kehamilan

Ketentuan Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui dalam Islam

Asri Ediyati Sabtu, 11 May 2019 08:02 WIB
Ketentuan Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui dalam Islam
Jakarta - Di bulan Ramadhan, umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari. Namun, ada beberapa golongan yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa, salah satunya ibu hamil dan menyusui.


Menurut Ustazah Aini Aryani, LC, ibu hamil dan menyusui memang boleh tidak berpuasa. Tapi, kalau dia tidak ada kekhawatiran terhadap dirinya dan anak yang dikandung atau disusuinya, maka dia tetap wajib berpuasa.

"Yang boleh tidak berpuasa bagi wanita hamil dan menyusui adalah kalau ada kekhawatiran atas dirinya, takut lemas, atau takut nanti anaknya keguguran, takut enggak dapat air susu," jelas Aini saat ngobrol dengan HaiBunda, beberapa waktu lalu.


Aini pun menjelaskan, di zaman Nabi Muhammad SAW, orang menyusui sambil berpuasa itu banyak, tetapi yang menyusui dan tidak puasa juga banyak. Ini merupakan pengecualian yang boleh diambil dan tidak bagi ibu hamil dan menyusui.

"Karena itu opsional, dispensasi buat mereka, kadang mereka ambil dispensasinya, kadang enggak, ya enggak masalah," tutur Aini.

[Gambas:Instagram]


Nah, meski tidak menjalankan ibadah puasa, ibu hamil dan menyusui wajib mengganti puasa tersebut di hari lainnya. Hanya saja, qodho atau mengganti puasa ini pun rupanya ada ketentuannya lho, Bun.

Jadi, kata Aini,berdasarkan Mazhab Imam Syafi'i, kalau ibu hamil dan menyusui tidak berpuasa dengan alasan khawatir terhadap dirinya, lemas, letih, lesu dan segala macam, maka harus meng-qodho atau mengganti puasanya di hari setelah Ramadhan. Tapi, kalau yang dia khawatirkan adalah anaknya, maka konsekuensinya adalah qodho ditambah bayar fidyah.

"Ibunya sih kuat untuk puasa, tapi kata dokter, Anda enggak boleh puasa kalau anak enggak dapat nutrisi yang cukup, maka berpotensi keguguran, maka yang dikhawatirkan anaknya kan?" tutur Aini.

"Dia makan, dia enggak puasa karena khawatirkan anak, atau orang menyusui, dia menyusui enggak lapar, enggak lemas, tapi enggak keluar air susunya, anaknya nangis mulu. Kalau khawatir terhadap anak, maka konsekuensinya adalah qodho plus fidyah," tegasnya.


Kalau Bunda gimana nih pengalaman puasa saat hamil dan menyusui? Berbagi yuk di kolom komentar.

[Gambas:Video Haibunda]




(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi