HaiBunda

KEHAMILAN

Tentang Janin yang Tiba-tiba Hilang, Apa Benar Bisa Terjadi?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Kamis, 05 Jul 2018 10:55 WIB
Tentang Janin yang Tiba-tiba Hilang, Apa Benar Bisa Terjadi?/ Foto: thinkstock
Jakarta - Di masyarakat kita banyak sekali berbagai kejadian terkait kehamilan yang bisa jadi bahan pembicaraan. Salah satunya nih, Bun, ibu hamil yang tiba-tiba janinnya hilang begitu saja. Padahal selama ini saat pemeriksaan USG disebutkan janinnya ada.

Kebetulan saya membaca cuitan selebtweet Zarry Hendrik. Di Twitter-nya Zarry menulis dirinya mendengar cerita ada perempuan yang sedang hamil tua, dan sampai 12 bulan hamil, bayinya belum juga lahir. Setelah dicek USG lagi tiba-tiba janin dalam perut sudah tidak ada.

"Si ibu nggak merasa sudah melahirkan. Terus bayinya ke mana? Ngeri bener. Sempet cek USG, ada bayinya.. cek terakhir, ilang. Kata dokter, 'abis lahiran ngapain cek usg?' Waduuuu," kata Zarry.




Netizen pun menanggapi cuitan Zarry. Ada yang bilang punya pengalaman sama di mana ada tetangganya yang setelah menggelar acara tujuh bulanan keesokan harinya perutnya kempes. Ada juga netizen yang menanggapi dengan hal mistis misalnya si janin diambil makhluk gaib. Saya sendiri juga bertanya-tanya nih, Bun, apa iya itu bisa terjadi?

Saya pun menanyakan hal ini ke dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. Kata dr Hari pada prinsipnya kehamilan idealnya dilakukan pemeriksaan teratur. Yaitu setiap 4 minggu pada saat usia kehamilan 0 sampai 28 minggu. Setiap 2 minggu pada saat 28 sampai 36 minggu dan tiap minggu di atas usia kehamilan 36 minggu sampai ibu melahirkan.

Tentang Janin yang Tiba-tiba Hilang, Apa Benar Bisa Terjadi?/ Foto: thinkstock


"Dari hasil pemeriksaan itu dokter akan membandingkan kurva pertumbuhan janin dengan angka normalnya. Secara ilmiah tidak mungkin sesuatu yang ada menjadi tidak ada. Selalu ada penjelasan ilmiahnya," kata dr Hari.

Ayah satu anak ini menambahkan kalau kehamilan melebihi dari waktu yang ditentukan atau melebihi 42 minggu dari hari pertama haid yang terakhir di mana ini terjadi pada sekitar 7 persen kehamilan, dokter akan melakukan evaluasi ketat mengenai penyebabnya. Nah, bila diperlukan akan dilakukan persalinan buatan. Persalinan buatan adalah persalinan yang membutuhkan bantuan tenaga dari luar dan melibatkan suatu tindakan, misalnya dengan bedah sectio caesaria dan vakum ekstraksi.



Sementara itu, dr Kanadi Sumapraja SpOG(K) bilang dari pandangan medis hilangnya janin tiba-tiba kelihatannya sangat nggak mungkin terjadi. Kata dr Kanadi di ilmu kebidanan nggak ada sebuah kondisi patologi yang bisa menjelaskan fenomena kayak gitu.

"Usia kehamilannya saja sangat fantastis. Umumnya seorang ibu melahirkan bayinya di usia kehamilan cukup bulan (37-42 minggu). Jadi mohon dicek lagi ya kebenaran berita tersebut," kata dr Kanadi kepada HaiBunda.

Hmm, menurut Bunda gimana tentang janin yang disebut terdeteksi saat di-USG tapi kemudian hilang begitu aja?



(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Mom's Life Melly Febrida

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

Parenting Annisa Karnesyia

Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan

Parenting Annisa Karnesyia

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK