HaiBunda

KEHAMILAN

Chrissy Teigen Berbagi Pengalaman Memakai Bengkung

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Jumat, 03 Aug 2018 11:59 WIB
Chrissy Teigen (Foto: Dok. Instagram/Chrissy Teigen)
Bali - Di sela-sela liburannya ke Bali, Chrissy Teigen rupanya nggak cuma menjajal cara menggendong anak pakai kain jarit nih, Bun. Chrissy juga menjajal bengkung lho.

Ya, dalam postingan Instagram Story-nya, Chrissy Teigen mengunggah foto setengah badannya yang sedang menggunakan bengkung. Chrissy juga berbagi manfaat memakai bengkung yang dia dapatkan.

"Bengkung perut membantu meredakan sakit punggung, membenarkan postur, kram perut habis melahirkan dan menempatkan ototnya kembali semula," tulis Chrissy Teigen dalam postingannya.


Ya, secara umum nggak sedikit kok ibu yang ingin perutnya kembali seperti semula pasca melahirkan. Baik karena alasan estetis atau ingin tetap terlihat perutnya 'kencang'. Cara yang dipakai para ibu pun bisa berbagai macam, termasuk dengan memakai bengkung.

Chrissy Teigen pakai bengkung/ Foto: Instagram




Dalam website The Womb Wellness Center disebutkan, bengkung bisa dipakai secepat mungkin setelah melahirkan. Tapi biasanya bengkung dipakai mulai hari kelima sampai 40 hari pascamelahirkan atau senyamannya ibu.

Penggunaan bengkung atau gurita dapat mensupport postur tubuh ibu pascamelahirkan, mengecilkan perut dan menghindarkan ibu dari sakit di tulang belakang. Oleh tim medis, bengkung biasanya lebih disarankan daripada stagen karena sifatnya lebih fleksibel.

dr Iffath Hoskins, ahli kandungan di New York University merekomendasikan pengikat seperti bengkung atau belly binding kepada pasiennya untuk membantu mereka merasa lebih nyaman setelah melahirkan. Soalnya, pada ibu hamil punya keluhan seperti sakit dan nyeri di punggung bawah dan perut dalam waktu yang lama. Nah, pengikat ini bisa memberi dukungan pada bagian tubuh yang lebih rendah yang dapat membuat ibu lebih mudah untuk beraktivitas.

"Ini sangat membantu jika ibu pasca melahirkan hendak membungkuk dan mengangkat bayi dari meja ganti," kata Iffath seperti dilansir Today.

Menurut Iffath, belly binding bisa jadi pilihan dan harus dipertimbangkan sesuai kenyamanan si ibu. Intinya pemakaian binding atau pengikat bukan untuk menjadikan tubuh ibu bak model tapi lebih ke kesehatan.

"Saya pikir tidak ada ruginya pakai bengkung jika digunakan dengan benar. Jangan terlalu ketat karena itu tidak aman," tambah Iffath.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang Suka Marah Berlebihan dari Obrolan yang sering Diucapkan Sehari-hari

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Audy Item Umumkan Kehamilan Ketiga di Usia 43 Th, Sempat Jalani Diet untuk Turunkan BB

Kehamilan Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Gejala yang Sering Terlewat Sebelum Serangan Jantung di Usia Muda

Mom's Life Amira Salsabila

Tinggal Serumah dengan Ortu Lansia? Kenali Pertolongan Pertama saat Stroke hingga Jatuh

Mom's Life Tim HaiBunda

GERD pada Bayi: Ketahui Penyebab & Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kronologi Via Vallen Jatuh di Tangga saat Gendong Bayi 3 Bulan

Cara Mengenali Orang Suka Marah Berlebihan dari Obrolan yang sering Diucapkan Sehari-hari

10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau

Audy Item Umumkan Kehamilan Ketiga di Usia 43 Th, Sempat Jalani Diet untuk Turunkan BB

GERD pada Bayi: Ketahui Penyebab & Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK