HaiBunda

KEHAMILAN

Ciri-ciri Kehamilan dengan Janin Kembar Non Identik

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 08 Apr 2019 18:34 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Mengandung anak kembar bisa jadi impian sebuah pasangan. Saat ibu mengandung bayi kembar, umumnya perubahan hormonal yang dialami pun lebih besar. Akibatnya, ibu umumnya lebih sering mengalami mual dan muntah daripada ibu yang hamil bayi tunggal.

Menurut Christine Greves, MD, dokter kandungan berbasis di Florida, AS, faktanya ibu yang mengandung bayi kembar, beberapa akan mengalami morning sickness yang berlebih.

Namun, hal tersebut hanya ciri-ciri umum hamil bayi kembar saja, Bun. Kita enggak bisa membedakan apakah bayi yang dikandung identik atau tidak. Oleh karena itu, yuk ketahui ciri-ciri kehamilan dengan janin kembar non identik.



1. Memiliki dua plasenta

Mengutip dari Raising Children Australia, janin kembar non identik akan memiliki dua plasenta dan tumbuh di dalam ketuban yang berbeda. Selama kehamilan, bayi akan mendapatkan oksigen dan makanan dari ibu mereka melalui plasenta dan tali pusat. Si kembar fraternal memiliki plasenta dan tali pusat yang terpisah. Nama teknis untuk ini adalah dikorionik. Suplai darah yang mereka dapat pun berbeda.

Ciri-ciri Kehamilan dengan Janin Kembar Non Identik/ Foto: iStock
2. Hanya memiliki kesamaan DNA sebanyak 50 persen

Jika dites DNA, sama seperti kakak dan adik kandung mana pun, saudara kembar fraternal akan berbagi sekitar 50 persen dari DNA mereka. Setiap orang menerima setengah dari DNA mereka dari sel telur Ibu dan separuh lainnya dari sperma ayah. Hal ini menyebabkan setiap keturunan akan memiliki kualitas yang tumpang tindih. Demikian dikutip dari Very Well Family.

3. Ada kemungkinan berbeda jenis kelamin

Saat diperiksa USG, jika kelamin bayi kembar berbeda, tandanya Bunda mengandung bayi kembar non identik. Hal ini karena kembar fraternal berasal dari konsepsi yang terpisah. Kromosom dari sperma ayah menentukan jenis kelamin: XX untuk anak perempuan dan XY untuk anak laki-laki. Akibatnya, kemungkinan kembar fraternal menghasilkan anak laki-laki, perempuan, atau kombinasi.


4. Disebabkan oleh beberapa faktor

Faktor-faktor lainnya adalah hiperovulasi, mendorong pelepasan lebih dari satu telur per siklus dan meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar. Lalu, faktor keturunan, usia ibu, jumlah anak yang lahir. Kemudian, postur tubuh yang tinggi, dan memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi. Faktor-faktor tersebut juga dikaitkan dengan peningkatan risiko memiliki anak kembar fraternal.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Lahir 3 Bulan Lebih Awal, Perjuangan Bayi Kembar Ini Berakhir Haru

Kehamilan Melly Febrida

Resep Bumbu Dasar Kuning Sederhana, Bisa untuk Ayam Goreng hingga Pepes

Mom's Life Amira Salsabila

ASI Perah Mencair, Harus Dibuang atau Masih Bisa Dipakai?

Menyusui Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

Jessia Anak Greysia Polii Mulai Hobi Main Sepeda hingga Badminton, Intip Potretnya

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Kepribadian Orang yang Mudah Frustrasi Dilihat dari Ucapannya saat Ngobrol

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal PHP, Bahasa Pemrograman yang Celah Keamanannya Bikin Dunia Waspada

Resep Bumbu Dasar Kuning Sederhana, Bisa untuk Ayam Goreng hingga Pepes

Lahir 3 Bulan Lebih Awal, Perjuangan Bayi Kembar Ini Berakhir Haru

JRF 2026 Akhir Pekan Ini: Cek Transportasi Gratis, Rute yang Berubah & Rekayasa Lalin

ASI Perah Mencair, Harus Dibuang atau Masih Bisa Dipakai?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK