kehamilan

3 Hal yang Perlu Ibu Hamil Lakukan Saat Curiga Kena DBD

Annisa Karneysia Rabu, 30 Jan 2019 18:35 WIB
3 Hal yang Perlu Ibu Hamil Lakukan Saat Curiga Kena DBD
Jakarta - Saat musim hujan tiba, biasanya virus dengue penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti mulai datang. Termasuk bagi ibu hamil, kewaspadaan terhadap DBD perlu ditingkatkan ya.

Disampaikan dr Wulya Ratna Karyanti, ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSCM-FKUI, saat ibu hami terinfeksi virus dengue, tentu sangat berbahaya karena dapat mengancam janin.

"Dan dapat menyebabkan keguguran dan bayi meninggal dalam kandungan. Ini juga karena memang masih sulitnya mendeteksi bayi dalam kandungan dan ibu yang terlambat memeriksakan kesehatannya setelah demam datang," kata dr Karyati.

"Karena itu pengobatan pada ibu hamil yang terkena DBD harus dikhususkan," kata dr Karyati di sela-sela temu media di Kantor Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2018).



Menurut dr Karyati, ada tiga hal yang perlu Bunda lakukan ketika curiga terinfeksi virus dengue yaitu lihat input, output dan aktivitas si ibu.

Ilustrasi DBDIlustrasi DBD/ Foto: thinkstock
Input adalah nutrisi yang masuk. Artinya, selain perbanyak konsumsi cairan seperti minum air putih untuk mencegah dehidrasi, bisa juga ibu hamil diberi asupan lainnya yang bergizi. Output adalah waktu ibu buang air kecil. Bila jarak waktu ibu buang air kecil lama, segera penuhi asupan cairan.

Sedangkan, aktivitas adalah kebugaran ibu hamil. Ketika ibu mengalami demam tinggi kemudian turun tapi ibu tetap lemas, malas beraktivitas dan sering mengantuk, waspada ya. Hal ini bisa jadi salah satu gejala DBD.

"Bila demam ibu sudah 2 - 3 hari tidak turun, buang air kecil jarang dan ketika dicek ke laboratorium trombositnya turun sebaiknya ibu langsung dirawat," kata dr Karyati.

Menurutnya, jika lebih dari 3 hari tidak dilakukan penanganan, ditakutkan akan menyebabkan kebocoran pembuluh darah pada ibu yang dapat membahayakan janin. Nah, Bun, ingat ya jangan sepelekan demam yang dialami saat hamil. Sebaiknya langsung cek ke dokter supaya segera mendapat penanganan tepat.

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi