HaiBunda

KEHAMILAN

Perlukah Tindakan Kuret Saat Janin Tidak Berkembang?

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Selasa, 19 Feb 2019 18:00 WIB
kuret saat janin tidak berkembang/ Foto: iStock
Jakarta - Kondisi janin tidak berkembang atau dalam istilah medis disebut kehamilan kosong (blighted ovum) bisa terjadi pada ibu hamil. Penyebabnya beragam, mulai dari kelainan genetik, malnutrisi, atau fungsi plasenta yang menurun.

Menurut dr.Sita Ayu Arumi, Sp.OG, ketika janin tidak berkembang di trimester awal, penyebabnya bisa karena faktor genetik, riwayat pembedahan, pengentalan darah, dan infeksi. Untuk mengatasi kondisi ini perlu dilihat dulu penyebab mengapa perkembangan janin bisa terhambat.


"Bisa juga karena air ketubannya menipis, fungsinya menurun. Fungsi plasentanya terganggu, sehingga asupan nutrisi terhambat, berat badan bayi akhirnya tidak bertambah," tutur Sita, dikutip dari detikcom.


Senada dengan Sita, menurut dr.Nurwansyah, Sp.OG, hamil kosong 99 persen disebabkan kromosom yang tidak bagus. Kromosom tidak bagus bisa karena faktor keturunan atau kebetulan tidak bagus.

"Embrio yang bisa bertahan disebabkan karena plasenta yang bagus. Pada plasenta, ada satu area tertentu yang mungkin bisa berdarah di satu sisi, sedangkan sisi lainnya masih bagus. Meski begitu, tetap harus diperiksa ke dokter untuk mengetahui apa penyebab perdarahan." ujar Nur.

Saat hamil kosong, hormon hCG (human chorionic gondotropin) dapat terus meningkat karena plasenta bisa tumbuh, bahkan saat embrio tidak ada. Untuk alasan ini, tes ultrasound biasanya diperlukan untuk mendiagnosis, serta memastikan bahwa kantong kehamilan kosong.

"Jika sampai terjadi keguguran dan janin sudah bisa keluar di rumah, tetap lakukan USG guna mengetahui ada sisa apa enggak. Kalau nggak ada sisa, ya enggak kuret enggak apa-apa," kata Nur.

Jika bersisa, maka harus lakukan tindakan kuret. Karena jika tidak, bisa menimbulkan risiko kanker atau berdarah terus-menerus hingga sulit hamil.

Dr.Jolinda Johary menjelaskan, dalam istilah medis, kuret disebut Dilatation and Curettage (D&C) atau prosedur dimana serviks diperluas (dilatasi). Sehingga, lapisan rahim (endometrium) dapat dilepas dengan instrumen berbentuk sendok yang disebut kuret.

Alasan tindakan kuret dilakukan pun beragam, di antaranya untuk membersihkan jaringan sisa pada rahim setelah keguguran dan juga untuk menghilangkan potongan-potongan kecil plasenta setelah melahirkan, yang dapat membantu pencegahan infeksi dan perdarahan berat. Selain itu, kuret membantu mendiagnosis atau mengobati pertumbuhan seperti fibroid, polip, atau kanker rahim.

Adakah risiko akibat tindakan kuret?

Profesor kedokteran reproduksi di University of California, San Diego, Sierra Washington, M.D., MSC, FACOG, menjelaskan bahwa risiko kuret tergantung pada seberapa lama kehamilan dan seberapa banyak jaringan yang harus dihilangkan. Namun sejauh ini, tindakan kuret terbilang aman dan tidak memengaruhi kesuburan wanita di masa depan, selama ditangani dokter yang tepat.


"Beberapa komplikasi yang paling umum dari prosedur kuret, termasuk infeksi pasca operasi, yaitu memiliki lubang di rahim, atau jaringan parut rahim. Dan semakin banyak prosedur kuret yang dilakukan seorang wanita, semakin tinggi risiko komplikasinya," jelas Washington, seperti dilansir Parent.

Total waktu pemulihan dari prosedur kuret sendiri sekitar dua minggu. Sebagian besar wanita akan mengalami rasa sakit dan kram pasca operasi, yang biasanya berlangsung 3 hingga 4 hari, dan akan ada bercak yang keluar hingga dua minggu. (yun)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Deretan Anak Artis Jadi Paskibra di Upacara HUT RI

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian Unik Orang yang Lahir di Hari Senin

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Nayika Anak Nadia Soekarno Diajak Rayakan HUT RI di Swiss

Parenting

Lahir Tanpa Rahim, Wanita Ini Kini Hamil 26 Minggu Berkat Donor Rahim dari Sang Kakak

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Momen Hari Pertama Bilqis Anak Ayu Ting Ting Jadi Anak SMP, Intip Potretnya

Parenting Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Deretan Anak Artis Jadi Paskibra di Upacara HUT RI

Ciri Kepribadian Unik Orang yang Lahir di Hari Senin

Lahir Tanpa Rahim, Wanita Ini Kini Hamil 26 Minggu Berkat Donor Rahim dari Sang Kakak

Potret Nayika Anak Nadia Soekarno Diajak Rayakan HUT RI di Swiss

50 Kata-kata Suami Istri Romantis Penuh Cinta Berjuang Bersama

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK