kehamilan

7 Cara Redakan Nyeri Melahirkan Tanpa Obat

Asri Ediyati Senin, 25 Sep 2017 11:00 WIB
7 Cara Redakan Nyeri Melahirkan Tanpa Obat
Jakarta - Untuk meredakan nyeri saat melahirkan ternyata nggak harus melulu menggunakan bius epidural. Karena ada cara-cara tanpa obat yang bisa diandalkan lho.

Nah, dalam meredakan nyeri melahirkan ada metode yang menekankan pada kepribadian individu, juga interaksi antara pikiran, tubuh dan lingkungan. Metode ini sering disebut sebagai CAM alias Complementary or Alternative Medicine (CAM).

Untuk Bunda yang sedang bersiap hamil atau akan menghadapi persalinan, HaiBunda sudah merangkum 7 cara mengurangi nyeri melahirkan dengan pendekatan CAM. Yuk, Bun, disimak bersama.

1. Akupresur


Akupresur adalah metode turun temurun dari China dengan menstimulasi beberapa titik melalui 'tekanan' menggunakan tangan, jari dan jempol. Akupresur akan melancarkan sirkulasi darah dan menyeimbangkan Yin Yang serta memicu sekresi neurotransmiter. Ketiga hal tersebut dapat mengatur fungsi tubuh secara normal.

Beberapa bidan menggunakan akupresur untuk meredakan nyeri selama persalinan. Tekanan diaplikasikan pada bagian bawah punggung.

2. Sentuhan Terapeutik

Tujuan sentuhan terapeutik dalam persalinan adalah untuk mengkomunikasikan perhatian dan kepastian pada ibu. Nyeri saat kontraksi rahim dapat diobati dengan metode ini. Caranya dengan menekan menggunakan tangan ke punggung, perut, pinggul, paha, sakrum atau perineum sang ibu.

Berdasarkan penelitian yang mengevaluasi metode ini, sentuhan dirasakan secara positif oleh 94 persen ibu yang menjalaninya. Disebutkan, kecemasan ibu berkurang ketika mendapatkan sentuhan saat persalinan.

3. Terapi Pijat

Biasanya teknik pijat yang dilakukan bervariasi, mulai dari menggelitik hingga pijat yang 'keras'. Saat persalinan, pijat bisa memicu kontraksi. Untuk masalah pijat-memijat alangkah baiknya dilakukan oleh terapis yang sudah berpengalaman dan terlatih menangani ibu hamil.

Baca juga: Cara-cara Ini Diyakini Bisa Mengurangi Nyeri Saat Melahirkan

4. Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS)

Saat menjalani TENS, ibu diberikan rangsangan listrik tegangan rendah melalui elektroda datar yang diaplikasikan pada kulit. Unit TENS terdiri dari stimulator dan dua pasang elektroda. Elektroda dipasang di belakang punggung hingga pinggul. Menurut penelitian, TENS terbukti membantu meredakan sakit pada punggung ibu hamil.

5. Hidroterapi

Terapi menggunakan air sudah banyak banget dipraktikan. Tujuan hidroterapi berguna untuk mengurangi penggunaan anestesi dan analgesik. Menurut penelitian, ibu hamil yang sedang mengalami kontraksi merasa lebih rileks ketika berendam di bak mandi dengan air hangat.

Baca juga: Penanganan Hiperemesis Gravidarum Seperti Dialami Kate Middleton


6. Beras Hangat

Kalau bunda memilih rumah sebagai tempat melahirkan, metode ini bisa banget dipakai, Bun untuk membantu meredakan nyeri saat melahirkan.

Caranya, panaskan beras dengan microwave atau kompor selama 1 menit. Setelah itu, taruh beras di atas perut. Panas yang ditransfer dari beras yang sudah dipanaskan disebut bisa membantu meredakan nyeri yang dirasa. Jika sudah dingin, minta tolong suami untuk memanaskannya lagi.

7. Terapi Visual

Terapi ini dilakukan untuk mengalihkan perhatian sang ibu dengan melihat pemandangan yang indah atau menonton film favorit. Jika ibu merasa 'happy' maka rasa nyeri persalinan pun nggak akan terlalu dirasakan. Saat kontraksi, dalam terapi ini biasanya ibu akan diajak berkeliling melihat sesuatu yang menyenangkan. (rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi