sign up SIGN UP search


kehamilan

Dampak Ibu Hamil Terinfeksi Virus Corona, Bunda Wajib Tahu

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 01 Feb 2020 09:00 WIB
Baru-baru ini, virus corona kembali merebak di Wuhan, China. Jika infeksi ini terjadi pada ibu hamil, apa dampaknya ya, Bun? caption
Jakarta - Baru-baru ini, merebak pagi virus corona atau Coronavirus (CoV) di Wuhan, China. Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 1.000 kasus dan 100 kematian akibat infeksi virus ini. Lalu, bagaimana jika ibu hamil terinfeksi virus corona?

Disebutkan, sampai sekarang ilmuwan masih mempelajari dampak dari infeksi virus corona. Tapi, bila ibu hamil memiliki kondisi imun yang lebih rendah atau berisiko mengalami penyakit infeksi pernapasan seperti virus corona, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.


"Baiknya ibu hamil lebih memperhatikan kebersihan tangan. Ini yang terbaik. Kemudian, hindari berada di area dengan sirkulasi yang tidak baik," kaya dokter spesialis penyakit infeksi Rajeev Fernando, M.D.


Mengutip What to Expect, Fernando menambahkan kalau Bunda mau bepergian baiknya selalu pakai masker untuk menambah perlindungan. Fernando bilang, banyak ilmuwan enggak percaya kalau virus corona bisa berpengaruh pada bayi yang dikandung.

"Bahkan ketika ibu terinfeksi virus itu. Kita belum tahu ada virus pernapasan apa yang bisa melewati janin," ujar Fernando.

Ilustrasi virus coronaIlustrasi virus corona/ Foto: iStock

Dia menambahkan kebanyakan ahli menekankan tak perlu ibu hamil terlalu khawatir. Tapi, tetap waspada dan jaga kebersihan ya. Huffington Post melaporkan pada 2016 ada wanita hamil terinfeksi MERS-CoV melahirkan bayi sehat.

Begitu pula saat seorang ibu hamil di Wuhan terinfeksi virus corona dia berhasil melahirkan bayi yang sehat. Seperti kita tahu, Bun. Virus corona adalah zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Investigasi lebih detail menemukan bahwa SARS-CoV ditransmisikan dari kucing luwak ke manusia dan MERS-CoV dari unta Arab (dromedaris) ke manusia.


Beberapa virus corona yang dikenal beredar pada hewan yang belum menginfeksi manusia. Tanda-tanda umum infeksi virus corona termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernapas. Sementara pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS-CoV).

Bunda, simak juga caramengatasipreeklampsia pada ibu hamil, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi