hancur. Rasa rendah diri. Saya benar-benar merasa terpuruk.

Namun pelan-pelan saya sudah mulai mampu menguasai diri. Siap mengambil keputusan fatal jika memang harus. Kepercayaan yang sudah rusak, yang tidak disertai perbaikan, sulit untuk dibangun seorang diri.

Anak-anak saya, orangtua, keluarga, dan sahabat yang menjadi dorongan untuk saya kembali ke jalan pikiran yang benar. Terima kasih HaiBunda sudah berkenan membaca cerita saya yang tidak karuan. Doakan saya selalu kuat dan waras.

(Bunda N, tidak memberikan lokasi)

Mau berbagi cerita kebaikan di bulan Ramadan, Bun? Yuk cerita ke kami lewat [email protected] Cerita terbaik akan mendapat THR menarik dari HaiBunda.

Simak juga video berikut mengenai trik Nadia Mulya agar tidak diganggu anak kala berhubungan intim dengan suami. 

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!