Sign Up search


kehamilan

10 Gejala Hamil yang Tak Disadari, Salah Satunya Sering Kentut

Asri Ediyati Selasa, 14 Jan 2020 07:00 WIB
10 Gejala Hamil yang Tak Disadari, Salah Satunya Sering Kentut caption
Jakarta - Bagi Bunda yang memang sedang program hamil, mungkin gejala hamil sekecil apapun akan diperhatikan. Namun, bagi yang tidak, ada beberapa ciri hamil yang tidak disadari.

Apa saja ciri-ciri hamil yang tak disadari? Berikut dilansir berbagai sumber.


1. Payudara terasa nyeri


Payudara Bunda mungkin melunak pada satu atau dua minggu setelah pembuahan. "Anda menghasilkan begitu banyak estrogen dan progesteron pada awal kehamilan sehingga kelenjar di payudara mulai tumbuh," jelas Jasbir Singh, M.D., seorang OB-GYN di Baylor Medical Center di Waxahachie di Texas, dikutip dari Parents.

Lonjakan hormon ini menyebabkan payudara menahan lebih banyak cairan dan terasa berat, sakit atau lebih sensitif daripada nyeri payudara saat PMS normal.

2. Keputihan

Keputihan terjadi pada seluruh siklus menstruasi wanita karena fluktuasi kadar hormon. Setelah Bunda hamil, hormon terus berperan dalam perubahan keputihan.

Perubahan pada serviks selama kehamilan juga memengaruhi keputihan. Saat serviks (leher rahim) dan dinding vagina melunak, tubuh mengeluarkan cairan berlebih untuk membantu mencegah infeksi.

3. Penciuman lebih tajam

Bunda mungkin akan memiliki indera penciuman yang lebih tajam, atau hiperosmia selama kehamilan karena kadar hcG yang berfluktuasi. Sebuah penelitian menunjukkan ibu hamil mengalami ini selama trimester pertama mereka.

4. Sering kentut

Hormon relaxin tidak hanya bertanggung jawab atas peningkatan gas, tetapi juga hormon progesteron, yang merilekskan otot, termasuk yang ada di usus. Ini berarti pencernaan Bunda melambat dan menyebabkan perut kembung, serta bersendawa dan kentut.

Supaya enggak sering kentut? Cobalah bergerak setidaknya 30 menit sehari, seperti jalan cepat. Hal ini untuk mempercepat pencernaan dan mengekang gas. Demikian dikutip dari Healthline.

5. Heartburn

Perubahan otot esofagus, bagaimana perut dikosongkan, dan posisi perut berkontribusi terhadap heartburn sepanjang kehamilan.

Bunda bisa mencegah heartburn dengan menghindari makanan yang tampaknya memicu. Konsumsilah makanan kecil lebih sering dan hindari minum saat sedang makan.
Ilustrasi hamil mudaIlustrasi hamil muda/ Foto: iStock

6. Mimisan

Banyak wanita hamil mengalami mimisan dan gusi berdarah. Ini karena peningkatan hormon, gusi cenderung menjadi meradang dan berdarah saat disikat atau diratakan. Pembuluh darah di hidung juga dapat melebar selama kehamilan meningkatkan risiko mimisan.

7. Hidung tersumbat

Pernahkah Bunda memperhatikan bahwa Bunda bangun dengan hidung tersumbat? Ini terjadi karena peningkatan produksi ingus dan ingus selama kehamilan.

8. Mulut rasa logam

Juga dikenal sebagai dysgeusia, perubahan sensorik ini akan mulai hilang setelah trimester pertama tetapi dapat bertahan selama kehamilan. Sensasinya seperti menjilat atau mengisap logam.


9. Kram dan sakit punggung

Banyak wanita salah mengira ini gejala PMS, tetapi sebenarnya kram dan sakit punggung disebabkan oleh perubahan hormon dan pertumbuhan rahim. Ketika kram, tanda ini sebenarnya dipicu oleh implantasi janin pada dinding rahim.

10. Konstipasi atau sembelit

Perubahan hormon saat hamil juga berdampak pada usus, seringkali menyebabkan sembelit. Selain itu karena jalur pencernaan Bunda melambat saat hamil. Makanan mungkin tidak melewatinya dengan cepat. Gejala ini kemungkinan akan semakin meningkat seiring usia kehamilan.

Simak video tentang tips mengatasi kaki bengkak saat hamil:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi