kehamilan

6 Tanda Bunda sedang dalam Masa Subur

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 13 Apr 2019 07:31 WIB
6 Tanda Bunda sedang dalam Masa Subur
Jakarta - Bercinta di saat Bunda sedang berovulasi atau sering disebut sedang berada dalam periode masa subur bisa memperbesar peluang kehamilan. Untuk itu, penting nih mengetahui tanda-tanda ketika seorang wanita berada dalam masa subur.

Menurut American Academy of Pregnancy, pada dasarnya, masa subur atau masa ovulasi adalah ketika sel telur sudah matang lalu turun ke saluran tuba dan siap untuk dibuahi. Setiap bulan, setidaknya akan ada satu sel telur yang matang dari salah satu ovarium.

Ketika matang, sel telur akan dilepaskan dan menuju ke saluran tuba falopi menunggu untuk dibuahi. Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan menuju rahim. Saat itu, dinding rahim menebal untuk menyiapkan sel telur yang dibuahi. Jika tak terjadi pembuahan, lapisan rahim dan darah akan luruh menjadi menstruasi. 




Nah, ketika wanita sedang berovulasi, ada tanda-tanda yang bisa dilihat. Dengan tahu tanda-tanda Bunda dalam masa subur, setidaknya peluang kehamilan bisa diperbesar bukan? Dilansir The Bump, berikut enam tanda wanita sedang dalam masa subur.

1. Perubahan cairan vagina

Donnica L. Moore, MD, presiden Sapphire Women's Health Group di Chester, New Jersey, mengatakan saat dalam masa subur, biasanya vagina akan lebih banyak mengeluarkan lendir berwarna putih dan tak berbau. Kemudian, lendir yang jadi tanda wanita sedang dalam masa subur cenderung elastis dan lengket.

6 Tanda Bunda sedang dalam Masa SuburFoto: Thinkstock
2. Penciuman lebih sensitif

"Pada beberapa wanita, indra penciuman bisa lebih sensitif ketika mereka sedang dalam masa subur. Terutama di tengah siklus menstruasi," ujar Moore.

3. Payudara bengkak atau nyeri

Jelang ovulasi, akan terjadi perubahan hormon yang mengakibatkan payudara membesar, bengkak, bahkan nyeri pada beberapa wanita.



4. Nyeri panggul dan perut bagian bawah

"Nyeri panggul dan nyeri perut umum dikeluhkan wanita ketika mereka berovulasi. Antinyeri bisa dikonsumsi untuk meredakannya. Tapi, jika rasa nyeri tak kunjung berkurang, baiknya cek ke dokter untuk menyingkirkan kemungkinan endometriosis, kista ovarium, atau kondisi lain yang lebih mengkhawatirkan," papar Moore.

5. Mengalami sedikit perdarahan

Saat terjadi ovulasi, beberapa wanita juga bisa mengalami perdarahan yang jumlahnya tak banyak dan berwarna cokelat tua.

6. Perubahan gairah seks

"Gairah seksual bisa berubah, baik bertambah atau berkurang ketika wanita sedang dalam masa subur. Ingat pula, banyak faktor yang memengaruhi libido wanita," kata Moore.

[Gambas:Video Haibunda]



(rdn/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi