sign up SIGN UP search

haibunda-squad

Yuk Bun, Ketahui Bahaya Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya

Muhayati Faridatun Kamis, 17 Dec 2020 11:48 WIB
Risiko dan cara mencegah kanker serviks
Male doctor wearing face mask discussing with woman patient while sitting on the table in the office at the hospital caption

Risiko dan cara mencegah kanker serviks

Dijelaskan dokter Suskhan, semua perempuan yang sudah pernah berhubungan seks berisiko terkena kanker serviks. Terlebih kalau sering bergonta-ganti pasangan, Bunda. Kalau pasangan membawa virus HPV, maka perempuan itu berisiko mengidap kanker serviks.

Bagi perempuan yang punya riwayat penyakit menular seksual dan HIV, maka perlu rutin melakukan pemeriksaan PAP Smear. Penting juga nih, Bunda, ingatkan suami untuk setia alias jangan bergonta-ganti pasangan.

"Bunda yang sehat saja bisa berisiko mengalami kanker serviks, jika suami memiliki kebiasaan seks bebas di luar rumah," dokter Suskhan mengingatkan.


Selain itu, Bunda juga disarankan melakukan tiga hal berikut demi mencegah terkena kanker serviks:

1. Rutin tes PAP Smear dan IVA

Bunda perlu pemeriksaan rutin sekali tiap tahun untuk mengurangi risiko. Pemeriksaan dilakukan pada leher rahim, dengan tes PAP Smear dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

2. Vaksinasi HPV

Cara mencegah kanker serviks selanjutnya yakni setiap perempuan dianjurkan melakukan vaksin HPV. Di Indonesia, vaksin HPV yang beredar adalah Cervarix, untuk mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18, dan Gardasil untuk mencegah infeksi HPV tipe 6, 11, 16, dan 18.

Perlu Bunda tahu, vaksin HPV dilakukan secara bertahap yakni sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 6 bulan. Untuk besaran biaya tergantung penyedia, tapi umumnya satu kali suntik sebesar Rp1,2 juta.

3. Perilaku seks sehat

Salah satu pencegahan kanker serviks paling ampuh adalah tidak bergonta-ganti pasangan. Dengan menerapkan perilaku seks sehat, terutama para suami nih, maka Bunda bisa terhindar dari risiko kanker serviks.

Seperti slogan yang sangat familiar ini, Bunda, mencegah lebih baik daripada mengobati. Nah, kalau ingin lebih jelas lagi, atau konsultasi langsung dan gratis, yuk klik di SINI.

(muf/muf)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!