HaiBunda

KEHAMILAN

7 Penyebab Sulit Hamil Setelah Keguguran

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 13 Nov 2019 12:46 WIB
7 Penyebab Sulit Hamil Setelah Keguguran /Foto: iStock
Jakarta - Dalam beberapa kasus ada wanita yang sulit hamil lagi setelah keguguran. Nah, sebenarnya apa penyebabnya ya, Bunda?

Menurut dr. Kirtly Parker Jones, MD wakil ketua pendidikan Departemen Obstetri atau Ginekologi di Universitas Utah, angka keguguran pada pasangan sehat di bawah usia 35 tahun sekitar 15 persen. Keguguran sebenarnya merupakan hal umum, sebagian besar orang yang keguguran akan hamil lagi.

"Jika mereka mudah hamil, maka tidak normal jika tidak bisa hamil lagi," tutur Jones, dilansir Health Care.


Jones menambahkan, terkadang perawatan pasca keguguran yang kurang baik bisa jadi penyebab sulit hamil. Misalnya, setelah melakukan operasi pasca keguguran, ada infeksi yang terjadi di rahim akibat bekas luka. Bekas luka yang terinfeksi ini nantinya menyebabkan ketidakmampuan untuk hamil.

"Sebagian besar orang yang tidak tua, mereka mudah hamil. Ketika keguguran, mayoritas dari mereka 85 persen hingga 90 persen akan hamil lagi dalam setahun. Jadi tidak hamil itu tidak normal," terangnya.

7 Penyebab Sulit Hamil Setelah Keguguran /Foto: thinkstock

Selain itu, berdasarkan ulasan yang dilansir Very Well Health, ada beberapa alasan yang mungkin jadi sebab mengapa setelah keguguran pasangan jadi sulit dapat momongan, di antaranya,

1. Masalah dengan sperma pasangan
2. Adanya penyumbatan di tuba falopi
3. Endometriosis, suatu kondisi reproduksi yang dapat menyebabkan nyeri kronis dan infertilitas
4. Anomali uterus, seperti rahim bicornuate (berbentuk hati)
5. Masalah genetik terkait dengan kesuburan
6. Masalah dengan ovulasi
7. Infertilitas yang tidak dapat dijelaskan atau infertilitas tanpa sebab yang diketahui

Bunda dan pasangan juga direkomendasikan berkonsultasi dengan dokter atau spesialis kesuburan, jika Bunda termasuk dalam kategori ini.

1. Berusia di bawah 35 tahun dan belum hamil dalam setahun setelah melakukan hubungan seks yang teratur dan tanpa pengaman.
2. Berusia di atas 35 tahun dan belum hamil dalam waktu enam bulan setelah melakukan hubungan seksual yang teratur dan tanpa pengamanan.
3. Mengalami dua atau tiga kali keguguran berturut-turut dan belum pernah diuji penyebab keguguran berulang tersebut.

Bunda juga dapat memeriksa ke dokter lebih cepat jika tidak hamil dan memiliki masalah khusus, seperti periode menstruasi yang tidak teratur. Dan juga ketika butuh waktu lama untuk hamil setelah keguguran, mungkin lebih baik berbicara dengan spesialis kesuburan lebih awal daripada dinanti-nanti

(yun/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang Kurang Kritis dari Kalimat yang Mereka Ucapkan

Mom's Life Amira Salsabila

Resep Spring Roll, Bikin Si Kecil Lahap Sayur

Mom's Life Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

Darah Istihadhah: Penyebab, Ciri-ciri, Cara Menghitung, Batas Waktu, dan Hukumnya

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Pasutri Ini Syok, Tes DNA Ungkap Bayi Kembar Hasil IVF Bukan Anak Kandung

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Amanda Manopo Tak Mau Buru-buru Diet usai Melahirkan, Ingin Fokus Beri ASI 2 Tahun

Menyusui Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Kepribadian Orang yang Berhenti Posting Tapi Masih Sering Cek Media Sosial

Darah Istihadhah: Penyebab, Ciri-ciri, Cara Menghitung, Batas Waktu, dan Hukumnya

Cara Mengenali Orang Kurang Kritis dari Kalimat yang Mereka Ucapkan

Resep Spring Roll, Bikin Si Kecil Lahap Sayur

Potret Kedekatan Rico Ceper dan Putri Sulung, Kompak Ngobrolin Bola

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK