kehamilan

6 Tips Lancar Berpuasa Untuk Ibu Hamil

Yuni Ayu Amida Minggu, 12 May 2019 04:00 WIB
6 Tips Lancar Berpuasa Untuk Ibu Hamil
Jakarta - Puasa ketika hamil dengan puasa saat tidak hamil pastinya berbeda ya, Bun. Saat hamil, nutrisi dalam tubuh tidak hanya untuk kita, tetapi juga untuk bayi dalam kandungan. Ini artinya, Bunda mesti berjuang dua kali lebih berat jika ingin memutuskan puasa saat hamil.

Menurut dr.Rashi Gupta, Spesialis Kebidanan dan Kandungan di iCare Clinics, Dubai, ketika ibu hami berpuasa, pastinya ada hal-hal penting yang mesti diperhatikan, seperti asupan makanan saat sahur dan berbuka. Serta pastikan makan makanan yang kaya energi.

"Minumlah banyak air saat sahur dan berbuka. Berbuka juga dengan makanan sehat, termasuk protein, buah-buahan, kurma, dan serat." ujar Gupta dikutip dari Khaleej Times.



Selain itu, Gupta menyarankan, jika Bunda merasa terlalu lemah maka segeralah berbuka. Serta hindari aktivitas yang membuat fisik lelah. Perbanyaklah istirahat dan tidur nyenyak.

Memperjelas ungkapan Gupta, berikut ini ulasan dari berbagai sumber mengenai enam tips lancar berpuasa bagi ibu hamil.

1. Konsultasi dengan dokter

6 Tips Lancar Berpuasa Untuk Ibu HamilFoto: istock

Berkonsultasilah dengan dokter atau bidan sebelum puasa, untuk memastikan bahwa Bunda cukup sehat untuk puasa. Jika ada risiko keguguran atau persalinan prematur yang sudah ada sebelumnya, maka bisa dipikirkan lagi untuk memutuskan puasa atau tidak.

2. Jauhkan kafein

Sebenarnya wanita hamil tidak boleh mengonsumsi kafein dalam jumlah besar. Itu sebabnya, jika Bunda seorang peminum kopi, sebaiknya berkomitmenlah untuk tidak mengonsumsinya terutama selama Ramadhan. Ketahuilah bahwa kafein memiliki sifat astringen yang dapat menyebabkan cepat haus. Ini menyebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak air, padahal saat puasa Bunda hanya bisa minum saat sahur dan berbuka.

3. Minum banyak air dan hindari berlama-lama di ruangan AC

6 Tips Lancar Berpuasa Untuk Ibu HamilFoto: iStock

Selama puasa, ibu hamil harus minum banyak air, hal ini penting untuk menjaga diri agar tidak dehidrasi. Dehidrasi tidak hanya membahayakan Bunda tetapi juga janin. Serta, ingatlah AC yang berlebihan juga bisa menyebabkan dehidrasi, jadi harap pastikan Bunda tidak berlama-lama di ruangan ber-AC.

4. Hidangkan menu sahur dan berbuka yang mudah

Ketika berpuasa, ibu hamil biasanya lebih sensitif terhadap bau makanan. Jika hal ini Bunda alami, maka saat menyiapkan menu sahur dan berbuka untuk keluarga, siapkanlah yang mudah saja, misal telur rebus, buah-buahan, sereal, granola, yoghurt. Ini gunanya untuk membantu Bunda untuk tidak memasak hidangan berat, pastinya ini akan memudahkan pergerakan Bunda selama hamil, serta agar jauh dari kondisi lelah.

5. Jangan terlalu aktif bergerak

Jika punya pilihan antara duduk dan berdiri, maka duduklah. Namun jika punya pilihan antara duduk dan berbaring, maka berbaringlah. Ini maksudnya, selama puasa Bunda mesti menjadi pasif. Kurangi kegiatan yang menguras tenaga. Karena semakin kita kurang aktif, rahim pun akan tidak aktif, jadi energi yang Bunda simpan akan lebih banyak.


6. Perhatikan tanda-tanda bahaya

Tanda-tanda bahaya yang mesti bunda waspadai dan mengharuskan Bunda untuk berbuka lebih cepat di antaranya, pendarahan, kontraksi, penglihatan kabur atau sakit kepala hebat, kelelahan ekstrem, pusing, muntah dan mual. Jika Bunda mendapati ciri-ciri ini ketika tengah berpuasa, artinya Bunda harus segera berbuka dan tidak melanjutkan puasa. Bunda pun harus menghubungi dokter untuk penanganan terbaik.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi