HaiBunda

KEHAMILAN

Alasan Kartika Putri Ingin Melahirkan dengan Metode Water Birth

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Kamis, 29 Aug 2019 05:58 WIB
Kartika Putri pilih metode persalinan water birth/ Foto: Instagram @kartikaputriworld
Jakarta - Kartika Putri kini sedang menanti kehadiran anak perempuannya. Hamil besar, Kartika Putri ternyata sudah merencanakan metode persalinan yang diinginkan. Ya, diakui Kartika Putri, ia ingin melahirkan dengan metode water birth.

Sang suami, Habib Usman bin Yahya pun membebaskannya untuk memilih metode persalinannya. Hal yang terpenting, Kartika Putri merasa nyaman saat melahirkan.

"Kalau Habib sih bagaimana nyamannya aku, dia bilang, 'Karena yang ngejalanin kamu, yang akan merasakan kamu, yang akan melewati proses kamu'. Jadi Habib bilang, yang nyaman buat aku, yang aku banget," kata Kartika Putri dilansir 20Detik.

Alasan Kartika memilih metode water birth, ia atau suaminya bisa menangkap bayinya sendiri. Setelah itu, bayi bisa langsung bonding dengan sang ibu.


"Lucu bisa tangkap bayi sendiri, pas lihat videonya, ibunya tuh tangkap bayinya sendiri, atau kalau suaminya tangkap sendiri kan lucu ya. Sedangkan kalau tiduran, dokter dahulu yang tangkap. Inginnya tuh kalau ditangkap sendiri (sama orang tuanya). Kalau di rumah sakit kan bayinya dibawa dahulu," ujar Kartika Putri.
Kartika Putri dan suami/ / Foto: Yuni Ayu Amida
Di samping itu, Kartika juga sangat suka berendam. Baginya berendam di air membuatnya relaks. Metode water birth baginya natural dan membuat hamil, melahirkan tak seseram yang orang-orang pikir.

"Iya dan aku suka berendam kan, jadi mikirnya berendam relaks banget, natural, hamil itu enggak seseram yang orang pikir," tutur Kartika Putri.

Berbicara tentang water birth, dr. Joseph Wax dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan berbagai studi sudah membuktikan adanya risiko infeksi, putus tali pusar, hingga perdarahan akibat proses melahirkan di air. Meski begitu, air memang terbukti bisa meredakan rasa nyeri saat persalinan.

"Boleh-boleh saja ibu berendam di air ketika proses kontraksi hingga pecah ketuban. Namun ketika proses pembukaan, ibu harus diangkat dan dipindahkan ke ranjang atau kasur yang kering," kata Wax.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Laura Basuki hingga Tissa Biani Hadiri Red Carpet Tokyo International Film Festival 2026.

Mom's Life Annisa Karnesyia

Benarkah Ada Dampak Jangka Panjang IVF Terhadap Kesehatan Perempuan?

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

50 Soal UTS Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 1 dan Kunci Jawabannya

Parenting Elia Amaliana

3 Fakta Ikan Asin Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini Peringatan BPOM

Mom's Life Amira Salsabila

4 Kalimat Teguran Orang Tua yang Bisa Membekas di Hati Anak Menurut Pakar

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Doctor Doom vs Thanos, Siapa yang Lebih Kuat di Marvel Universe?

5 Potret Laura Basuki hingga Tissa Biani Hadiri Red Carpet Tokyo International Film Festival 2026.

50 Soal UTS Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 1 dan Kunci Jawabannya

Benarkah Ada Dampak Jangka Panjang IVF Terhadap Kesehatan Perempuan?

5 Fakta Menarik Alvin Tedjo, Keturunan RI yang Jadi Wali Kota di Kanada

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK