HaiBunda

KEHAMILAN

Adakah Cara Meningkatkan Kesuburan Wanita agar Cepat Hamil?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Minggu, 14 Apr 2019 09:59 WIB
Ilustrasi masa subur wanita/ Foto: thinkstock
Jakarta - Kesuburan memegang peranan penting dalam peluang kehamilan. Nah, agar cepat hamil, apakah ada upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan wanita?

Menanggapi hal ini, dr.Karno Suprapto, Sp.OG, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengatakan, kesuburan wanita pada dasarnya sudah ada sejak lahir. Sehingga, tidak perlu ditingkatkan asalkan si wanita selalu menjaga kesehatan.

"Contohnya konsumsi makanan sehat, mendapat istirahat yang baik dan melakukan olahraga yang sesuai. Karena sebenarnya kesuburan wanita banyak yang mengatur," tutur Karno, saat berbincang dengan HaiBunda.


Pertama sel telur. Kata Karno, jika sel telur keluar secara teratur, pasti lebih mudah hamil. "Kalau sel telurnya keluarnya ngaco-ngaco, ya susah hamil jadinya," tambah Karno.


Lalu, bila saluran telur baik dan tidak tersumbat kemudian lapisan dinding rahim baik, pasti kehamilan lebih cepat terjadi. Intinya, jika semua sistem reproduksi dan kondisi wanita sehat, tidak menutup kemungkinan kehamilan lebih cepat terjadi.

"Supaya cepat hamil, perhatikan juga makanan dan minumannya. Makanan utamanya penuhi kebutuhan protein, baik nabati maupun hewani. Lalu, penuhi kebutuhan karbohidrat dan lemak. Untuk memenuhi kebutuhan protein, sehari minum segelas susu, makan sepotong daging atau tempe sudah cukup," papar Karno.

Foto: thinkstock
Dikutip dari Web MD, Amelia McLennan, MD, spesialis fetomaternal di UC Davis Medical Center mengingatkan para calon ibu menjaga berat badannya. Sebab, kelebihan berat badan bisa mengganggu kesuburan dan menghambar proses ovulasi. Namun, berat badan pun jangan terlalu rendah ya, Bun. Kondisi underweight juga bisa berpengaruh pada kesuburan.


Kemudian, perhatikan apakah ada obat-obatan khusus yang selama ini dikonsumsi. Sebab, kata McLennan, konsumsi obat yang mengandung testosteron berpengaruh pada kesuburan pria. Sedangkan, konsumsi obat yang mengandung progesteron memengaruhi keseburan wanita. Misalnya, obat untuk masalah tiroid, kejang, dan masalah psikologis.

"Jika sebelumnya Anda menggunakan pil KB atau suntik KB, setelah berhenti menggunakannnya, peluang hamil otomatis ada. Sebab, tak ada kaitan berapa lama pemakaian alat kontrasepsi dengan peluang hamil," pungkas McLennan.

Untuk tahu cara tepat menghitung usia kehamilan, simak video berikut ini yuk, Bunda.

(rdn/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK