HaiBunda

KEHAMILAN

Putri Diana Pernah Alami Postpartum Depression Sampai Lukai Diri

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Selasa, 10 Dec 2019 09:46 WIB
Putri Diana/ Foto: : Utusan/Site News/AP
Jakarta -

Ibu yang baru melahirkan, terlebih untuk pertama kalinya bisa mengalami depresi postpartum atau postpartum depression. Bahkan, putri kerajaan Inggris, Diana, mengalami hal ini, Bun.

Postpartum depression dialami Diana setelah melahirkan putra sulungnya, William, yang lahir pada 21 Juni 1982. Dalam wawancara dengan BBC di 1995, Putri Diana berbagi kisah postpartum depression yang dia alami.


"Saya bahkan sampai melukai diri saya sendiri karena merasakan tekanan," ujarnya kala itu, dilansir Baby Gaga.

Kala itu, kondisi Diana amat payah, Bun. Dia sering menangis tanpa tahu sebabnya. Diana juga menghabiskan sebagian besar waktunya di kamar tidur yang gelap ketika pengasuh menjaga William.

Sayangnya, keluarga kerajaan tak menunjukkan simpatinya pada Diana. Apalagi, orang-orang berpikir sebagai putri kerajaan Inggris, Diana pasti bisa mendapat semua yang dia butuhkan. Untungnya, Diana mendapat pertolongan dari psikolog hingga kondisi psikisnya cepat pulih.


Dikutip dari Medical News Today, depresi postpartum bisa dipengaruhi banyak faktor. Namun, penyebab pastinya masih belum diketahui. Tapi, biasanya disebabkan peristiwa emosional, stres, perubahan biologis yang memicu ketidakseimbangan bahan kimia otak, atau keduanya.

Selain itu, beberapa faktor penyebab depresi postpartum di antaranya perubahan fisik setelah kehamilan, serta kekhawatiran berlebihan tentang bayi dan tanggung jawab menjadi orang tua.

Bisa juga karena persalinan yang rumit dan sulit, kurangnya dukungan keluarga, kekhawatiran tentang hubungan, kesulitan finansial, atau kesepian karena merasa tidak memiliki teman dekat dan keluarga di sekitar.

"Penyebab lain bisa karena memiliki sejarah terkait masalah kesehatan mental. Konsekuensi kesehatan yang dihadapi akibat persalinan, termasuk inkontinensia urine, anemia, perubahan tekanan darah, dan perubahan metabolisme," demikian dijelaskan dalam ulasan tersebut.

Simak drama memberi ASI Eriska Rein di video berikut.

Foto: InsertLive
(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Apa yang Terjadi Jika Tes DNA Anak Tidak Cocok dengan Ibu Kandung?

Parenting Nadhifa Fitrina

Selebgram Ruce Nuenda Keluyuran saat Sakit Campak, IDAI Sebut Sangat Berbahaya

Mom's Life Amira Salsabila

Ucapan Victoria dan David Beckham untuk Ultah Brooklyn di Tengah Perselisihan Keluarga

Mom's Life Annisa Karnesyia

Transformasi Audy Item Sukses Diet Turunkan BB, dari XXL Kini Jadi Langsing

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kebiasaan Scroll Medsos Bisa Picu Risiko Jantung Serius

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mengirim Pesan Daripada Telepon Menurut Psikologi

Paparan Timbal di Rahim Turunkan Fungsi Kognitif Anak hingga 60 Tahun Kemudian

Apa yang Terjadi Jika Tes DNA Anak Tidak Cocok dengan Ibu Kandung?

Belanja Online Banyak Diskon Up to Rp1,2 Juta Selama Ramadhan

Kebiasaan Scroll Medsos Bisa Picu Risiko Jantung Serius

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK